
Dua bocah dilaporkan terluka akibat saling lempar benda keras antar suporter kedua kesebelasan meski berhasil dihentikan aparat kepolisian setempat.
Hasil akhir pertandingan kedua kesebelasan yang sama-sama berasal dari Provinsi Aceh itu dengan skor 0-0. Pihak panitia penyelenggara terpaksa menghentikan permainan, meski masih tersisa sekitar 20 menit.
Ketegangan antar pemain berawal ketika wasit utama, Hadi Suroso dari PSSI mengeluarkan kartu merah kepada pemain belakang PSAP Sigli karena menganjal striker Persiraja Mukhlis 'Nakata'.
Pada awalnya, wasit mengeluarkan kartu kuning, namun karena tindakan pemain belakang PSAP itu menyebabkan Mukhlis harus diusung keluar lapangan, Hadi Suroso kembali mengeluarkan kartu merah. Saat itu, para pemain PSAP yang digelar laskar Aneuk Nanggroe tersebut melakukan protes atas tindakan yang dinilai tidak tegas dari wasit Hadi Suroso.
Pertandingan akhirnya terhenti beberapa saat dan pemain saling protes atas kebijakan yang diputuskan wasit. Tidak hanya pemain, masing-masing ofisial juga memasuki lapangan hijau.
Ketegangan itu memicu puluhan suporter kedua kesebelasan masuk ke lapangan. Bahkan, mereka saling lempar batu dan situasinya dinilai mencoreng dunia persepakbolaan daerah ini.
Seorang suporter Persiraja yang membawa lambang klub tersebut sempat berlari mengelilingi lapangan dan menyenggol ofisial PSAP Sigli, sehingga saling baku hantam antara kedua pihak.
Melihat kondisi itu, aparat gabungan Polri TNI dan Satpol PP mengamankan sporter yang memancing kericuhan kewalahan membendung perkelahian yang mengakibatkan seorang ofisial PSAP luka bibirnya.
Situasi yang memanas, ribuan penonton di tribun barat, selatan, timur dan utara saling lempar botol minuman mineral dan benda keras lainnya ke tengah lapangan hijau.
Lemparan penonton juga memancing ofisial dan pemain PSAP Sigli membalasnya, sehingga kedua kubu saling melempar benda keras dan botol minuman mineral.
Insiden memalukan terjadi yang kedua kalinya. Pertama saat PSAP menjamu Persiraja di stadion Kuta Asan, Sigli putaran pertama Divisi Utama Liga Indonesia pada 25 Nopember 2009.
Sepanjang putaran kedua Divisi Utama Liga Indonesia 2009/2010 di stadion Harapan Bangsa, pertandingan kedua kesebelasan terbanyak penonton, yakni sekitar 20.000 orang.
Manajer Persiraja Banda Aceh, , menyatakan seharusnya tidak terjadi insiden jika wasit memimpin pertandingan tidak ragu-ragu dalam mengeluarkan kartu.
"Kalau dilihat dari aturan, dinilai wajar pemain belakang PSAP mendapat kartu merah karena melakukan pelanggaran berat. Tapi kenapa diberi kartu kuning, kemudian kartu merah," katanya.
Soal penghentian pertandingan, menurutnya terserah kepada PB PSSI. "Kami menyerahkan sepenuhnya kepada PB PSSI, apakah akan dilanjutkan pertandingan di waktu lain atau tidak," kata . (ant/row)
Advertisement
Berita Terkait
LATEST UPDATE
-
Bola Indonesia 27 Juli 2026 20:25Prediksi Piala Presiden 2026: Tampines vs Arema FC 28 Juli 2026
-
Bola Indonesia 27 Juli 2026 20:21Prediksi Piala Presiden 2026: DPMM FC vs Persib 28 Juli 2026
BERITA LAINNYA
-
indonesia 27 Juli 2026 20:25Prediksi Piala Presiden 2026: Tampines vs Arema FC 28 Juli 2026
-
indonesia 27 Juli 2026 20:21Prediksi Piala Presiden 2026: DPMM FC vs Persib 28 Juli 2026
-
indonesia 27 Juli 2026 16:18Piala Presiden 2026: Persebaya Tak Boleh Terlena Usai Kalahkan Persija
SOROT
-
Liputan6 27 Juli 2026 20:23Kuasa Hukum Ungkap Kondisi Febrie Adriansyah di Rutan KPK
-
Liputan6 27 Juli 2026 20:06Kubu Febrie Adriansyah Buka Suara soal Kabar Meninggalnya Sutrimo
-
Liputan6 27 Juli 2026 19:59Kebakaran di Puncak Habibie Sukabumi Meluas, Ini Penyebabnya
-
Liputan6 27 Juli 2026 19:58Kesaksian Warga, Klinik Tempat Sutrimo Terkapar Lama Tak Beroperasi
-
Liputan6 27 Juli 2026 19:36Ayah dan Balita di Palu Diduga Tewas Dibunuh, Istri Ditemukan Kritis
MOST VIEWED
Prediksi Piala Presiden 2026: Persib vs Arema FC 25 Juli 2026
Kabar Duka! Legenda PSS dan PSIM, Fajar Listiyantara Berpulang ke Sang Pencipta
Perjalanan Sofie Imam Faizal Bawa Timnas U-17 Indonesia ke Piala Dunia: Membangun Generasi Emas dengan Pendekatan Ilmiah
Prediksi Piala Presiden 2026: Persebaya vs Persija 26 Juli 2026
HIGHLIGHT
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barc...
10 Target Transfer Arsenal yang Patut Dipantau di ...
Dari Pele hingga Gilberto Mora, Inilah 10 Pemain T...
3 Pemain Bournemouth yang Bisa Dibawa Andoni Iraol...
4 Bek Top yang Jadi Target Real Madrid pada Bursa ...
Man United atau Fenerbahce? 5 Klub yang Bisa Jadi ...
Arsenal Cari Winger Kiri Baru, Ini 5 Kandidatnya










:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9308660/original/065169400_1785159884-05f3fbfc-a06a-4107-b4e0-3e3bc9b42daa.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9306888/original/010673900_1784913815-jam9.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9308040/original/045771500_1785126728-WhatsApp_Image_2026-07-27_at_11.27.01.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9308654/original/061043300_1785157284-407088.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9308043/original/073508400_1785126922-WhatsApp_Image_2026-07-27_at_11.26.57.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9308651/original/049667100_1785155785-044c325d-60a5-4f52-b863-5b7f77e6d127.jpeg)

