Statistik Persija vs Arema FC: Efektivitas Macan Kemayoran Jadi Kunci Rebut Peringkat Ketiga Piala Presiden 2026

Statistik Persija vs Arema FC: Efektivitas Macan Kemayoran Jadi Kunci Rebut Peringkat Ketiga Piala Presiden 2026
Pemain Persija Jakarta merayakan gol Witan Sulaeman pada laga melawan Arema FC di Piala Presiden 2026 (c) Kapanlagi.com/Budy Santoso

Bola.net - Persija Jakarta menutup kiprahnya di Piala Presiden 2026 dengan meraih peringkat ketiga. Macan Kemayoran mengalahkan Arema FC dengan skor 3-1 pada laga perebutan tempat ketiga yang digelar di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Kamis (6/8) petang WIB.

Persija membuka keunggulan lebih dulu melalui Witan Sulaeman pada menit keenam. Namun, Arema mampu menyamakan skor lewat Salim Tuharea pada menit ke-27 sehingga babak pertama ditutup dengan skor imbang 1-1.

Pada babak kedua, tim racikan Shin Tae-yong tampil jauh lebih efektif. Arlyansyah Abdulmanan mencetak gol pada menit ke-72 sebelum Victor Dethan memastikan kemenangan lewat golnya pada menit ke-86.

Jika melihat statistik pertandingan, kemenangan Persija tidak diraih melalui dominasi penguasaan bola. Macan Kemayoran justru tampil lebih efisien dalam memanfaatkan peluang, sedangkan Arema FC gagal mengonversi dominasinya menjadi gol.

Persija Menang Berkat Efektivitas Penyelesaian Akhir

Persija Menang Berkat Efektivitas Penyelesaian Akhir

Laga Persija Jakarta vs Arema FC pada perebutan peringkat ketiga Piala Presiden 2026 (c) Kapanlagi.com/Budy Santoso

Secara statistik, Arema FC lebih unggul dalam penguasaan bola dengan 56 persen berbanding 44 persen milik Persija. Singo Edan juga mencatat akurasi umpan lebih baik, yakni 87 persen dari 470 operan, sedangkan Persija membukukan akurasi 83 persen dari 378 operan.

Arema juga lebih agresif dalam membangun serangan. Mereka melepaskan sembilan tembakan, akan tetapi hanya tiga yang tepat sasaran. Sementara, dari jumlah yang sama, Persija mampu mencatat enam tendangan tepat sasaran.

Efektivitas menjadi pembeda utama pertandingan ini. Persija mampu mencetak tiga gol dari enam tembakan tepat sasaran, sedangkan Arema hanya menghasilkan satu gol meski lebih banyak menguasai bola dan menciptakan peluang.

Selain itu, Persija juga lebih tajam dalam memanfaatkan momen penting. Dua gol pada babak kedua menjadi bukti bahwa Macan Kemayoran mampu menghukum setiap kelengahan lini belakang Arema.

Arema FC Dominan, Persija Lebih Efisien

Arema FC Dominan, Persija Lebih Efisien

Pemain Arema FC merayakan gol Salim Tuharea pada laga perebutan peringkat ke-3 Piala Presiden 2026 lawan Persija Jakarta (c) Kapanlagi.com/Budy Santoso

Dominasi Arema juga terlihat dari sejumlah statistik lainnya. Singo Edan mencatat 31 intersep, 21 recovery, 13 intersep di area berbahaya, lima peluang tercipta, serta 24 umpan sukses ke kotak penalti lawan.

Di sisi lain, Persija tampil lebih disiplin saat bertahan. Tim ibu kota membukukan 16 recovery bola, empat blok, dua clean cross, serta unggul dalam intensitas pressing dengan angka 6,68 dibanding 4,56 milik Arema.

Persija juga mampu memaksimalkan duel-duel penting di area pertahanan. Meski kalah dalam jumlah duel udara dengan rasio 5 dari 19 berbanding 14 dari 19 milik Arema, mereka lebih efektif menjaga organisasi permainan sehingga lawan kesulitan menciptakan peluang bersih.

Hasil ini menunjukkan bahwa dominasi statistik tidak selalu berujung kemenangan. Arema FC lebih unggul dalam penguasaan bola dan distribusi permainan, tetapi Persija tampil lebih klinis di depan gawang untuk mengamankan kemenangan 3-1 sekaligus memastikan finis di peringkat ketiga Piala Presiden 2026.

Sumber data: LapangBola