
Bola.net - Arsenal kembali menunjukkan kekuatan mereka dalam situasi bola mati di Premier League musim 2025-2026. Tim asuhan Mikel Arteta kini mencatat sejarah baru lewat efektivitas mereka dari sepak pojok.
Gol Eberechi Eze ke gawang Newcastle United menjadi penentu penting dalam laga tersebut. Sekaligus, gol itu membawa Arsenal ke puncak klasemen sementara.
Kemenangan tersebut juga mempertegas identitas permainan Arsenal yang sangat kuat dalam skema set piece. Situasi ini kembali menjadi pembeda di tengah persaingan ketat liga.
Dengan torehan tersebut, Arsenal kini tidak hanya bersaing dalam perebutan gelar. Mereka juga mencatatkan rekor baru dalam sejarah Premier League.
Rekor Baru dari Situasi Corner

Arsenal kini mencetak 17 gol dari situasi sepak pojok di Premier League musim ini. Catatan tersebut menjadi yang tertinggi sepanjang sejarah kompetisi.
Rekor sebelumnya bertahan sejak musim perdana Premier League pada 1992-1993. Oldham Athletic sempat mencatat 16 gol dari corner dalam satu musim.
Catatan tersebut kemudian disamai oleh West Bromwich Albion dan Arsenal sendiri pada musim sebelumnya. Namun kini, Arsenal berdiri sendirian di puncak.
Dengan empat laga tersisa, jumlah gol tersebut masih berpotensi bertambah. Artinya, rekor ini bisa semakin sulit untuk dikejar.
Dominasi Set Piece Era Mikel Arteta

Kekuatan Arsenal dalam situasi bola mati bukanlah kebetulan. Ini merupakan hasil dari kerja taktik dan latihan yang terstruktur.
Mikel Arteta menjadikan set piece sebagai salah satu senjata utama dalam strategi tim. Pendekatan ini terbukti efektif dalam banyak pertandingan penting.
Meski sering dikritik karena dianggap terlalu bergantung pada bola mati, data menunjukkan hal berbeda. Tim-tim elite juga memanfaatkan situasi ini secara maksimal.
Arsenal sebelumnya juga mencatat 16 gol dari corner pada musim 2023-2024. Konsistensi ini menunjukkan bahwa pola tersebut sudah menjadi bagian dari identitas tim.
Kontribusi Merata dan Efisiensi Tinggi

Gol dari situasi corner Arsenal tidak hanya datang dari satu pemain. Kontribusi tersebar di berbagai lini tim.
Jurrien Timber menjadi salah satu penyumbang terbesar dengan tiga gol langsung dari corner. Sementara Gabriel Magalhães, Mikel Merino, dan Martin Zubimendi juga mencatat kontribusi penting.
Arsenal juga diuntungkan oleh dua gol bunuh diri lawan dari situasi yang sama. Hal ini menunjukkan tekanan besar yang mereka ciptakan di kotak penalti.
Efektivitas ini berasal dari organisasi yang rapi dan eksekusi yang konsisten. Setiap peluang bola mati menjadi ancaman serius bagi lawan.
Senjata Penting dalam Perburuan Gelar

Rekor ini menjadi bukti bahwa Arsenal sangat serius dalam detail permainan. Set piece kini menjadi bagian penting dalam perebutan gelar Premier League.
Namun, pencapaian ini tidak akan berarti tanpa trofi di akhir musim. Fokus utama tetap pada gelar juara liga.
Tim-tim besar seperti Manchester City dan Manchester United juga pernah sukses lewat kekuatan bola mati. Artinya, Arsenal berada di jalur yang tepat secara historis.
Kini, tantangan terbesar Arteta adalah menjaga konsistensi hingga akhir musim. Karena rekor saja tidak cukup tanpa gelar yang menyertainya.
Sumber: The Analyst
Klasemen Premier League
Advertisement
Berita Terkait
-
Liga Inggris 31 Oktober 2026 22:39Kata-kata Michael Carrick Usai Manchester United Dihajar Chelsea
-
Liga Inggris 31 Oktober 2026 22:02Lisandro Martinez yang Konyol!
LATEST UPDATE
-
Tim Nasional 31 Oktober 2026 23:47Mimpi-mimpi Mitchell Baker: Bermain di Piala Dunia dan Premier League
-
Liga Inggris 31 Oktober 2026 22:39Kata-kata Michael Carrick Usai Manchester United Dihajar Chelsea
-
Liga Inggris 31 Oktober 2026 22:02Lisandro Martinez yang Konyol!
BERITA LAINNYA
-
inggris 31 Oktober 2026 22:39Kata-kata Michael Carrick Usai Manchester United Dihajar Chelsea
-
inggris 31 Oktober 2026 22:02Lisandro Martinez yang Konyol!
-
inggris 31 Oktober 2026 21:47Halloween untuk MU: Kalah dari Chelsea, Setan Merah Ukir Rekor Terburuk Sejak 1988!
-
inggris 31 Oktober 2026 15:06Live Streaming Man City vs Brighton: Jadwal dan Link Nonton
SOROT
-
Liputan6 31 Oktober 2026 00:27Prabowo Ingatkan Generasi Muda Jangan Malas Belajar Sejarah
-
Liputan6 30 Oktober 2026 23:40Naik Whoosh dari Cimahi, Prabowo Sapa Warga di Stasiun Halim
-
Liputan6 30 Oktober 2026 22:56Hadiah Istimewa Pramono untuk 10 Lurah Finalis Benyamin S Award
-
Liputan6 30 Oktober 2026 21:45Menteri Wihaji: Perbaiki Negara Dimulai dari Keluarga
-
Liputan6 30 Oktober 2026 20:48SMA Taruna Nusantara Kini Gratis, Prabowo Perluas Jadi 6 Kampus
MOST VIEWED
HIGHLIGHT
Chelsea Rebut Morgan Rogers, Ini 5 Pemain yang Bis...
Gagal Dapat Michael Olise? Ini 5 Galactico Alterna...
7 Pemain Manchester United yang Wajib Bersinar di ...
8 Pemain Arsenal yang Berpotensi Dilepas untuk Dan...
5 Alternatif Lebih Murah dari Bradley Barcola yang...
Gagal Dapat Vinicius Junior? Ini 5 Winger yang Bis...
7 Transfer yang Bisa Dituntaskan Manchester United...











:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5382303/original/097438400_1760576399-Chief_Executive_Officer__CEO__Danantara__Rosan_Perkasa_Roeslani_-1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9382832/original/057071200_1793012315-Prabowo_Subianto_1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9386841/original/019767400_1793378421-presidenri.go.id-30102026232744-6ae4c580aa9360.38613246-e1793377727603.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9386830/original/012264700_1793375966-IMG_1430.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9386812/original/083859800_1793371732-IMG_1252.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9386790/original/076408100_1793368092-28f33103-de2e-4df7-828d-659c9aef0269.jpg)

