
Bola.net - Liverpool harus mengakui keunggulan Chelsea dengan skor 0-1 kala kedua tim bentrok di Anfield dalam partai lanjutan Premier League 2020/21, Jumat (5/3/2021) dini hari WIB.
Dalam laga ini, Liverpool tertinggal akibat gol Mason Mount pada akhir babak pertama. Keunggulan Chelsea ini tak berubah di babak kedua dan menjadi hasil akhir pertandingan.
Berkat hasil ini, Chelsea akhirnya kembali sukses menembus empat besar klasemen. Sementara itu, Liverpool semakin terpuruk dan kini tercecer ke peringkat tujuh.
Sejumlah pelajaran bisa diambil dari partai Liverpool vs Chelsea ini. Berikut ulasan selengkapnya.
Liverpool Benar-Benar Kehabisan Bensin
Sejak akhir Desember lalu, performa Liverpool benar-benar terjun bebas. The Reds tercatat hanya sanggup meraih tiga kemenangan dalam 13 laga terakhir di liga.
Badai cedera pun dijadikan sebagai kambing hitam. Hal ini memang ada benarnya jika melihat fakta bahwa musim ini The Reds sudah memainkan 20 duet berbeda di lini belakang.
Meski demikian, untuk saat ini alasan tersebut rasanya sudah tidak relevan lagi. Liverpool sudah tak boleh lagi mencari-cari alasan atas performa buruk mereka.
Main Sederhana dan Efektif a la Tuchel
Sekali lagi Thomas Tuchel menunjukkan kelebihannya. Pelatih asal Jerman itu mampu membuat Chelsea tampil sederhana, akan tetapi efektif.
Dari 10 laga yang sudah dijalani Tuchel sebagai manajer Chelsea, ia masih belum merasakan kekalahan, terdiri dari tujuh kemenangan dan tiga hasil imbang.
Meski hanya mencetak 11 gol, akan tetapi Chelsea asuhan Tuchel tampil solid di lini pertahanan dengan hanya kebobolan dua gol.
Ada Apa dengan Trio Firmansah?
Banyak pihak menyebut bahwa krisis di lini belakang, terutama sektor bek cedera akibat badai cedera merupakan penyebab utama jebloknya performa Liverpool.
Namun, tak sedikit pula yang menyoroti penurunan performa secara drastis dari trio lini depan Liverpool, yakni Mohamed Salah, Roberto Firmino, dan Sadio Mane.
Bayangkan, dalam laga kontra Chelsea ini ketiganya tak mampu membuat tembakan tepat sasaran sama sekali. Bahkan, The Reds tercatat hanya melepas satu tembakan tepat sasaran, itu pun baru terjadi di menit ke-84 lewat Giorginio Wijnaldum.
Klopp Harus Out?
Semenjak hasil negatif diraih Liverpool, Jurgen Klopp melontarkan sejumlah masalah yang dijadikan kambing hitam, mulai dari kelelahan, angin, hingga cedera pemain.
Namun, kini sepertinya sederet biang kerok itu tak lagi bisa dijadikan alasan karena hingga kini performa Liverpool masih tetap jauh dari kata stabil.
Apakah ini waktunya bagi Liverpool untuk berpisah dengan Klopp? Jangan lupa, Steven Gerrard menunjukkan prestasi mengkilap di Rangers.
Chelsea Calon Pesaing Juara
Sejak dibesut Thomas Tuchel, Chelsea mengalami tren positif dengan masih belum terkalahkan di semua kompetisi hingga saat ini.
Jika mampu mempertahankan konsistensi permainan dan hasil seperti saat ini, hampir pasti Chelsea bakal jadi pesaing kuat untuk meraih gelar juara musim depan.
Jangan Lewatkan!
- Jurgen Klopp Tarik Keluar Mohamed Salah, Legenda Liverpool Gagal Paham
- Hasil, Klasemen, dan Top Skor Premier League: Chelsea Masih Stabil, Liverpool Makin Labil
- Menang Lagi, Chelsea-nya Tuchel Hanya Kalah dari Man City!
- This is Anfield! Liverpool Telan 5 Kekalahan Beruntun di Kandang
- Jurgen Klopp Pasrah Mengulangi Kata-kata: Liverpool Harus Berjuang
Advertisement
Berita Terkait
-
Liga Champions 20 Januari 2026 22:28 -
Liga Champions 20 Januari 2026 21:09 -
Bola Indonesia 20 Januari 2026 20:14Update Transfer Resmi 18 Klub BRI Super League pada Januari 2026
LATEST UPDATE
-
Liga Inggris 20 Januari 2026 23:00 -
Liga Champions 20 Januari 2026 22:53 -
Liga Inggris 20 Januari 2026 22:52 -
Liga Champions 20 Januari 2026 22:38 -
Liga Champions 20 Januari 2026 22:28 -
Tim Nasional 20 Januari 2026 22:26
MOST VIEWED
- Hasil Lengkap, Klasemen, Jadwal dan Top Skor Premier League 2025/2026
- Michael Carrick Lakukan Hal yang Gagal Diberikan Ruben Amorim di Manchester United
- 4 Kesalahan Besar Ruben Amorim di Manchester United yang Sukses Diperbaiki Michael Carrick: Hasilnya Langsung Terlihat Nyata
- Manifestasi Nyata 'DNA Manchester United': Bagaimana Michael Carrick Menjinakkan Pep Guardiola di Old Trafford
HIGHLIGHT
- 8 Mantan Anak Buah Ole Gunnar Solskjaer yang Masih...
- 8 Pemain Strasbourg yang Wajib Dipertimbangkan Che...
- Peringkat 9 Manajer Manchester United Setelah Sir ...
- 4 Mantan Bintang Man United yang Pernah Jadi Pelat...
- 4 Pemain Gratis yang Bisa Direkrut Manchester Unit...
- Prediksi Starting XI Chelsea di Bawah Liam Rosenio...
- 10 Pemain Premier League yang Berpotensi Pindah pa...















:strip_icc()/kly-media-production/medias/5245626/original/048725100_1749372966-000_36Q889V.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5448851/original/042624000_1766041640-Marc-Andre_ter_Stegen.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5478013/original/077005300_1768888136-1.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5478745/original/092374700_1768918121-Anggota_DPRD_Kudus_terbukti_judi.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/4122595/original/078298900_1660371996-063_1414340675.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5317774/original/014808500_1755405615-IMG-20250817-WA0095.jpg)

