
Bola.net - Final Carabao Cup akhir pekan ini menghadirkan cerita yang jauh melampaui sekadar perebutan trofi. Arsenal dan Manchester City akan berhadapan di Wembley dalam duel yang mempertemukan dua tim teratas Premier League musim ini.
Di balik laga tersebut, terselip kisah menarik antara Mikel Arteta dan Pep Guardiola. Keduanya pernah bekerja bersama di Manchester City, tetapi kini berdiri di dua sisi berbeda sebagai pelatih utama Arsenal dan City.
Bagi Arteta, final ini membawa makna khusus. Setelah hampir enam tahun tanpa trofi besar, Arsenal melihat kesempatan ini sebagai peluang untuk mengubah status mereka dari sekadar penantang menjadi juara.
Inspirasi dari Guardiola dan Trofi Pertama Manchester City

Kenangan Arteta dengan trofi ini berawal pada Februari 2018. Saat itu, Manchester City yang dilatih Pep Guardiola menjuarai Carabao Cup setelah mengalahkan Arsenal 3-0 di Wembley.
Arteta masih menjadi asisten Guardiola ketika sang pelatih mengangkat trofi tersebut. Guardiola kala itu menekankan pentingnya gelar pertama dalam membangun mental juara sebuah tim.
Dalam konferensi pers setelah pertandingan, Guardiola berkata bahwa trofi sering menjadi pemicu kesuksesan berikutnya.
“Menjuarai trofi membantu Anda memenangkan lebih banyak trofi,” kata Guardiola. “Sangat penting memenangkan yang pertama. Ini akan membantu kami di Premier League dan juga Liga Champions.”
Ucapan tersebut terbukti benar. Hanya tiga bulan setelah kemenangan di Wembley itu, Manchester City kembali mengangkat trofi Premier League.
Kini, Arteta yang menyaksikan langsung momen tersebut berharap bisa merasakan efek yang sama bersama Arsenal.
Keyakinan Arteta: Trofi Membawa Kepercayaan Diri

Menjelang final, Arteta mengakui bahwa trofi dapat memberikan dampak besar bagi mental tim. Ia bahkan menggemakan pernyataan yang pernah diucapkan mentornya delapan tahun lalu.
“Menang selalu membantu,” kata Arteta dalam konferensi pers jelang laga. “Dan memenangkan trofi tentu lebih membantu lagi. Itu memberi kepercayaan diri dan keyakinan bahwa ketika momen itu datang, Anda mampu melakukannya.”
Pandangan tersebut juga diamini oleh para pemain Arsenal. Kiper Kepa Arrizabalaga menyebut final ini sebagai peluang penting bagi timnya untuk membuka kembali lemari trofi klub.
“Bagi kami, semoga ini bisa menjadi cara untuk membuka lemari trofi kami,” kata Kepa. “Dan membuatnya tetap terbuka.”
Optimisme tersebut mencerminkan ambisi Arsenal yang merasa tim mereka kini telah dibangun untuk bersaing di berbagai kompetisi.
Enam Tahun Tanpa Trofi Besar Arsenal

Meski Arteta pernah membawa Arsenal menjuarai FA Cup pada musim 2019/2020, sejak saat itu klub London Utara tersebut belum lagi meraih trofi besar.
Arsenal memang sempat memenangkan Community Shield pada tahun yang sama dan pada 2023, tetapi trofi tersebut tidak dianggap sebagai gelar utama.
Akibatnya, Arsenal kini hampir enam tahun tanpa trofi besar. Bagi klub sebesar Arsenal, periode tersebut terasa terlalu panjang.
Bahkan, final Carabao Cup ini juga menjadi final besar pertama Arsenal sejak kemenangan FA Cup pada 2020. Untuk menemukan jeda serupa dalam sejarah klub, harus kembali ke periode antara 1980 hingga 1987.
Menariknya, kekeringan trofi saat itu juga berakhir melalui kompetisi yang sama. Pada 1987, tim asuhan George Graham mengalahkan Liverpool 2-1 di final League Cup di Wembley.
Final yang Bisa Mengubah Arah Musim Arsenal

Arteta menegaskan bahwa Arsenal tidak ingin melihat terlalu jauh ke kompetisi lain yang akan diputuskan pada akhir musim. Namun ia mengakui bahwa final ini bisa menjadi momentum penting.
Arsenal masih berpeluang meraih banyak hal musim ini, bahkan secara teoritis masih bisa memburu empat trofi sekaligus. Namun langkah pertama harus dimulai dari Wembley.
Arteta menyebut laga final sebagai salah satu momen paling menentukan bagi sebuah tim.
“Ini adalah salah satu momen penentu, karena pada akhirnya yang dihitung adalah apakah Anda memenangkan trofi atau tidak,” ujar Arteta. “Kami harus membuktikannya di lapangan.”
Beberapa pekan lalu, final ini juga diperkirakan akan memengaruhi persaingan gelar Premier League. Namun, selisih sembilan poin antara Arsenal dan Manchester City membuat dampak langsungnya terhadap perebutan titel liga sedikit berkurang.
Jadwal Pertandingan dan Live Streaming
Final Carabao Cup 2025/2026
Pertandingan: Arsenal vs Man City
Stadion: Wembley
Hari: Minggu, 22 Maret 2026
Kick-off: 23. 30 WIB
Siaran langsung TV: -
Live streaming: Vidio >>> (((KLIK DI SINI)))
Advertisement
Berita Terkait
LATEST UPDATE
-
Liga Inggris 22 Maret 2026 18:15 -
Liga Inggris 22 Maret 2026 17:45 -
Liga Spanyol 22 Maret 2026 17:36 -
Liga Inggris 22 Maret 2026 17:15 -
Liga Inggris 22 Maret 2026 16:31 -
Liga Spanyol 22 Maret 2026 16:30
MOST VIEWED
- Man United Siapkan Manuver Mengejutkan! Bayindir Jadi Tumbal Demi Gelandang Idaman Ini?
- MMan United Diam-Diam Masukkan Nathaniel Brown ke Daftar Belanja, Siap Jadi Pesaing Serius Luke Shaw?
- Prediksi Bournemouth vs Man United 21 Maret 2026
- Keputusan Kejam Mikel Arteta: Kunci Arsenal Gulingkan Man City di Final
HIGHLIGHT
- Michael Carrick Buka Sinyal Transfer, Ini 8 Winger...
- Rodrygo Masuk Daftar, Ini Starting XI Pemain yang ...
- Chelsea Terancam Jual Superstar, 5 Nama Besar yang...
- 7 Bintang Dunia yang Bisa Gabung MLS di 2026, Term...
- 5 Perebutan Transfer Panas Man Utd vs Man City: Si...
- Juara Bukan Jaminan Aman: 5 Manajer yang Dipecat S...
- 3 Alasan Malick Diouf Layak Jadi Target MU di 2026...











:strip_icc()/kly-media-production/medias/2877129/original/012648500_1565279485-BORGOL-Ridlo.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5535955/original/083552500_1774177842-1001803044.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5535954/original/045396000_1774177401-IMG-20260322-WA0071.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5529299/original/074098900_1773319247-10.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5535918/original/035233200_1774167898-tunggu_aku.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5535414/original/076171000_1774002769-IMG-20260320-WA0010.jpg)

