
Bola.net - - Pelatih Arsenal, Arsene Wenger memberikan penjelasan mengenai keputusannya memilih tiga nama bek yang tak biasa untuk tiga pos lini belakang saat melawan Stoke City.
Pada pertandingan di Bet365 Stadium itu, Wenger memang mengubah komposisi lini belakang mereka. Meski tetap menggunakan tiga bek, tak ada nama Per Mertesacker, Rob Holding hingga Laurent Koscielny pada pertandingan itu.
Alih-alih memainkan Rob Holding sebagai bek tengah kanan, Wenger memilih memainkan Shkodran Mustafi, yang di pekan pertama lawan Leicester City absen. Tiga bek pun diisi Mustafi, Nacho Monreal dan Sead Kolasinac. Keputusan itu mendapat banyak kritik, namun Wenger memberikan penjelasan.
"Kami kebobolan tiga gol pekan sebelumnya jadi saya sedikit melakukan perubahan karena Mustafi kembali dan Holding sedikit kehilangan kepercayaan diri," ujarnya.
"Di pramusim, kami melakukannya dengan baik. Saat anda kalah di pertandingan, anda kalah, tapi kami tak kalah melawan Stoke hanya karena buruknya cara bertahan kami pada bola. Saat anda melihat jumlah peluang kami dan anda tak mencetak gol, anda bisa selalu komplain soal penyerang dan pertahanan," sambungnya.
"Kami kehilangan satu pertandingan, jadi saya bisa mengerti negatifnya, tapi secara keseluruhan saya yakin bahwa ada banyak hal positif dalam permainan. Kami menciptakan banyak peluang, kami punya dominasi yang luar biasa, tapi sayangnya kami kehilangan poin," tandasnya.
Advertisement
Berita Terkait
-
Liga Inggris 31 Januari 2026 03:01 -
Liga Spanyol 30 Januari 2026 19:39Negosiasi Transfer Marcus Rashford: Barcelona Ajukan Opsi Lain ke MU
-
Liga Inggris 30 Januari 2026 17:17Arsenal Terlalu Main Aman? Gelar Premier League Bisa Menjauh!
LATEST UPDATE
-
Bola Indonesia 31 Januari 2026 04:21 -
Liga Inggris 31 Januari 2026 03:01 -
Liga Spanyol 31 Januari 2026 00:59 -
Voli 30 Januari 2026 22:47 -
Voli 30 Januari 2026 22:40 -
Otomotif 30 Januari 2026 21:16
MOST VIEWED
- Michael Carrick Kembalikan Identitas Man United, Hidupkan Aturan Warisan Sir Alex Ferguson yang Sempat Ditinggalkan Ruben Amorim
- Pelatih 'Arogan' Didikan Carlo Ancelotti Jadi Kunci Kebangkitan Man United Era Michael Carrick
- Premier League Diam-Diam Coret Legenda Man United, Ryan Giggs dari Hall of Fame
- Dilemma MU Soal Harry Maguire: Carrick Ingin Dia Bertahan, Tapi Wilcox Tidak!
HIGHLIGHT
- 9 Pemain yang Pernah Bermain untuk Inter Milan dan...
- 5 Pemain Liverpool yang Bisa Ikuti Jurgen Klopp ke...
- 5 Klub Potensial untuk Xabi Alonso Setelah Pergi d...
- 5 Kandidat Pelatih Real Madrid Musim Depan: Zidane...
- 5 Kekalahan Terburuk Real Madrid di Copa del Rey A...
- Prediksi Starting XI Chelsea di Bawah Liam Rosenio...
- 10 Pemain Premier League yang Berpotensi Pindah pa...
















:strip_icc()/kly-media-production/medias/1101201/original/038411100_1451931786-499791614.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5454810/original/007778500_1766572803-jokowi__1_.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5486892/original/056275200_1769635928-gianluca-prestianni-benfica-berebut-bola-jude-bellingham-real-madrid-liga-champions.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/4750795/original/017104800_1708660528-lulalahfah_1708488000_3307090680726527786_199618161.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5482402/original/054602000_1769182507-lula_lahfah.png)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5487881/original/098610500_1769682055-4.jpg)

