
Bola.net - Manchester United memetik kemenangan krusial di pekan ke-20 Premier League 2022/23. Setan Merah sukses mengalahkan Manchester City di Old Trafford dengan skor 2-1.
Derby Manchester jilid kedua di musim 2022/23 ini menjadi laga yang ditunggu-tunggu Setan Merah. Mereka ingin membalaskan kekalahan 6-3 yang mereka derita di Etihad pada bulan Oktober 2022 silam.
Di laga ini, Manchester United berhasil membalaskan dendam mereka. Sempat tertinggal lebih dahulu, Setan Merah berhasil membalikkan keadaan menjadi 2-1.
Kemenangan di Old Trafford ini tidak terlepas dari kecemerlangan Erik Ten Hag. Manajer asal Belanda ini membuat sejumlah keputusan taktikal yang membuat Setan Merah berjaya di laga ini.
Apa saja keputusan tersebut? Simak ulasan selengkapnya di bawah ini.
Andalkan Serangan Balik

Belajar dari derby jilid pertama, Erik Ten Hag tahu bahwa ia tidak bisa mendominasi penguasaan bola melawan Manchester City. Ia tahu kualitas gelandangnya belum selevel gelandang-gelandang kelas dunia City.
Itulah mengapa Ten Hag tidak ngotot untuk memenangkan penguasaan bola di laga ini. Karena ia tahu bahwa hanya sia-sia belaka.
Itulah mengapa Ten Hag menurunkan dua gelandang bertahan di laga ini pada diri Fred dan Casemiro. Ia mengandalkan dua gelandang ini untuk merebut bola dari pemain lawan sebelum melepaskan serangan balik cepat mengandalkan kecepatan para penyerangnya.
Mainkan Shaw jadi Bek Tengah

Satu keputusan Erik Ten Hag yang cukup mengejutkan adalah memainkan Luke Shaw sebagai bek tengah di laga ini. Padahal bek tengah MU yang lainnya pada fit.
Kita tahu Shaw disulap jadi bek tengah dadakan sejak Piala Dunia berakhir. Pada saat itu Lisandro Martinez dan Harry Maguire tidak fit untuk bermain jadi Shaw dimainkan bersama Raphael Varane di tengah.
Banyak yang menyangka bahwa Lisandro Martinez akan menjadi starter di laga ini namun ternyata Shaw yang lebih dipercaya untuk jadi starter di laga ini, dan itu sebenarnya keputusan yang masuk akal.
Di derby jilid pertama di Etihad, Lisandro keteteran untuk menjaga Erling Haaland. Ia kesulitan untuk meredam sang striker sehingga Haaland mencetak hattrick di laga itu.
Itulah mengapa Shaw dimainkan jadi bek tengah di laga ini. Ia memiliki kecepatan dan kekuatan fisik yang lebih bagus daripada Martinez sehingga ia bisa meladen permainan Haaland, meski bek tengah bukan posisi asli Shaw.
Fred Matikan De Bruyne

Nama lain di starting XI MU kali ini yang membuat banyak fans MU bertanya-tanya adalah Fred. Banyak yang tidak menyangka Fred bakal jadi starter di laga ini.
Namun gelandang Brasil ini diberi tugas khusus oleh Erik Ten Hag di laga ini. Ia harus menempel ketat Kevin De Bruyne agar sang playmaker tidak bisa dengan leluasa melepaskan umpan ke para penyerang City.
Memang Fred luput ketika De Bruyne mengirimkan umpan ke Jack Grealish yang berbuah menjadi gol pertama City di laga ini. Namun secara 90 menit, Fred bisa dikatakan sukses mematikan pergerakan pemain timnas Belgia tersebut sehingga City tidak banyak mengancam gawang Setan Merah.
Kombinasi Apik Mid Block & Zonal Marking

Salah satu kecerdikan Erik Ten Hag di laga ini adalah mengandalkan kombinasi mid block dan zonal marking untuk menjaga pemain City.
Terlihat jelas di laga ini para pemain MU memasang garis pertahanan di tengah. Mereka tidak naif untuk memasang garis pertahanan yang tinggi karena mereka tahu City punya pemain-pemain yang atletis dan berkecepatan tinggi.
Di sisi lain, Ten Hag mengombinasikan taktik ini dengan zonal marking. Selain Fred, para pemain MU tidak diminta untuk menjaga pemain City satu lawan satu, sehingga ketika ada satu pemain City mendekati area pertahanan MU, minimal ada dua pemain yang mencoba untuk menghalangi pergerakannya.
Taktik ini sebenarnya cukup beresiko, karena berpotensi menciptakan ruang kosong yang bisa dieksploitasi oleh pemain City. Namun Ten Hag harus diberi kredit karena ia berhasil membuat seluruh pemain MU turut membantu pertahanan, dan langsung ada pemain yang mengisi posisi yang kosong. Alhasil City kesulitan membuat peluang di laga ini.
Mainkan High Press

Erik Ten Hag juga meminta pemainnya untuk melakukan pressing ketat di laga ini.
Sepanjang laga, para pemain City memang dominan dalam penguasaan bola. Namun mereka tidak pernah membiarkan City dengan nyaman untuk menguasai bola berlama-lama, karena ketika seorang pemain City membawa bola langsung ada pemain MU yang melakukan pressing.
Taktik ini sukses membuat aliran bola City tidak lancar di laga ini sehingga supply bola ke lini serang mereka sangat minim. Namun lagi-lagi taktik high press ini beresiko membuat pemain lebih cepat capek, namun Erik Ten Hag mampu mempersiapkan timnya dengan baik sehingga mereka konsisten melakukan pressing hingga akhir.
Jeli Masukkan Garnacho

Keputusan jeli Erik Ten Hag adalah memasukkan Alejandro Garnacho di menit 72.
Ia melihat bahwa Christian Eriksen performanya kurang oke di laga ini. Jadi ia berjudi menarik sang playmaker dan menggantikannya dengan Garnacho.
Masuknya winger muda itu benar-benar jadi pembeda di laga ini. Serangan MU di 20 menit terakhir lebih dominan di sisi kiri, dan Garnacho yang punya kecepatan kerap membuat para pemain City kerepotan.
Puncaknya terjadi ketika Garnacho mengirimkan assist yang berbuah menjadi gol Marcus Rashford yang notabene jadi gol kemenangan Setan Merah di laga ini.
Tiga Pergantian Terakhir Jitu

Kecermatan Ten Hag dalam melakukan pergantian pemain juga terlihat di tiga pergantian pemain terakhirnya.
Ketika sudah unggul 2-1, City tampil menekan. Dengan kualitas gelandang dan penyerang mereka, The Citizens punya kans yang cukup besar untuk mencetak gol penyama kedudukan.
Ten Hag di masa injury time langsung memasukkan tiga pemain sekaligus. Ia memasukkan Lisandro Martinez, Harry Maguire, dan Scott McTominay yang notabene pemain-pemain bertahan dengan kekuatan fisik yang bagus.
Ini membuat pertahanan MU jadi lebih rapat di tiga-empat menit terakhir dan mereka berhasil mengamankan kemenangan yang krusial di laga ini.
Jadwal Manchester United

Manchester United tidak bisa terlalu lama merayakan kemenangan di derby kali ini. Karena Setan Merah ditunggu dua laga krusial di pekan depan.
Setan Merah akan berhadapan dengan Crystal Palace di tengah pekan nanti pada laga tunda EPL, sebelum berhadapan dengan sang pemuncak klasemen, Arsenal di akhir pekannya.
Klasemen Premier League
Baca Juga:
- Statistik Man United vs Man City: Kali Ini Setan Merah Dominan!
- Gol Bruno Fernandes Sah Atau Tidak? Yuk Lihat Dulu Cuplikan Kemenangan MU atas Man City
- Profil Alejandro Garnacho, Wonderkid 18 Tahun yang Bantu MU Bungkam City
- Kontroversi Gol Bruno Fernandes: Marcus Rashford Offside tapi Tidak Sentuh Bola, Gol Tetap Sah?
Advertisement
Berita Terkait
-
Liga Spanyol 7 September 2026 06:30Barcelona Hancurkan Valencia, Hansi Flick Full Senyum!
-
Liga Inggris 7 September 2026 05:45Kena Comeback Arsenal, Xabi Alonso Akui Chelsea Sempat Lengah
-
Liga Inggris 7 September 2026 05:15Bekuk Chelsea, Mikel Arteta Sanjung Mental Juara Arsenal
-
Liga Italia 7 September 2026 04:34Man of the Match Juventus vs AC Milan: Francisco Conceicao
-
Liga Italia 7 September 2026 04:25Hasil Juventus vs AC Milan: Gol Telat Gatti Buyarkan Kemenangan Rossoneri!
LATEST UPDATE
-
Liga Spanyol 7 September 2026 06:30Barcelona Hancurkan Valencia, Hansi Flick Full Senyum!
-
Liga Inggris 7 September 2026 05:45Kena Comeback Arsenal, Xabi Alonso Akui Chelsea Sempat Lengah
-
Liga Inggris 7 September 2026 05:15Bekuk Chelsea, Mikel Arteta Sanjung Mental Juara Arsenal
-
Liga Italia 7 September 2026 04:34Man of the Match Juventus vs AC Milan: Francisco Conceicao
-
Liga Italia 7 September 2026 04:25Hasil Juventus vs AC Milan: Gol Telat Gatti Buyarkan Kemenangan Rossoneri!
-
Liga Inggris 7 September 2026 00:53Man of the Match Arsenal vs Chelsea: Martin Odegaard
BERITA LAINNYA
-
inggris 7 September 2026 07:00Cetak Gol Tapi MU Gagal Menang, Perasaan Benjamin Sesko Campur Aduk
-
inggris 7 September 2026 05:45Kena Comeback Arsenal, Xabi Alonso Akui Chelsea Sempat Lengah
-
inggris 7 September 2026 05:15Bekuk Chelsea, Mikel Arteta Sanjung Mental Juara Arsenal
-
inggris 7 September 2026 00:53Man of the Match Arsenal vs Chelsea: Martin Odegaard
-
inggris 7 September 2026 00:27Hasil Arsenal vs Chelsea: The Gunners Comeback dan Menang di Derby London
SOROT
-
Liputan6 7 September 2026 06:16Lima Hari TPA Putri Cempo Terbakar, Warga Keluhkan Batuk dan Sesak Napas
-
Liputan6 7 September 2026 06:00Asrama Polisi di Semarang Kebakaran, Penyebabnya Diduga Kelalaian
-
Liputan6 7 September 2026 05:47Kebakaran TPA Putri Cempo Belum Padam, Helikopter 56 Kali Water Bombing
-
Liputan6 7 September 2026 05:36Potret Abu Anak Krakatau Tutupi Jalan hingga RS di Lampung
-
Liputan6 6 September 2026 17:09Imbauan Prabowo di Tengah Erupsi Gunung Anak Krakatau
-
Liputan6 6 September 2026 14:29Anak Krakatau Erupsi, Prabowo Tekankan Keselamatan Warga
MOST VIEWED
HIGHLIGHT
Chelsea Rebut Morgan Rogers, Ini 5 Pemain yang Bis...
Gagal Dapat Michael Olise? Ini 5 Galactico Alterna...
7 Pemain Manchester United yang Wajib Bersinar di ...
8 Pemain Arsenal yang Berpotensi Dilepas untuk Dan...
5 Alternatif Lebih Murah dari Bradley Barcola yang...
Gagal Dapat Vinicius Junior? Ini 5 Winger yang Bis...
7 Transfer yang Bisa Dituntaskan Manchester United...














:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9342005/original/038123200_1788736932-IMG-20260906-WA0051.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9342003/original/039844000_1788735937-IMG-20260906-WA0054.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9342000/original/030132600_1788735268-IMG-20260906-WA0047.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9341998/original/003736900_1788734552-1001637227.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9331953/original/067793800_1787589244-IMG-20260824-WA0123.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9302220/original/068100800_1784536790-Pidato_Prabowo_di_Sidang_Kabinet.jpg)

