
Bola.net - Bursa transfer musim panas Premier League menghadirkan fenomena menarik dari dua rivalitas klasik. Liverpool yang baru menjuarai kompetisi justru menunjukkan agresivitas tinggi dalam memperkuat skuad.
Di sisi lain, Manchester United menghadapi kesulitan signifikan dalam melakukan manuver transfer. Padahal, Setan Merah adalah pihak yang seharusnya lebih aktif setelah performa mengecewakan musim lalu.
Kondisi ini bertolak belakang dengan logika umum dunia sepakbola. Biasanya klub yang mengalami masalah akan lebih gencar melakukan pembenahan skuad di jendela transfer.
Kini justru Liverpool sebagai juara yang mendominasi aktivitas bursa transfer musim ini. Situasi paradoks ini menjadi sorotan utama media sepakbola Inggris.
Liverpool Agresif Memperkuat Skuad Juara
The Reds membuka bursa dengan tiga rekrutan berkualitas tinggi dalam investasi masif. Jeremie Frimpong (40 juta euro), Florian Wirtz (125 juta euro), dan Milos Kerkez (46,9 juta euro) menjadi pilihan utama manajemen.
Total belanja Liverpool telah menembus angka 200 juta euro lebih dalam periode transfer ini. Wirtz bahkan menjadi pemain termahal dalam sejarah klub yang menandai ambisi besar meraih dominasi berkelanjutan.
Frimpong dan Kerkez diproyeksikan sebagai pengganti strategis Trent Alexander-Arnold dan Andy Robertson. Perencanaan jangka panjang ini menunjukkan visi jelas manajemen Liverpool.
Keuntungan besar Liverpool adalah kemampuan finansial tanpa harus melepas aset utama. Kekuatan ekonomi klub dan pendapatan tinggi musim sebelumnya mendukung agresivitas transfer ini.
Manchester United, Gerak Hati-Hati di Tengah Persoalan Skuad

United merespons dengan merekrut Bryan Mbeumo dari Brentford senilai 75 juta euro. Matheus Cunha juga didatangkan seharga 74,2 juta euro untuk menambah opsi lini depan.
Diego Leon dari Paraguay menjadi investasi masa depan dengan harga 4 juta euro meski baru berusia 18 tahun. Rekrutmen ini menunjukkan strategi jangka panjang di tengah keterbatasan finansial.
Performa Mbeumo yang mencetak 20 gol dan 9 assist musim lalu membuatnya menjadi prioritas utama. United berharap kedatangannya dapat menghidupkan kembali lini serang yang lesu.
Cunha diharapkan memberikan kedalaman dan kreativitas setelah menunjukkan performa positif bersama Wolves. Namun, United menghadapi dilema beban gaji tinggi dan kebutuhan menjual pemain senior untuk menyeimbangkan keuangan.
Beda Pergerakan Transfer MU dan Liverpool
Strategi Liverpool menunjukkan pendekatan ofensif dengan keberanian mengakuisisi talenta papan atas. Mereka tidak ragu mengeluarkan dana besar bahkan saat status juara masih hangat.
United menempuh jalan berbeda karena terpaksa menghadapi realitas finansial yang rumit. Setan Merah harus melepas beberapa pemain terlebih dahulu sebelum dapat bergerak bebas di pasar transfer.
Kedua klub memang sama-sama aktif, namun latar belakang strateginya kontras. Liverpool bermain dengan spekulasi tinggi dan siap membayar mahal untuk mempertahankan kejayaan.
Sementara itu, United berusaha selektif dan efisien dalam setiap keputusan transfer. Mereka harus cerdas mengelola sumber daya terbatas sambil tetap kompetitif melawan rival-rival kuat.
Jangan sampai ketinggalan infonya
- Jual Alexander Isak Rp2,3 Triliun, Newcastle Bisa Rekrut 5 Pemain Ini untuk Transformasi Skuad!
- Marcus Rashford ke Barcelona: Keputusan Mengejutkan yang Untungkan Manchester United
- PDKT Chelsea ke Donnarumma Bikin PSG Gugup
- Skema Transfer Aneh! Liverpool Siap 'Patungan' Gaji Demi Lepas Federico Chiesa ke Atalanta
- Bryan Mbeumo Resmi Gabung Manchester United, Kapan Debutnya?
Advertisement
Berita Terkait
-
Liga Inggris 27 Januari 2026 22:50Casemiro Bidik Piala Dunia 2026, Performa di Man United Jadi Kunci
-
Liga Inggris 27 Januari 2026 21:32Arsenal Krisis Gol: Penyerang Tumpul dan Tak Mampu Cetak Gol dari Open Play
LATEST UPDATE
-
Liga Inggris 27 Januari 2026 22:50 -
Liga Spanyol 27 Januari 2026 22:17 -
Tim Nasional 27 Januari 2026 22:11 -
Liga Champions 27 Januari 2026 21:52 -
Tim Nasional 27 Januari 2026 21:38 -
Liga Inggris 27 Januari 2026 21:32
MOST VIEWED
HIGHLIGHT
- 4 Bek Tengah yang Bisa Jadi Target Chelsea di Burs...
- 5 Pemain Liverpool yang Bisa Ikuti Jurgen Klopp ke...
- 5 Klub Potensial untuk Xabi Alonso Setelah Pergi d...
- 5 Kandidat Pelatih Real Madrid Musim Depan: Zidane...
- 5 Kekalahan Terburuk Real Madrid di Copa del Rey A...
- Prediksi Starting XI Chelsea di Bawah Liam Rosenio...
- 10 Pemain Premier League yang Berpotensi Pindah pa...














:strip_icc()/kly-media-production/medias/5322252/original/039243200_1755738000-taa.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5485727/original/030145200_1769526863-IMG-20260127-WA0073.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5484783/original/018265600_1769484757-1000162338.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5485621/original/068828500_1769516121-Foto_2.png)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5392751/original/035250300_1761511473-eric_garcia_real_madrid_vs_barcelona.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5485072/original/040541400_1769494130-4.jpg)

