
Bola.net - Persela Lamongan berhasil meraih tiga angka saat menjamu Persiram Raja Ampat di Stadion Surajaya, Selasa (15/4) sore ini. Laskar Joko Tingkir menang dengan skor tipis 2-1. Kemenangan ini memperpanjang rekor tak terkalahkan Persela di Surajaya.
Pada pertandingan ini, Persela tak diperkuat striker andalan Addison Alves dan Catur Pamungkas. Sedangkan sayap kiri Arif Ariyanto harus memulai laga dari bangku cadangan. Otomatis serangan Persela hanya bertumpu pada dua pemain, yakni Srdan Lopicic dan Bijahil Chalwa. Imbasnya, Laskar Joko Tingkir tampil kurang menggigit. Utamanya pada 20 menit awal babak pertama.
Untuk meningkatkan kreativitas serangan, Arif Ariyanto akhirnya dimasukkan pada menit ke-34. Arif menggantikan Mario Rokhmanto yang mengalami cedera. Masuknya Arif memberikan nafas baru untuk serangan tim biru langit Persela Lamongan. Pada menit ke-37 Persela membuka kran golnya lewat donasi gelandang Zaenal Arifin.
Memanfaatkan umpan Lopicic, Zainal yang lolos dari jebakan offside, dengan tenang mengecoh kiper Persiram, Deny Marcel. Tak berselang lama, sepakan keras Lopicic menggandakan kedudukan menjadi 2-0 pada menit ke-39. Pertandingan sempat terhenti lantaran pemain Persiram melakukan mogok tanding. Penyebabnya, ada salah seorang pemain yang terjatuh sebelum lahirnya gol Lopicic. Namun tak digubris oleh wasit.
Setelah mogok selama kurang lebih tiga menit, Persiram akhirnya mau melanjutkan pertandingan. Justru mereka berhasil memperkecil skor menjadi 2-1 lewat gol Errol Simunapendi di menit ke-45'+3. Skor tersebut bertahan hingga jeda pertandingan. Saat jeda, nampak offisial Persiram mendatangi wasit Kusni. Mereka memprotes gol Lopicic yang terjadi saat salah seorang pemain Persiram tumbang.
Memasuki babak kedua, Persela mengancam lewat tandukan Roman Golian pada menit ke-60. Sayang bola masih bisa ditepis penjaga gawang Persiram. Memasuki menit ke-70, pertandingan berlangsung keras. Pemain kedua tim kerap melakukan pelanggaran dan tak jarang berujung kartu kuning.
Menit ke-79, Bijahil Chalwa hampir membikin Persela unggul. Sayang sepakannya membentur tiang gawang. Peluang emas diciptakan Errol pada menit ke-86. Beruntung ketenangan kiper Choirul Huda menyelamatkan Persela dari kebobolan. Skor 2-1 akhirnya bertahan hingga pluit panjang ditiup wasit Kusni. (faw/dzi)
Pada pertandingan ini, Persela tak diperkuat striker andalan Addison Alves dan Catur Pamungkas. Sedangkan sayap kiri Arif Ariyanto harus memulai laga dari bangku cadangan. Otomatis serangan Persela hanya bertumpu pada dua pemain, yakni Srdan Lopicic dan Bijahil Chalwa. Imbasnya, Laskar Joko Tingkir tampil kurang menggigit. Utamanya pada 20 menit awal babak pertama.
Untuk meningkatkan kreativitas serangan, Arif Ariyanto akhirnya dimasukkan pada menit ke-34. Arif menggantikan Mario Rokhmanto yang mengalami cedera. Masuknya Arif memberikan nafas baru untuk serangan tim biru langit Persela Lamongan. Pada menit ke-37 Persela membuka kran golnya lewat donasi gelandang Zaenal Arifin.
Memanfaatkan umpan Lopicic, Zainal yang lolos dari jebakan offside, dengan tenang mengecoh kiper Persiram, Deny Marcel. Tak berselang lama, sepakan keras Lopicic menggandakan kedudukan menjadi 2-0 pada menit ke-39. Pertandingan sempat terhenti lantaran pemain Persiram melakukan mogok tanding. Penyebabnya, ada salah seorang pemain yang terjatuh sebelum lahirnya gol Lopicic. Namun tak digubris oleh wasit.
Setelah mogok selama kurang lebih tiga menit, Persiram akhirnya mau melanjutkan pertandingan. Justru mereka berhasil memperkecil skor menjadi 2-1 lewat gol Errol Simunapendi di menit ke-45'+3. Skor tersebut bertahan hingga jeda pertandingan. Saat jeda, nampak offisial Persiram mendatangi wasit Kusni. Mereka memprotes gol Lopicic yang terjadi saat salah seorang pemain Persiram tumbang.
Memasuki babak kedua, Persela mengancam lewat tandukan Roman Golian pada menit ke-60. Sayang bola masih bisa ditepis penjaga gawang Persiram. Memasuki menit ke-70, pertandingan berlangsung keras. Pemain kedua tim kerap melakukan pelanggaran dan tak jarang berujung kartu kuning.
Menit ke-79, Bijahil Chalwa hampir membikin Persela unggul. Sayang sepakannya membentur tiang gawang. Peluang emas diciptakan Errol pada menit ke-86. Beruntung ketenangan kiper Choirul Huda menyelamatkan Persela dari kebobolan. Skor 2-1 akhirnya bertahan hingga pluit panjang ditiup wasit Kusni. (faw/dzi)
Advertisement
Berita Terkait
-
Bola Indonesia 26 September 2025 02:46Jadwal Lengkap Pegadaian Championship 2025/2026
LATEST UPDATE
BERITA LAINNYA
SOROT
-
Liputan6 16 Mei 2026 04:42Aston Villa vs Liverpool: Ollie Watkins Menggila, The Reds Merana
-
Liputan6 15 Mei 2026 19:25Kapolda Lampung Ancam Tembak Begal: Silakan Kalau Mau Coba-Coba
-
Liputan6 15 Mei 2026 17:10Penyesalan Anggota DPRD Jember Merokok dan Main Game saat Rapat
MOST VIEWED
Drawing Piala Presiden 2026 Liga 4 Nasional: Tim yang Dilatih Bio Paulin Dapat Grup Sulit di Babak 64 Besar
Jadwal BRI Super League Pekan Ini Live di Indosiar dan Vidio, 15-17 Mei 2026
Fabio Lefundes Bongkar Rahasia Borneo FC Tempel Persib di Persaingan Gelar Juara BRI Super League: Tidak Pakai Pertalite Lagi
Persib Bandung Kena Sanksi Berat dari AFC: Denda Rp3,5 Miliar dan 2 Laga Kandang Tanpa Penonton
HIGHLIGHT
Inter Salip MU dan Liverpool! Ini Daftar Klub deng...
4 Pemain yang Bisa Dibeli Kembali Real Madrid Musi...
Trio Ganas Bayern Munchen Tembus 100 Gol, Ini 10 L...
7 Kandidat Pengganti Casemiro di Manchester United...
Darurat Lini Depan Liverpool: 4 Opsi Pengganti Hug...
9 Kandidat Pengganti Alvaro Arbeloa di Real Madrid...
Jika Barcelona Mundur: 6 Destinasi Potensial Marcu...

















:strip_icc()/kly-media-production/medias/5987209/original/056935200_1778881322-ollie_watkins_lawan_liverpool.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5951116/original/026513200_1778847925-1001258226.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5942993/original/030966300_1778840043-Screenshot_2026-05-15_171105.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5942330/original/050512000_1778839384-Screenshot_2026-05-15_170050.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5940472/original/091525000_1778837697-1001333589.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/thumbnails/5937676/original/046138700_1778834954-momen-nadiem-emosi-dituntut-kejaksaan-27-tahun-penjara-lebih-besar-dari-teroris-93770b.jpg)

