
Bola.net - CEO PT PSM, Rully Habibie, kembali menyatakan kekecewaannya pada penyelenggara IPL, PT LPIS. Bahkan, Rully menilai jika LPIS lamban dalam mengambil keputusan.
Hal ini berkaitan dengan wacana untuk pertemuan LPIS dengan pihak klub belum terealisasi hingga saat ini. Sebelumnya, pertemuan itu diperkirakan akan dilakukan awal pekan ini, tapi hingga kini belum didapat kepastian.
"Katanya mau pertemuan tapi mana panggilannya? tidak ada. Kita ini klub-klub mau bertemu dulu dengan pihak operator liga," ujarnya.
Rully merujuk kepada empat persyaratan yang dikeluarkan oleh PSSI kepada PT LPIS. Empat persyaratan itu merupakan persyaratan yang lahir setelah pertemuan antara pihak klub yang bernaung di bawah IPL dengan PSSI beberapa waktu lalu.
Selain itu, jadwal pertandingan putaran kedua juga belum jelas sampai saat ini. Klub-klub juga bingung mempersiapkan diri menghadapi putaran kedua nanti. Apalagi, beberapa klub mengajukan perubahan jadwal karena alasan-alasan tertentu, misalnya ada pilkada.
"Kalau misalnya jadwal mau dirubah, seharusnya ada pertemuan antara pihak LPIS dengan pihak klub-klub. Karena, setiap klub memiliki persoalan masing-masing. Tapi, sampai sekarang tidak ada pertemuan, panggilannya pun tidak ada" lanjutnya.
"Kami dari PT PSM sudah capek dan jenuh menunggu. Tapi sampai sekarang tidak ada komunikasi sama sekali dengan mereka, sepertinya kami ini diremehkan sekali," ujarnya.
Rully meminta ada transparansi dari penyelenggara liga tersebut terkait dengan empat persyaratan yang diajukan PSSI dan juga mengenai kepastian jadwal dari putaran kedua.
"Lebih baik mereka (PT LPIS) transparansi saja kepada kami, klub-klub yang ada di bawahnya apa mereka bisa memberikan janji revenue sharing dan sebagainya atau tidak? kalau bisa bilang dan kalau tidak juga bilang aja," tandasnya. (nda/mac)
Hal ini berkaitan dengan wacana untuk pertemuan LPIS dengan pihak klub belum terealisasi hingga saat ini. Sebelumnya, pertemuan itu diperkirakan akan dilakukan awal pekan ini, tapi hingga kini belum didapat kepastian.
"Katanya mau pertemuan tapi mana panggilannya? tidak ada. Kita ini klub-klub mau bertemu dulu dengan pihak operator liga," ujarnya.
Rully merujuk kepada empat persyaratan yang dikeluarkan oleh PSSI kepada PT LPIS. Empat persyaratan itu merupakan persyaratan yang lahir setelah pertemuan antara pihak klub yang bernaung di bawah IPL dengan PSSI beberapa waktu lalu.
Selain itu, jadwal pertandingan putaran kedua juga belum jelas sampai saat ini. Klub-klub juga bingung mempersiapkan diri menghadapi putaran kedua nanti. Apalagi, beberapa klub mengajukan perubahan jadwal karena alasan-alasan tertentu, misalnya ada pilkada.
"Kalau misalnya jadwal mau dirubah, seharusnya ada pertemuan antara pihak LPIS dengan pihak klub-klub. Karena, setiap klub memiliki persoalan masing-masing. Tapi, sampai sekarang tidak ada pertemuan, panggilannya pun tidak ada" lanjutnya.
"Kami dari PT PSM sudah capek dan jenuh menunggu. Tapi sampai sekarang tidak ada komunikasi sama sekali dengan mereka, sepertinya kami ini diremehkan sekali," ujarnya.
Rully meminta ada transparansi dari penyelenggara liga tersebut terkait dengan empat persyaratan yang diajukan PSSI dan juga mengenai kepastian jadwal dari putaran kedua.
"Lebih baik mereka (PT LPIS) transparansi saja kepada kami, klub-klub yang ada di bawahnya apa mereka bisa memberikan janji revenue sharing dan sebagainya atau tidak? kalau bisa bilang dan kalau tidak juga bilang aja," tandasnya. (nda/mac)
Advertisement
Berita Terkait
-
Bola Indonesia 29 Juni 2015 10:55Asprov PSSI Jateng: Oknum LPI Dalang Kisruh Sepakbola Nasional
-
Bola Indonesia 1 Oktober 2014 16:22 -
Bola Indonesia 24 September 2014 11:21 -
Bola Indonesia 30 Juni 2014 15:55 -
Bola Indonesia 11 Juni 2014 14:35
LATEST UPDATE
-
Liga Italia 8 Maret 2026 06:40 -
Liga Inggris 8 Maret 2026 06:20 -
Liga Inggris 8 Maret 2026 06:16 -
Liga Spanyol 8 Maret 2026 05:49 -
Liga Spanyol 8 Maret 2026 05:38 -
Liga Italia 8 Maret 2026 05:23
MOST VIEWED
- Prediksi BRI Super League: Arema FC vs Bali United 6 Maret 2026
- Tegas! Viking Pilih Jaga Jarak dengan Bonek, Istirahatkan Slogan Viking-Bonek Satu Hati
- Hasil Arema FC vs Bali United: Drama 7 Gol dan 2 'Bunuh Diri' di Stadion Kanjuruhan
- Ketika Hokky Caraka Jadi Kiper Dadakan dan Berujung Denda Rp50 Juta untuk Persita Tangerang
HIGHLIGHT
- 6 Pemain Arsenal yang Kontraknya Habis pada 2027, ...
- 5 Klub MLS yang Paling Mungkin Mendatangkan Casemi...
- 10 Kiper Terhebat dalam Sejarah Premier League Men...
- 6 Calon Pengganti Casemiro di Manchester United: S...
- 5 Kekalahan Terburuk Real Madrid di Copa del Rey A...
- Prediksi Starting XI Chelsea di Bawah Liam Rosenio...
- 10 Pemain Premier League yang Berpotensi Pindah pa...

















:strip_icc()/kly-media-production/medias/5524249/original/002835100_1772925602-Penggerebekan_truk_berisi_daging_impor_kedaluwarsa.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5524217/original/075495900_1772923142-Banjir_di_Kota_Tangerang.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5524099/original/013428400_1772891139-IMG_5937_1_.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5524216/original/062706800_1772922309-Gempa_guncang_Bengkulu.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5487427/original/084822600_1769664735-Screenshot_2026-01-29_122027.png)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5524190/original/093158000_1772919228-Vidi_Aldiano.jpg)

