FOLLOW US:


Terkait Larangan APBD, DPRD Samarinda Beri Saran Persisam

24-06-2011 07:12
Persisam Samarinda
Persisam Samarinda

Bola.net - Klub Persisam Putra Samarinda harus menerapkan manajemen terbuka jika tetap ingin tetap menjadi klub sepak bola profesional.

Wakil Ketua DPRD Samarinda, Sarwono, Kamis, mengatakan terbitnya Peraturan Mendagri nomor 22 tahun 2011 tentang larangan klub sepak bola profesional menggunakan dana APBD (Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah) harus disikapi secara arif.

"Kesebelasan Persisam harus tetap berdiri sebab merupakan kebanggaan warga Kota Samarinda. Sebenarnya, tanpa APBD Persisam bisa tetap bertahan jika menerapkan sistem manajemen terbuka yakni harus transparan pada pengelolaan keuangan termasuk masalah kontrak pemain serta siapa saja yang menjadi pengurus," kata Sarwono.

Hal tersebut diungkapkan Sarwono menjawab pertanyaan wartawan terkait kekhawatiran akan bubarnya klub kebanggaan warga Kota Samarinda itu menyusul penghentian dana APBD yang akan mulai diberlakukan pada 2012. "Kita harus berfikir bagaimana memaksimalkan potensi yang ada termasuk bagaimana mengelola tiket penonton. Begitu pula dengan penjualan berbagai atribut yang dapat dijadikan sebagai sumber penghasilan bagi klub," katanya.

"Hal lain yang bisa dilakukan manajemen Persisam yakni menggandeng perusahaan yang ada di Samarinda untuk menjadi sponsor termasuk seluruh perusahaan batubara untuk memberikan dukungan," kata politisi Partai Keadilan Sejahtera tersebut.

Hal senada diungkapkan Ketua DPRD Samarinda, Siswadi. "Intinya, tergantung tekad dan kemauan dari manajemen Persisam sendiri," kata Siswadi. "Jika ingin tetap bertahan, manajemen Persisam harus kreatif untuk mencari sumber pendanaan lain."

Salah satu upaya yang harus dilakukan manajemen Persisam, menurutnya, adalah merangkul seluruh pengusaha di Samarinda untuk membantu pendanaan, baik dalam bentuk sponsor maupun kerjasama atau bentuk kepemilikan klub.

"Hidup matinya sebuah klub sepak bola, tergantung tekad dan upaya manajemennya. Apalagi sumber pendanaan di Samarinda masih sangat terbuka sebab saya yakin banyak perusahaan di Samarinda yang bersedia membantu Persisam yang bisa bertahan di ISL," kata politisi PDIP itu. (ant/fjr)