
Bola.net - PSSI mewanti-wanti para pemain untuk tidak menanggapi surat pemanggilan yang mengatasnamakan Badan Tim Nasional (BTN). Otoritas tertinggi sepakbola Indonesia ini menyebut bahwa BTN bukanlah sebuah badan yang resmi.
"Kami mendapati fakta bahwa kelompok yang menamakan dirinya sebagai BTN telah menerbitkan surat pemanggilan pemain untuk bergabung ke Timnas. Kami ingatkan pada para pemain dan para ofisial bahwa panggilan ini tidak perlu dijawab apalagi diikuti," tutur Deputi Sekretaris Jenderal PSSI, Tondo Widodo, pada Bola.net.
"Pemanggilan ini bukan dilakukan oleh PSSI," sambungnya.
Lebih lanjut, Tondo juga mengungkapkan rasa terima kasihnya pada Raphael Maitimo. Pasalnya, pemain berdarah Belanda ini sebelumnya telah menolak panggilan dari BTN.
"Terima kasih pada para pemain seperti Raphael Maitimo dan para ofisial karena sudah mengabaikan panggilan yang tidak sah ini," ujar Tondo.
Sebelumnya, PSSI telah mengambil sikap tegas terkait pembentukan BTN. Meski dibentuk oleh beberapa pengurus PSSI, BTN bukanlah sebuah badan yang resmi.
Menurut Tondo, PSSI telah mengetahui bahwa ada beberapa staff mereka yang terlibat dalam pembentukan BTN. Meski mengetahui bahwa pembentukan BTN tidak disetujui dalam rapat Komite Eksekutif (Exco), beberapa staff itu tetap melanjutkan niat mereka.
"Tindakan ini merupakan pelanggaran disiplin organisasi, pelanggaran etika berorganisasi dan pelanggaran statuta. Pembentukan badan semacam ini harus melalui persetujuan Exco," dia menandaskan. (esa/dzi)
"Kami mendapati fakta bahwa kelompok yang menamakan dirinya sebagai BTN telah menerbitkan surat pemanggilan pemain untuk bergabung ke Timnas. Kami ingatkan pada para pemain dan para ofisial bahwa panggilan ini tidak perlu dijawab apalagi diikuti," tutur Deputi Sekretaris Jenderal PSSI, Tondo Widodo, pada Bola.net.
"Pemanggilan ini bukan dilakukan oleh PSSI," sambungnya.
Lebih lanjut, Tondo juga mengungkapkan rasa terima kasihnya pada Raphael Maitimo. Pasalnya, pemain berdarah Belanda ini sebelumnya telah menolak panggilan dari BTN.
"Terima kasih pada para pemain seperti Raphael Maitimo dan para ofisial karena sudah mengabaikan panggilan yang tidak sah ini," ujar Tondo.
Sebelumnya, PSSI telah mengambil sikap tegas terkait pembentukan BTN. Meski dibentuk oleh beberapa pengurus PSSI, BTN bukanlah sebuah badan yang resmi.
Menurut Tondo, PSSI telah mengetahui bahwa ada beberapa staff mereka yang terlibat dalam pembentukan BTN. Meski mengetahui bahwa pembentukan BTN tidak disetujui dalam rapat Komite Eksekutif (Exco), beberapa staff itu tetap melanjutkan niat mereka.
"Tindakan ini merupakan pelanggaran disiplin organisasi, pelanggaran etika berorganisasi dan pelanggaran statuta. Pembentukan badan semacam ini harus melalui persetujuan Exco," dia menandaskan. (esa/dzi)
Advertisement
Berita Terkait
-
Bola Indonesia 22 Juli 2026 16:30Tampil di Piala AFF 2026, Singapura Kehilangan Dua Pemain Andalan
LATEST UPDATE
-
Liga Inggris 22 Juli 2026 20:35Federico Chiesa Masih Sulit Dapat Tempat di Liverpool
BERITA LAINNYA
-
indonesia 22 Juli 2026 16:39Kalah 0-3, Bali United Dapat Ujian Berkualitas dari Timnas Indonesia
-
indonesia 22 Juli 2026 16:30Tampil di Piala AFF 2026, Singapura Kehilangan Dua Pemain Andalan
SOROT
-
Liputan6 22 Juli 2026 21:10KPAI Ungkap Keluarga Lindungi Pelaku Pemerkosaan Remaja di Sampang
-
Liputan6 22 Juli 2026 21:06Pesan Khusus Prabowo untuk Kepala BGN Sudaryono
-
Liputan6 22 Juli 2026 21:01Senasib Sepenanggungan di Stasiun Cikarang
-
Liputan6 22 Juli 2026 20:5652 Warga Tanggamus Keracunan Usai Makan Bubur Sumsum
-
Liputan6 22 Juli 2026 20:56Pasar Ciputat Kebakaran
-
Liputan6 22 Juli 2026 20:39Kapal Terbakar di Muara Baru
MOST VIEWED
HIGHLIGHT
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barc...
10 Target Transfer Arsenal yang Patut Dipantau di ...
Dari Pele hingga Gilberto Mora, Inilah 10 Pemain T...
3 Pemain Bournemouth yang Bisa Dibawa Andoni Iraol...
4 Bek Top yang Jadi Target Real Madrid pada Bursa ...
Man United atau Fenerbahce? 5 Klub yang Bisa Jadi ...
Arsenal Cari Winger Kiri Baru, Ini 5 Kandidatnya














:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9304666/original/044341100_1784729421-IMG_2214.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9304511/original/048687200_1784717620-bgn5.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9303551/original/075265000_1784643439-57348.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9304658/original/011778900_1784728642-Kapolres_Tanggamus__AKBP_Rahmad_Sujatmiko.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9304657/original/074226000_1784728597-Screenshot_20260722_203816_Instagram_2.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9304644/original/062447200_1784727579-IMG_2429.jpeg)
