FOLLOW US:


Trauma Gaji Ditunggak, Pemain PSM Teruskan Aksi Mogok

30-05-2013 22:15
Trauma Gaji Ditunggak, Pemain PSM Teruskan Aksi Mogok
Pemain PSM Pilih teruskan aksi mogok. © Apriani Landa
Bola.netBola.net - Pemain PSM Makassar sudah hampir dua pekan mogok latihan. Hal ini dilakukan sebagai bentuk kekecewaan karena gaji mereka terus menunggak. Sekarang, sudah dua bulan lebih gaji Andi Oddang dkk belum jua dibayarkan.

Makanya, meski manajemen PT Pagolona Sulawesi Mandiri (PSM) sudah membujuk dan berjanji akan segera membayar gaji, tapi mereka tetap bergeming. Karena itulah, pemain ingin bertemu dengan Ketua Umum PSM Makassar, Sadikin Aksa, dan CEO PT PSM, Rully Habibie.

Ternyata, selain masalah tertunggaknya gaji, ada kekhawatiran tersendiri pada pemain yang membuat mereka masih mogok latihan. Hal ini juga yang ingin ditanyakan langsung oleh pemain kepada Sadikin dan Rully.

Media Officer PSM, Andi Widya Syadzwina, mengungkapkan bahwa bukan hanya keterlambatan gaji yang menjadi alasan utama pemain mogok latihan. Tapi, ketakutan akan adanya determinasi gaji.

"Mereka ingin mendengar langsung dari Pak Sadikin dan Pak Rully bahwa tidak ada lagi diterminasi gaji. Jangan sampai gaji terlambat berlarut-larut dan ujung-ujungnya diberlakukan determinasi gaji," kata Wina.

"Inilah maksud pemain ingin bertemu Pak Sadikin dan Pak Rully secara bersamaan. Mereka ingin memastikan hal itu," lanjutnya.

Para pemain memang masih trauma dengan jalan diterminasi gaji yang dialami musim lalu. Pemain akhirnya harus menerima diterminasi gaji sebagai penyelesaian masalah gaji yang sempat tertunggak empat bulan.

Sebelumnya, Andi Oddang menyatakan tidak ingin masalah diterminasi gaji kembali terulang. Karena itu, mogok latihan adalah jawaban atas kekecewaan mereka.

"Kami akan terus mogok latihan sampai ada kejelasan gaji. Kami sudah trauma kejadian musim lalu. Gaji kami menunggak dan ujung-ujungnya determinasi. Kami tidak ingin hal itu terulang lagi, keluarga kami butuh yang," ujar Andi Oddang.