
Bola.net - Persebaya mengubur asa Persegres untuk tampil apik di Inter Island Cup (IIC) 2014. Berhadapan di Stadion Brawijaya, Senin (13/1) sore, Persebaya menghujam anak asuh Agus Yuwono dengan skor mencolok 3-1. Kemenangan ini menjaga asa Persebaya untuk lolos ke babak delapan besar.
Hujan deras yang sempat mengguyur Kota Kediri membuat lapangan di Stadion Brawijaya tergenang air. Imbasnya, aliran bola tak lancar. Lapangan yang licin juga menjadi biang lahirnya pelanggaran-pelanggaran kasar yang dilakukan oleh pemain kedua tim.
Buka hanya itu, lapangan yang becek membuat kedua tim gagal mengembangkan permainan. Peluang yang tercipta juga amat minim. Persebaya total hanya memperoleh dua peluang melalui Hasim Kipuw. Kans pertama Kipuw hadir di menit keenam. Sayang sepakannya justru melambung meski tinggal berhadapan dengan gawang yang melompong.
Peluang kedia mantan pemain Arema Cronous ini didapat dari tendangan bebas menit ke-37. Kali ini bola dapat ditepis kiper Persegres, Sukasto Effendi. Penampilan kapten tim Greg Nwokolo juta tak terlalu mencolok. Greg kerap menemui jalan buntu ketika berhadapan dengan Otavio Dutra.
Persegres tampil menyerang di awal babak kedua. Masuknya Jacky Parasela membuat serangan tim ini lebih hidup. Jacky akhirnya mencatatkan namanya di papan skor pada menit ke-68. Tendangan keras Jacky gagal diantisipasi kiper Persebaya Jandri Pitoy.
Namun keunggulan Persegres tak bertahan lama. Tepat di menit ke-70, Persebaya menyamakan skor lewat Dedi Kusnandar. Tendangan spekulasi Dedi yang sempat membentur betis salah seorang bek Persegres, membuat kiper Sukasto terkecoh. Skor menjadi 1-1.
Persebaya membalikkan kedudukan pada menit ke-82 melalui Agu Casmir. Menerima crossing Greg Nwokolo, Agu dengan sempurna menceploskan bola ke gawang, meski saat itu ia dikawal tiga pemain Persegres. Agu kembali mencatatkan namanya di papan skor pada menit ke-86 setelah memanfaatkan bola muntah. Skor 3-1 menutup laga ini. Kekalahan kedua memaksa Persegres harus tersingkir dari IIC 2014. (faw/dzi)
Hujan deras yang sempat mengguyur Kota Kediri membuat lapangan di Stadion Brawijaya tergenang air. Imbasnya, aliran bola tak lancar. Lapangan yang licin juga menjadi biang lahirnya pelanggaran-pelanggaran kasar yang dilakukan oleh pemain kedua tim.
Buka hanya itu, lapangan yang becek membuat kedua tim gagal mengembangkan permainan. Peluang yang tercipta juga amat minim. Persebaya total hanya memperoleh dua peluang melalui Hasim Kipuw. Kans pertama Kipuw hadir di menit keenam. Sayang sepakannya justru melambung meski tinggal berhadapan dengan gawang yang melompong.
Peluang kedia mantan pemain Arema Cronous ini didapat dari tendangan bebas menit ke-37. Kali ini bola dapat ditepis kiper Persegres, Sukasto Effendi. Penampilan kapten tim Greg Nwokolo juta tak terlalu mencolok. Greg kerap menemui jalan buntu ketika berhadapan dengan Otavio Dutra.
Persegres tampil menyerang di awal babak kedua. Masuknya Jacky Parasela membuat serangan tim ini lebih hidup. Jacky akhirnya mencatatkan namanya di papan skor pada menit ke-68. Tendangan keras Jacky gagal diantisipasi kiper Persebaya Jandri Pitoy.
Namun keunggulan Persegres tak bertahan lama. Tepat di menit ke-70, Persebaya menyamakan skor lewat Dedi Kusnandar. Tendangan spekulasi Dedi yang sempat membentur betis salah seorang bek Persegres, membuat kiper Sukasto terkecoh. Skor menjadi 1-1.
Persebaya membalikkan kedudukan pada menit ke-82 melalui Agu Casmir. Menerima crossing Greg Nwokolo, Agu dengan sempurna menceploskan bola ke gawang, meski saat itu ia dikawal tiga pemain Persegres. Agu kembali mencatatkan namanya di papan skor pada menit ke-86 setelah memanfaatkan bola muntah. Skor 3-1 menutup laga ini. Kekalahan kedua memaksa Persegres harus tersingkir dari IIC 2014. (faw/dzi)
Advertisement
Berita Terkait
LATEST UPDATE
BERITA LAINNYA
SOROT
-
Liputan6 4 Juni 2026 22:46Alasan Prabowo Tunjuk Nanik S Deyang Jadi Kepala BGN
-
Liputan6 4 Juni 2026 22:11Indonesia Kecam Rencana Perluasan Pendudukan Gaza oleh Israel
-
Liputan6 4 Juni 2026 21:33KPK: Anak Buah Silmy Karim Beli Rumah Pakai Emas Hasil Pemerasan
-
Liputan6 4 Juni 2026 20:59Prabowo Lantik Nanik S Deyang Jadi Kepala BGN 8 Juni
-
Liputan6 4 Juni 2026 20:45IHSG Sempat Anjlok 5%, BEI Pastikan Tak Ubah Aturan Trading Halt
MOST VIEWED
Persebaya Berpisah dengan Bruno Moreira: Sudah Ditawari Gaji Lebih Besar tapi Menolak
Persib Tampil pada 4 Kompetisi Musim 2026/2027, Pelatih Igor Tolic Mulai Susun Program Pramusim
Jadwal Persib vs Manila Digger di Play-off ACL Two 2026/27: Bobotoh Dilarang Nonton di Stadion
Akhir Perjalanan Milos Raickovic di Persebaya Surabaya Diwarnai Pesan Misterius
HIGHLIGHT
Chelsea Era Baru: 5 Bintang yang Bisa Bersinar di ...
Masa Depan Marcus Rashford Menggantung! 5 Klub Ini...
5 Destinasi Potensial Dani Carvajal Setelah Tingga...
Ke Mana Pep Guardiola Setelah Man City? Ini 7 Kand...
Darurat Lini Depan Liverpool: 4 Opsi Pengganti Hug...
Daftar Manajer Termuda Juara Premier League, Mikel...
4 Pelatih yang Bisa Gantikan Pep Guardiola di Manc...















:strip_icc()/kly-media-production/medias/5546355/original/068481300_1775289352-MBG_Nanik.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/7774042/original/093874100_1780585863-WhatsApp_Image_2026-06-04_at_21.34.14.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/7734496/original/082984800_1780540375-8.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5550396/original/088397900_1775689022-WhatsApp_Image_2026-04-09_at_05.41.12.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/3267160/original/026445700_1602658743-20201014-IHSG-Dibuka-di-Zona-Merah-angga-3.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/4411433/original/029651100_1682935761-IMG20230501112847.jpg)

