
Bola.net - Liverpool sukses mengalahkan Aston Villa yang kini diasuh Steven Gerrard dalam partai Premier League 2021/22 pekan ke-16 yang digelar di Anfield, Sabtu (11//12/2021) malam WIB.
Gol semata wayang Mohamed Salah dari eksekusi penalti di babak kedua sudah cukup untuk membawa Liverpool meraih poin penuh dari pertandingan ini.
Berkat hasil ini, Liverpool masih duduk di peringkat dua klasemen dengan poin 37, sedangkan Aston Villa menempati peringkat 12 dengan poin 19.
Sejumlah pelajaran bisa dipetik dari laga Liverpool vs Aston Villa ini. Berikut ulasan selengkapnya.
Comeback Impresif Steven Gerrard
Ini merupakan laga spesial bagi Gerrard, yang kembali ke markas klub yang pernah ia perkuat selama 17 tahun. Namun, sejak awal Gerrard memang mencoba tak memikirkan soal nostalgia tersebut.
Gerrard hanya fokus membawa tim asuhannya meraih poin di kandang Liverpool. Pria 41 tahun itu pun membuktikannya di lapangan dengan performa impresif The Villans.
Meski pada akhirnya kalah, akan tetapi Aston Villa sukses membuat Liverpool cukup kesulitan sepanjang 90 menit jalannya pertandingan.
Mohamed Salah Pahlawan Kemenangan

Secara keseluruhan, Salah tampil cukup impresif pada laga ini dengan melepas enam tembakan, dua di antaranya tepat sasaran.
Tak hanya itu, Salah juga kerap meneror pertahanan Aston Villa dengan tercatat empat kali melakukan dribble sukses.
Penampilan apik Salah semakin lengkap dengan akselerasinya yang sukses membuat timnya mendapat hadiah penalti, yang kemudian ia selesaikan sendiri menjadi gol.
Pil Pahit Steven Gerrard
Aston Villa hanya kalah dari Liverpool akibat gol penalti Salah. Menurut Gerrard, hadiah penalti untuk tim tuan rumah seharusnya tak terjadi.
“Pertandingan ditentukan melalui penalti. Liverpool mendapatkan milik mereka, kami tidak mendapatkan milik kami. Terasa berat bagi kami," ujar Gerrard setelah laga berakhir.
"Salah melanggar Tyrone Mings terlebih dahulu. Dan mengapa itu bukan pelanggaran terhadap Danny Ings? Hal yang mengecewakan adalah wasit tidak melihat lagi dalam kedua kasus tersebut”
Gerrard pun kini harus merasakan pil pahit tidak enaknya jika tim asuhannya dirugikan oleh keputusan wasit, dan sepertinya ia akan mengalaminya lagi setelah ini.
Mendominasi Sih, Tapi...
Liverpool bisa dibilang sangat mendiminasi laga ini jika dilihat dari angka statistik. Dari sisi penguasaan bola, The Reds unggul 63 persen berbanding 37 persen.
Dari sisi tembakan, Liverpool menciptakan total 19 tembakan, lima di antaranya tepat sasaran. Sementara itu, Aston Villa hanya melepas empat tembakan, tanpa satu pun yang tepat sasaran.
Meski demikian, Liverpool pada akhirnya hanya bisa meraih kemenangan berkat gol penalti Salah. Artinya, serangan Sadio Mane cs masih belum efektif.
Hal ini tentu menjadi pekerjaan rumah yang harus dibereskan oleh Jurgen Klopp jika mau timnya tetap bersaing memperebutkan gelar juara musim ini.
Oxlade-Chamberlain Sang False Nine
Pada laga ini, Klopp memilih untuk menurunkan trio Mane, Alex Oxlade-Chamberlain, dan Salah di lini depan. Artinya, Oxlade-Chamberlain di sini berperan sebagai false nine.
Sayangnya, Oxlade-Chamberlain tak cukup mampu menjawab kepercayaan Klopp. Pemain internasional Inggris itu terlihat canggung dimainkan di posisi tersebut.
Klopp pun akhirnya menarik keluar Oxlade-Chamberlain dan digantikan dengan sang langganan tampil, Diogo Jota. Setelah itu, aliran serangan Liverpool terlihat semakin fluid.
Advertisement
Berita Terkait
-
Liga Inggris 23 Juli 2026 22:03Alejandro Garnacho Resmi Dipinjamkan Chelsea ke Aston Villa
LATEST UPDATE
-
Liga Inggris 23 Juli 2026 22:03Alejandro Garnacho Resmi Dipinjamkan Chelsea ke Aston Villa
BERITA LAINNYA
-
inggris 23 Juli 2026 22:03Alejandro Garnacho Resmi Dipinjamkan Chelsea ke Aston Villa
SOROT
-
Liputan6 23 Juli 2026 22:10Prabowo Sebut Koalisi Pemerintah Senapas, Yakin PDIP Akan Bersama
-
Liputan6 23 Juli 2026 21:37Prabowo Guyon Pengakuan Dosa di Harlah PKB
-
Liputan6 23 Juli 2026 21:15IFG Pangkas 12 Entitas, Bos Danantara Soroti Misinvestment
-
Liputan6 23 Juli 2026 20:30Basarnas: Korban KM Nurul Salsa Jadi 76, Ada Penumpang Batal Berangkat
MOST VIEWED
Jadi Rekrutan Keempat, Manchester United Tawarkan Jalur 'Fast Track' untuk Tynan Thompson
Inikah Gelandang Ketiga yang akan Dibeli Manchester United di Musim Panas 2026?
Alasan Manchester United Enggan Belanja Pemain Tembus 100 Juta Pounds
Michael Carrick Buka Pintu untuk Marcus Rashford Kembali Perkuat Manchester United
HIGHLIGHT
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barc...
10 Target Transfer Arsenal yang Patut Dipantau di ...
Dari Pele hingga Gilberto Mora, Inilah 10 Pemain T...
3 Pemain Bournemouth yang Bisa Dibawa Andoni Iraol...
4 Bek Top yang Jadi Target Real Madrid pada Bursa ...
Man United atau Fenerbahce? 5 Klub yang Bisa Jadi ...
Arsenal Cari Winger Kiri Baru, Ini 5 Kandidatnya













:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9305972/original/066888600_1784815774-WhatsApp_Image_2026-07-23_at_20.52.55.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9305976/original/078346800_1784817430-WhatsApp_Image_2026-07-23_at_21.30.02.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9305961/original/021053100_1784813706-Foto_Ilustrasi_-_Gedung_IFG__Dok._IFG_.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9305959/original/066248100_1784813469-906809.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9305955/original/074292300_1784813114-WhatsApp_Image_2026-07-23_at_20.15.14.jpeg)

