
Bola.net - Arsenal pulang dari Amex Stadium dengan tiga poin penting setelah menundukkan Brighton 1-0 dalam lanjutan Premier League. Gol cepat Bukayo Saka pada menit kesembilan menjadi pembeda dalam laga yang berlangsung ketat tersebut.
Kemenangan itu terasa semakin manis bagi The Gunners karena pada saat yang hampir bersamaan Manchester City hanya bermain imbang 2-2 melawan Nottingham Forest. Hasil tersebut membuat Arsenal unggul tujuh poin di puncak klasemen dan kembali memegang kendali dalam perburuan gelar.
Namun di balik kemenangan tersebut, pertandingan ini meninggalkan kontroversi. Pelatih Brighton Fabian Hurzeler melontarkan kritik tajam terhadap cara bermain Arsenal yang dianggap terlalu sering memperlambat jalannya pertandingan.
Gol Cepat Saka Jadi Pembeda

Pertandingan baru berjalan sembilan menit ketika Arsenal berhasil memecah kebuntuan. Bukayo Saka mencetak gol melalui tembakan yang sebenarnya tidak terlalu keras.
Bola tersebut sempat mengenai sedikit sentuhan dari gelandang Brighton Carlos Baleba sebelum masuk ke gawang. Kiper Brighton Bart Verbruggen dinilai kurang meyakinkan saat mencoba melakukan penyelamatan.
Gol tersebut pada akhirnya menjadi satu-satunya yang tercipta sepanjang pertandingan. Setelah unggul, Arsenal lebih banyak bermain aman dengan mengontrol tempo dan menjaga penguasaan bola.
Pendekatan itu membuat ritme permainan menjadi lambat, tetapi cukup efektif untuk mempertahankan keunggulan hingga akhir laga.
Suasana Memanas Sejak Babak Pertama

Ketegangan sebenarnya sudah terasa bahkan sebelum pertandingan dimulai. Fabian Hurzeler sempat menyinggung kebiasaan Arsenal yang dinilai sering memperlambat restart permainan, terutama dalam situasi bola mati.
Suporter tuan rumah kemudian merespons dengan mencemooh setiap kali Arsenal dianggap terlalu lama memulai kembali permainan, baik dari tendangan gawang, sepak pojok, maupun tendangan bebas.
Kiper Arsenal David Raya bahkan beberapa kali terlihat terjatuh ke lapangan. Wasit Chris Kavanagh sempat memberikan peringatan kepadanya terkait dugaan buang waktu.
Situasi di pinggir lapangan juga memanas. Hurzeler sempat memprotes keras kepada ofisial keempat David Webb dan terlibat adu kata dengan pelatih Arsenal Mikel Arteta pada pertengahan babak pertama.
Brighton Kritik Keras Cara Bermain Arsenal

Setelah pertandingan berakhir, Hurzeler tidak menahan diri untuk mengkritik pendekatan yang digunakan Arsenal sepanjang laga.
"Ada berbagai cara untuk menang," kata Hurzeler.
"Jika mereka memenangkan Premier League, tidak ada yang akan bertanya bagaimana cara mereka meraihnya."
Ia menilai Arsenal melakukan segala cara untuk mempertahankan keunggulan, termasuk memperlambat permainan selama mungkin.
Kemenangan Penting Dalam Perburuan Gelar
Terlepas dari kontroversi yang muncul, hasil pertandingan ini tetap menjadi langkah penting bagi Arsenal dalam perburuan gelar Premier League.
Tambahan tiga poin membuat mereka memperlebar jarak dari Manchester City di puncak klasemen. Situasi ini meningkatkan optimisme para pendukung Arsenal yang mulai kembali percaya tim kesayangan mereka bisa meraih gelar liga pertama sejak 2004.
Tidak hanya itu, kemenangan atas Brighton kali ini juga melengkap laju tiga pertandingan apik Arsenal yang terus menunjukkan mentalitas mereka. The Gunners sempat ditahan imbang Wolverhampton pada 19 Februari 2026 lalu, tapi kemudian berhasil bangkit dengan mengalahkan Tottenham 4-1, menundukkan Chelsea 2-1, dan kini menang 1-0 atas Brighton.
Di tengah kritik soal gaya bermain dan berbagai sorotan terhadap strategi mereka, Arsenal tetap berada di jalur yang tepat. Pada akhirnya, bagi tim yang sedang mengejar gelar, hasil sering kali menjadi hal yang paling menentukan.
Advertisement
Berita Terkait
LATEST UPDATE
-
Piala Eropa 23 Juli 2026 20:49Italia Tunggu Jawaban Guardiola
BERITA LAINNYA
SOROT
-
Liputan6 23 Juli 2026 21:15IFG Pangkas 12 Entitas, Bos Danantara Soroti Misinvestment
-
Liputan6 23 Juli 2026 20:30Basarnas: Korban KM Nurul Salsa Jadi 76, Ada Penumpang Batal Berangkat
-
Liputan6 23 Juli 2026 20:06Duduk Perkara Cekcok Sopir Alphard di Bundaran HI versi Satpam
-
Liputan6 23 Juli 2026 19:20Polisi Ungkap 2 Kasus Berbeda di Balik Tewasnya Anak Punk
MOST VIEWED
Jadi Rekrutan Keempat, Manchester United Tawarkan Jalur 'Fast Track' untuk Tynan Thompson
Inikah Gelandang Ketiga yang akan Dibeli Manchester United di Musim Panas 2026?
Alasan Manchester United Enggan Belanja Pemain Tembus 100 Juta Pounds
Michael Carrick Buka Pintu untuk Marcus Rashford Kembali Perkuat Manchester United
HIGHLIGHT
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barc...
10 Target Transfer Arsenal yang Patut Dipantau di ...
Dari Pele hingga Gilberto Mora, Inilah 10 Pemain T...
3 Pemain Bournemouth yang Bisa Dibawa Andoni Iraol...
4 Bek Top yang Jadi Target Real Madrid pada Bursa ...
Man United atau Fenerbahce? 5 Klub yang Bisa Jadi ...
Arsenal Cari Winger Kiri Baru, Ini 5 Kandidatnya













:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9305961/original/021053100_1784813706-Foto_Ilustrasi_-_Gedung_IFG__Dok._IFG_.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9305972/original/066888600_1784815774-WhatsApp_Image_2026-07-23_at_20.52.55.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9305959/original/066248100_1784813469-906809.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9305955/original/074292300_1784813114-WhatsApp_Image_2026-07-23_at_20.15.14.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9305249/original/015409200_1784789746-WhatsApp_Image_2026-07-23_at_13.54.01.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8669810/original/074257300_1782706469-WhatsApp_Image_2026-06-29_at_11.12.12.jpeg)

