
Bola.net - Gelandang Queens Park Rangers (QPR), Joey Barton, menilai jika mantan manajer legendaris, Alex Ferguson, tidak akan bisa hidup jika hanya menjadi seorang pelatih.
Pemain kontroversial itu kembali melontarkan komentar lugas, kali ini pada konferensi Leaders in Football yang dihelat di Stamford Bridge. Dalam kesempatan tersebut, Barton turut memberikan pandangannya seputar Sir Alex.
Sang manajer veteran itu sebelumnya telah mengundurkan diri sebagai manajer Manchester United, klub yang sudah ditanganinya selama 26 tahun. Dalam kurun waktu tersebut, Barton menilai jika Fergie takkan bisa hidup andai tidak menjadi seorang manajer.
"Kami menilai manajer, namun kami tidak menilai pelatih di negara ini. Saya tidak berada di sini untuk melecehkan Fergie. Ia adalah seorang manajer hebat, seorang ikon, puncak dari manajerial Britania," tutur Barton.
"Namun ia takkan bisa melakoni sesi menjadi pelatih untuk menyelamatkan hidupnya. Saya sudah bicara pada orang lain tentangnya, dan ia nyaris tak bisa menata cone!"
Dijelaskan oleh Barton, bahwa Sir Alex memang lebih tepat jika disebut sebagai seorang manajer, bukan pelatih. Pasalnya, diakuinya bahwa di Inggris terdapat perbedaan besar antara manajer dan pelatih. [initial]
(mtr/atg)
Pemain kontroversial itu kembali melontarkan komentar lugas, kali ini pada konferensi Leaders in Football yang dihelat di Stamford Bridge. Dalam kesempatan tersebut, Barton turut memberikan pandangannya seputar Sir Alex.
Sang manajer veteran itu sebelumnya telah mengundurkan diri sebagai manajer Manchester United, klub yang sudah ditanganinya selama 26 tahun. Dalam kurun waktu tersebut, Barton menilai jika Fergie takkan bisa hidup andai tidak menjadi seorang manajer.
"Kami menilai manajer, namun kami tidak menilai pelatih di negara ini. Saya tidak berada di sini untuk melecehkan Fergie. Ia adalah seorang manajer hebat, seorang ikon, puncak dari manajerial Britania," tutur Barton.
"Namun ia takkan bisa melakoni sesi menjadi pelatih untuk menyelamatkan hidupnya. Saya sudah bicara pada orang lain tentangnya, dan ia nyaris tak bisa menata cone!"
Dijelaskan oleh Barton, bahwa Sir Alex memang lebih tepat jika disebut sebagai seorang manajer, bukan pelatih. Pasalnya, diakuinya bahwa di Inggris terdapat perbedaan besar antara manajer dan pelatih. [initial]
Advertisement
Berita Terkait
LATEST UPDATE
-
Liga Spanyol 5 Maret 2026 23:53 -
Piala Dunia 5 Maret 2026 23:13 -
Liga Inggris 5 Maret 2026 23:03 -
Liga Spanyol 5 Maret 2026 23:00 -
Liga Inggris 5 Maret 2026 22:42 -
Bola Indonesia 5 Maret 2026 22:41
MOST VIEWED
HIGHLIGHT
- Dari Eks Chelsea hingga Barcelona: 5 Pemain yang P...
- 5 Transfer Ideal untuk Michael Carrick Jika Jadi M...
- 10 Pemain dengan Gaji Tertinggi di Premier League:...
- 6 Calon Pengganti Casemiro di Manchester United: S...
- 5 Kekalahan Terburuk Real Madrid di Copa del Rey A...
- Prediksi Starting XI Chelsea di Bawah Liam Rosenio...
- 10 Pemain Premier League yang Berpotensi Pindah pa...















:strip_icc()/kly-media-production/medias/5521350/original/092238400_1772687154-Screenshot_2026-03-05_120437.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5521888/original/007226600_1772703226-__stanbul_S__leymaniye_K__lliyesi__1_.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5519479/original/075322600_1772573997-hugo-ekitike-liverpool-ladislav-krejci-wolverhampton-wanderers-liga-utama-inggris.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5334346/original/088056600_1756713071-AP25243767094515.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5473370/original/050755600_1768435239-AP26014734397064.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5519604/original/087478500_1772588128-Franco_Mastuantono.jpg)

