
Bola.net - - Widodo Cahyono Putro membeber analisisnya soal faktor yang bisa menjadi penentu dalam laga antara anak asuhnya dan Barito Putera, pada lanjutan Piala Presiden 2019. Pelatih Persita Tangerang ini menyebut pertandingan ini akan ditentukan oleh transisi dalam permainan.
"Di sinilah (transisi) kesempatan kita dalam pertandingan ini," ucap Widodo.
"Siapa yang cepat dalam melakukan transisi, ia yang akan memenangi pertandingan," sambungnya.
Menurut Widodo, ada dua macam transisi yang akan menentukan nasib mereka, transisi dari menyerang ke bertahan dan sebaliknya. Jika timnya cepat melakukan transisi dari menyerang ke bertahan, Widodo yakin, tim lawan akan kesulitan membobol pertahanan Persita.
"Demikian pula sebaliknya. Jika kami bisa cepat dari bertahan ke menyerang, kami akan bisa memanfaatkan lubang di tim lawan," ia menambahkan.
Persita akan menghadapi Barito Putera pada laga kedua mereka di Grup E Piala Presiden 2019. Pertandingan yang akan disiarkan langsung oleh Indosiar ini bakal digelar di Stadion Kanjuruhan Kabupaten Malang, Sabtu (09/03) mendatang.
Pada pertandingan pertama, Senin (04/03) lalu, kedua tim sama-sama menderita kekalahan. Persita kalah dua gol tanpa balas dari Persela Lamongan. Sementara, Barito kalah dengan skor 2-3 kala menghadapi Arema.
Bagaimana pendapat Widodo soal kekuatan Barito Putera? Simak selengkapnya di bawah ini.
Puji Kedalaman Skuat Barito
Lebih lanjut, Widodo memuji kedalaman skuat yang dimiliki Laskar Antasari, julukan Barito Putera. Menurutnya, kendati akan kehilangan Evan Dimas dan Samsul Arif, yang mengikuti agenda TC Timnas Indonesia, Barito Putera tetap tim kuat.
"Mereka tetap tim yang sangat bagus. Pemain-pemain cadangan mereka pun tak kalah berkualitas," ujar Widodo.
"Jadi, kehilangan dua pemain pun tak akan bermasalah bagi mereka," sambungnya.
Faktor Jacksen F Tiago
Selain skuat mentereng, menurut Widodo, Barito Putera memiliki satu lagi kekuatan. Kekuatan tersebut, sambung pelatih yang sedang mengikuti kursus kepelatihan AFC Pro ini, adalah keberadaan sosok Jacksen F Tiago sebagai nakhoda Barito Putera.
Menurut Widodo, Jacko -sapaan karib Jacksen- merupakan pelatih berkualitas. Selain itu, pelatih asal Brasil tersebut juga telah banyak makan asam garam di sepak bola Indonesia.
"Ia sangat berpengalaman dengan dunia sepak bola di Indonesia," tandasnya.
Berita Video
Berita video Kurniawan Dwi Yulianto dan Ponaryo Astaman memberikan saran untuk Timnas U-22 setelah juara di Piala AFF 2019.
Advertisement
Berita Terkait
LATEST UPDATE
-
Piala Dunia 21 Juli 2026 11:46Kolom Bola.net: Spanyol Menciptakan Sistem, Bukan Bintang
-
Liga Inggris 21 Juli 2026 11:30Lewis Hall ke Manchester United? Kayaknya Bakal Susah Deh!
-
Piala Dunia 21 Juli 2026 11:00Tepati Janji! Marc Cucurella Segera Buat Tatto Luis De La Fuente
-
Piala Dunia 21 Juli 2026 10:30Manchester United Mundur dari Perburuan Cysencio Summerville?
-
Liga Inggris 21 Juli 2026 10:00Arsenal Ganggu Manchester United dalam Perekrutan Manu Kone?
BERITA LAINNYA
-
indonesia 17 Juli 2026 18:02Persib Bandung Mulai Cari Pengganti Frans Putros
-
indonesia 17 Juli 2026 14:47Igor Tolic Sebut Frans Putros Ingin Cari Tantangan Baru di Luar Persib
-
indonesia 16 Juli 2026 19:15Jadwal Lengkap Piala Presiden 2026
SOROT
-
Liputan6 21 Juli 2026 12:19Viral SDN di Kebayoran Lama Rusak, Pramono Janji Segera Perbaiki
-
Liputan6 21 Juli 2026 11:51KPK: OTT Bupati Lombok Barat Terkait Dugaan Konflik Kepentingan
-
Liputan6 21 Juli 2026 11:12Atlet Golf Putri Sempat Berteriak saat Diculik Dua Pria Berbadan Besar
-
Liputan6 21 Juli 2026 11:10Ledakan Grand Polonia: 1 Korban Tewas, 2 Masih Tertimbun
MOST VIEWED
HIGHLIGHT
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barc...
10 Target Transfer Arsenal yang Patut Dipantau di ...
Dari Pele hingga Gilberto Mora, Inilah 10 Pemain T...
3 Pemain Bournemouth yang Bisa Dibawa Andoni Iraol...
4 Bek Top yang Jadi Target Real Madrid pada Bursa ...
Man United atau Fenerbahce? 5 Klub yang Bisa Jadi ...
Arsenal Cari Winger Kiri Baru, Ini 5 Kandidatnya
















:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9302903/original/028723800_1784611411-ab3b2fbd-8e35-4c1f-a920-756d2ae111d9.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9302840/original/055070800_1784609043-01kxzhkva65j0s4aysz9nvc14a.webp)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9302503/original/018285200_1784561646-IMG_20260720_215953_5.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3626139/original/051607000_1636358248-ilustrasi_penculikan.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9302784/original/017664200_1784607038-23a14243-7707-421e-9976-d9dacdfb0004.jpg)
