
Bola.net - Arsenal memasuki pekan ke-23 Premier League dengan tanda tanya besar di sektor serang. Dua hasil imbang tanpa gol di liga membuat efektivitas The Gunners dalam sorotan jelang menjamu Manchester United di Stadion Emirates, Minggu (25/1) malam WIB.
Produktivitas Arsenal dari permainan terbuka sepanjang 2026 masih jauh dari kata ideal. Mereka baru mencetak dua gol open play, dan keduanya lahir dari kaki Declan Rice, situasi yang menegaskan minimnya kontribusi gol dari lini depan.
Kondisi ini menjadi kontras dengan ambisi besar Arsenal untuk menjaga posisi di papan atas klasemen. Dalam persaingan ketat Premier League, setiap laga kandang kini bernilai krusial, terlebih saat rival seperti Manchester United datang dengan kepercayaan diri tinggi.
Mikel Arteta jelas membutuhkan respons taktis yang tepat. Bukan hanya soal hasil akhir, tetapi juga bagaimana Arsenal menemukan kembali variasi serangan untuk mengurangi tekanan yang terus menumpuk.
Ketergantungan Bola Mati dan Masalah Gol Permainan Terbuka

Salah satu pola paling mencolok dari Arsenal musim ini adalah dominasi mereka saat mencetak gol lebih dulu. Dalam 11 dari 15 kemenangan liga, gol pembuka datang dari situasi bola mati, menandakan kekuatan sekaligus ketergantungan yang berisiko.
Dengan keunggulan skor, Arsenal tampil nyaris tanpa cela. Mereka meraih 46 poin dari kemungkinan 48 poin saat unggul 1-0, menunjukkan kontrol permainan dan kedewasaan taktik yang solid ketika berada di depan.
Namun, situasi berubah ketika gol pembuka tak kunjung hadir. Arsenal membutuhkan lebih banyak solusi dari permainan terbuka untuk memecah kebuntuan, bukan semata berharap pada sepak pojok atau tendangan bebas.
Tantangan Membongkar Blok Rendah

Arsenal musim ini justru tampil paling meyakinkan saat menghadapi lawan yang bermain terbuka dan agresif. Di Liga Champions, mereka mencetak 20 gol dalam tujuh kemenangan beruntun, bukti bahwa ruang dan tempo tinggi sangat menguntungkan gaya bermain Arteta.
Sebaliknya, laga kandang Premier League sering menghadirkan lawan yang memilih pendekatan pragmatis. Blok pertahanan rendah dengan 10 hingga 11 pemain di belakang bola membuat Arsenal kesulitan menemukan ruang di antara lini.
Bahkan Manchester City pernah menerapkan pendekatan serupa di Emirates. Dalam hasil imbang 1-1, tim asuhan Pep Guardiola hanya mencatatkan penguasaan bola 32,80 persen, terendah sepanjang karier liga Guardiola.
Statistik ini konsisten sepanjang musim. Saat Arsenal mencetak minimal tiga gol, lawan mereka rata-rata menguasai bola 47,20 persen. Sebaliknya, ketika Arsenal hanya mencetak dua gol atau kurang, penguasaan bola lawan turun menjadi 40,07 persen.
Sumber: Premier League
Klasemen Premier League 2025/2026
Baca Ini Juga:
- 6 Pelajaran Duel Bournemouth vs Liverpool: Memang Layak Kalah, Masih Mau Jual Robertson? Masih Sok Cerdas Nggak Beli Bek?
- Arsenal vs Man United: Rekor Kandang, Kutukan Dua Tahun, dan Ujian Mental di Emirates
- Arsenal vs Man Utd: 4-3-3 Mikel Arteta Lawan 4-2-3-1 Michael Carrick, Siapa Bakal Menang?
- Arsenal vs Man Utd: Ujian Emirates, Statistik Tak Bersahabat Mengadang Setan Merah
- Misteri Liverpool di Awal 2026: Lima Laga Tanpa Kemenangan, Mesin The Reds Tersendat di Premier League
Advertisement
Berita Terkait
-
Editorial 12 Juni 2026 14:4110 Target Transfer Arsenal yang Patut Dipantau di Piala Dunia 2026
-
Piala Dunia 12 Juni 2026 04:58Man of the Match Meksiko vs Afrika Selatan: Julian Quinones
LATEST UPDATE
-
Piala Dunia 12 Juni 2026 23:06Jadwal Piala Dunia 2026 Hari Ini Waktu Indonesia
BERITA LAINNYA
-
inggris 12 Juni 2026 08:20Susunan Pemain Korea Selatan vs Ceko di Piala Dunia 2026
-
inggris 11 Juni 2026 17:28MU Fokus ke Pemain Ini Usai Batal Rekut Elliot Anderson
SOROT
-
Liputan6 12 Juni 2026 23:10Momen Jenderal Polisi Punguti Sampah Usai Kawal Demo
-
Liputan6 12 Juni 2026 21:56Waketum dan Sekjen PPP Dilaporkan ke Polda Metro
-
Liputan6 12 Juni 2026 21:36Massa Demo Bubar, Jalan Tosari dan Sudirman Kembali Dibuka
-
Liputan6 12 Juni 2026 21:26Kejagung Selidiki Alasan Badan Gizi Nasional Beli Ribuan Motor Listrik
-
Liputan6 12 Juni 2026 21:18Kejagung Segera Periksa Sony Sonjaya soal Pengajuan Justice Collaborator
-
Liputan6 12 Juni 2026 20:34Mendagri Minta DKPP Cegah Pelanggaran Pemilu
MOST VIEWED
Manchester United Siapkan Kejutan dengan Coba Rekrut Cristian Romero dari Tottenham
Manchester United Diam-diam Sudah Lakukan Pergerakan Untuk Dekati Fernandes
Akhir Kisah Mahal Jadon Sancho di Manchester United: Dibeli Rp1,6 Triliun Dilepas Gratis
Drama Transfer Marcus Rashford: Bayern Munchen Siap Bayar 26 Juta Pounds, Tapi Sang Pemain Cuma Mau Barcelona
HIGHLIGHT
Chelsea Era Baru: 5 Bintang yang Bisa Bersinar di ...
Masa Depan Marcus Rashford Menggantung! 5 Klub Ini...
5 Destinasi Potensial Dani Carvajal Setelah Tingga...
Ke Mana Pep Guardiola Setelah Man City? Ini 7 Kand...
Darurat Lini Depan Liverpool: 4 Opsi Pengganti Hug...
Daftar Manajer Termuda Juara Premier League, Mikel...
4 Pelatih yang Bisa Gantikan Pep Guardiola di Manc...

















:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8258021/original/049320000_1781280000-IMG_3050.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8258013/original/006737600_1781276190-e2001b80-b050-4b87-a3c6-be9e1ae6b1b6.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8258008/original/069230000_1781274988-1001368757.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7709282/original/047398800_1780509884-WhatsApp_Image_2026-06-03_at_18.47.11.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7690736/original/055187600_1780488099-7.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8258002/original/021618800_1781271287-WhatsApp_Image_2026-06-12_at_19.17.35.jpeg)
