
Bola.net - Ada tujuh pemain Manchester United yang mencatatkan menit bermain paling banyak di pentas Premier League musim ini. Lantas, siapa yang kontribusinya paling minim?
Ole Gunnar Solskjaer dijadikan kambing hitam karena rentetan hasil buruk yang diraih Manchester United. Tapi, pemain pun juga bisa jadi kambing hitam kalau kontribusinya di lapangan terbukti minim.
Salah satu cara yang paling mudah untuk mengetahui besaran kontribusi pemain di lapangan adalah lewat statistik. Berikut ini, Bola.net mengolah data-data yang disajikan Whoscored untuk mengetahui kontribusi tujuh sosok pencatat menit bermain terbanyak di Manchester United musim ini.
Scroll ke bawah untuk membaca informasi selengkapnya.
David de Gea - 990 Menit

Penjaga gawang paling mudah mendapatkan menit bermain yang banyak, terlebih kalau statusnya pemain utama. Sebab mereka jarang terkena rotasi dan baru akan diganti di tengah pertandingan kalau mengalami cedera.
Mempertimbangkan aspek tersebut, tidak heran kalau De Gea bisa mencatatkan 990 menit penampilan musim ini. Ia melalui 11 pertandingan yang telah dilakoni the Red Devils, tapi cuma mencatatkan dua clean sheet sejauh ini.
Selain itu, De Gea juga sudah kebobolan sebanyak 17 kali. Ini bisa disebabkan beberapa kemungkinan, antara De Gea yang memang tak lagi handal atau pemain bertahan yang tak bisa menyediakan proteksi layak buat dirinya.
Tapi sejauh ini, barisan pertahanan mungkin bisa dijadikan kambing hitamnya. Sebab berdasarkan data, De Gea mampu mencatatkan rata-rata 2.9 penyelamatan per laga. Sebagai perbandingan, Ederson yang baru kebobolan enam kali di Manchester City cuma melakukan 1.1 penyelamatan per laga.
Bruno Fernandes - 943 Menit

Bruno Fernandes selalu dianggap sebagai salah satu penampil terbaik Manchester United. Namun apakah datanya sebanding dengan dugaan orang-orang? Simak analisisnya di bawah ini.
Secara keseluruhan, Bruno Fernandes telah bermain dalam 11 laga dan mengantongi empat gol serta tiga asis. Ia membuat 2.5 tembakan per laga, 3.4 umpan kunci, dan kehilangan bola sebanyak 0.9 kali. Bukan catatan yang buruk.
Ia pun menyandang status sebagai pencetak gol terbanyak Manchester United bersama Cristiano Ronaldo sekaligus penyumbang asis kedua di bawah Paul Pogba. Kontribusinya buat lini serang patut diacungi jempol sehingga Fernandes patut mendapatkan apresiasi.
Aaron Wan-Bissaka - 990 Menit

Seperti De Gea, Wan-Bissaka juga memainkan 11 pertandingan penuh di musim ini. Entah mengapa Solskjaer jarang memberi kesempatan beristirahat buat pria berumur 23 tahun tersebut saat memiliki Diogo Dalot sebagai pelapisnya.
Wan-Bissaka juga menjadi subjek kritikan dalam beberapa pertandingan terakhir walau tidak separah Harry Maguire. Apakah kontribusinya seminim itu hingga harus diserang kritikan? Mari simak catatannya.
Mantan pemain Crystal Palace ini tidak buruk ketika bertahan. Ia mencatatkan dua tackling per laga dan hanya membuat 0.6 pelanggaran, mencatatkan 1.4 intersep serta 1.3 sapuan. Dari statistik ini, ia terlihat kokoh di sisi kanan pertahanan. Wajar apabila Solskjaer sering memainkannya.
Hanya saja, kontribusinya ketika menyerang tidak begitu mencengangkan. Ia cuma membuat 0.5 umpan silang per laga. Di era sepak bola modern, bek sayap juga dituntut untuk bisa memberikan umpan silang terukur sehingga catatan ini cukup mengecewakan.
Jadi, secara keseluruhan, Wan-Bissaka tidak bisa dikatakan buruk. Hanya penampilannya masih jauh dari mengesankan.
Luke Shaw - 917 Menit

Seperti Wan-Bissaka, Luke Shaw juga tampil dalam 11 laga Premier League musim ini. Statistik menunjukkan kalau Shaw tampil lebih berani dengan catatan 1.1 tackle per laga tapi juga menghasilkan 1.5 pelanggaran.
Shaw lebih agresif dalam proses bertahan. Ia bukan tipe pemain yang membaca permainan lawan dan bermain indah, itu terbukti oleh statistik di atas ditambah 0.6 intersep dan 0.8 sapuan per pertandingan.
Yang menarik, Shaw punya kontribusi lebih ketika Manchester United sedang dalam mode menyerang. Ia telah membukukan satu asis, mencatatkan 2.1 umpan kunci, dan melepaskan 1.8 umpan silang. Bisa disimpulkan bahwa Shaw adalah pemain dengan kontribusi terbesar buat MU selain Fernandes.
Harry Maguire - 876 Menit

Seorang kapten dan salah satu bek termahal di era sekarang. Apakah Maguire pantas mendapatkan embel-embel tersebut? Satu hal yang pasti adalah Maguire sulit digantikan. Itulah sebabnya Solskjaer memintanya bermain ketika baru pulih dari cedera.
Menilai seorang bek cukup dari aspek-aspek krusial dalam bertahan. Eks pemain Leicester City tersebut mencatatkan 1.3 tackling per laga, 0.7 intersep, 0.6 pelanggaran dan 3.5 sapuan. Lalu dari situs Premier League, Maguire sudah memenangkan duel udara sebanyak 24 kali.
Statistik di atas sudah cukup bagus. Tapi seperti peribahasa yang mengatakan: 'Karena nila setitik, rusak susu sebelanga', satu kesalahan yang berujung pada kebobolan membuat statistik apik Maguire jadi berantakan!
Mason Greenwood - 801 Menit

Whoscored memberikan rating yang bagus kepada Greenwood, 7.10. Selain itu, ia juga sudah mencatatkan empat gol dari 10 penampilan. Masa depan pemain berumur 20 tahun tersebut terlihat sangat cerah.
Hanya belakangan ini, penampilan apik Greenwood tersedot oleh kebintangan Cristiano Ronaldo. Tiga dari empat gol yang ia ciptakan sejauh ini tercipta sebelum Ronaldo diresmikan sebagai pemain Manchester United, loh.
Setelah itu, Greenwood tak pernah lagi terlihat kecuali saat mencetak gol saat menghadapi Leicester City. Ia bahkan tampil buruk dengan rating 6.19 kala MU bertemu Liverpool beberapa pekan yang lalu. Ini jadi PR besar buat Solskjaer. Sebab kalau dibiarkan begitu terus, karier Greenwood bisa meredup.
Fred - 764 Menit

Sudah bukan rahasia lagi kalau the Red Devils kekurangan gelandang bertahan yang berkualitas. Namun entah kenapa, Solskjaer masih tetap mempertahankan Fred di starting XI ketimbang memainkan Nemanja Matic. Padahal gelandang gaek tersebut selalu tersedia di bangku cadangan.
Satu gol yang telah ia ciptakan sejauh ini sama sekali tidak menolong. Whoscored memberikan rating keseluruhan yang cukup rendah, 6.51, di mana penampilan terburuknya tersaji ketika bertemu Manchester City dan Liverpool.
Banyak yang berkata lini tengah Manchester United tidak memberikan proteksi buat barisan belakang. Perkataan mereka terbukti dari statistik Whoscored, yang menemukan bahwa Fred dilewati pemain lawan sebanyak 2.9 kali per laga.
Ini tergolong tinggi. Sebagai perbandingan, Scott McTominay cuma dilewati pemain lawan sebanyak 1 kali per laga. Declan Rice cuma 1.2 kali, Albert Sambi Lokonga 0.1, dan Thomas Partey 1.7 kali. Lalu kenapa masih sering dimainkan, wahai Solskjaer?
(Whoscored)
Baca juga:
- Saatnya Ada Perubahan! Lawan Watford, MU Akan Mainkan Sancho, Lingard, dan Van de Beek?
- Ngeri! MU dan Chelsea Siap Berduel Rebutkan Robert Lewandowski, Siapa yang Menang?
- Tolak Pemotongan Gaji, Jesse Lingard Siap Cabut dari Manchester United
- Masih Yakin Bisa Bawa MU Bangkit, Ole Gunnar Solskjaer Ngotot Ogah Mundur
- Kata Siapa Cristiano Ronaldo Bikin Hidup Ole Gunnar Solskjaer di MU Sulit?
Advertisement
Berita Terkait
-
Liga Inggris 23 Juli 2026 09:16Joshua Zirkzee Tegaskan Ingin Bertahan di Manchester United
-
Asia 23 Juli 2026 08:46Al Hilal Terus Berburu Bintang, Kini Bidik Ousmane Dembele
LATEST UPDATE
-
Bola Indonesia 23 Juli 2026 11:00Kabar Duka, Legenda Sepak Bola Indonesia M Basri Tutup Usia
BERITA LAINNYA
-
inggris 23 Juli 2026 09:16Joshua Zirkzee Tegaskan Ingin Bertahan di Manchester United
-
inggris 23 Juli 2026 06:07Kabar Buruk untuk Arsenal, William Saliba Menepi dalam Waktu Lama
-
inggris 23 Juli 2026 05:49Tinggalkan Chelsea, Alejandro Garnacho Sepakat Gabung Aston Villa
-
inggris 22 Juli 2026 20:35Federico Chiesa Masih Sulit Dapat Tempat di Liverpool
SOROT
-
Liputan6 23 Juli 2026 11:17Alasan Hotman Paris Mundur dari Pengacara Febrie: Aku Takut Lumpuh
-
Liputan6 23 Juli 2026 11:05Hotman Paris Mundur dari Pengacara Eks Jampidsus Febrie
-
Liputan6 23 Juli 2026 10:59Fakta-Fakta Dokter Koas UI Ditemukan Tewas di Guest House Lampung
-
Liputan6 23 Juli 2026 10:41Pramono Pastikan Perbaikan SDN Kebayoran Lama 09 Jadi Prioritas APBD DKI
-
Liputan6 23 Juli 2026 10:19Kepala Kantor Bea Cukai Kediri Jadi Tersangka Kasus Suap
MOST VIEWED
Jadi Rekrutan Keempat, Manchester United Tawarkan Jalur 'Fast Track' untuk Tynan Thompson
Inikah Gelandang Ketiga yang akan Dibeli Manchester United di Musim Panas 2026?
Alasan Manchester United Enggan Belanja Pemain Tembus 100 Juta Pounds
Michael Carrick Buka Pintu untuk Marcus Rashford Kembali Perkuat Manchester United
HIGHLIGHT
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barc...
10 Target Transfer Arsenal yang Patut Dipantau di ...
Dari Pele hingga Gilberto Mora, Inilah 10 Pemain T...
3 Pemain Bournemouth yang Bisa Dibawa Andoni Iraol...
4 Bek Top yang Jadi Target Real Madrid pada Bursa ...
Man United atau Fenerbahce? 5 Klub yang Bisa Jadi ...
Arsenal Cari Winger Kiri Baru, Ini 5 Kandidatnya

















:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9300168/original/090565800_1784301109-f15bac1c-a403-4305-8222-a1e7f51b1067.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9300156/original/001773700_1784299348-65299532-31bb-4d3a-9661-bf22f4c4a599.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9304984/original/078411300_1784779437-1001486628.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9303072/original/032894900_1784617562-rob2.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9304941/original/006834900_1784778021-1001487360.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8162918/original/038664800_1781017566-35916.jpg)

