FOLLOW US:


Bicara Banyak Bahasa untuk Skuad Arsenal, Mikel Arteta Justru Diwanti-wanti

15-09-2020 04:00

 | Richard Andreas

Bicara Banyak Bahasa untuk Skuad Arsenal, Mikel Arteta Justru Diwanti-wanti
Manajer Arsenal Mikel Arteta mengangkat trofi Piala FA. © AP Photo

Bola.net - Mikel Arteta punya tugas ekstra untuk membangun kedekatan skuad Arsenal. Dia tidak hanya sibuk meramu taktik, Arteta pun harus terbiasa bicara dalam beberapa bahasa.

Menurut Metro, pada beberapa pertandingan terakhir Areta terdengar memberikan instruksi dalam Bahasa Spanyol dan Prancis untuk sejumlah pemain Arsenal. Tentu Bahasa Inggris tetap yang paling utama dalam tim.

Kemampuan bicara banyak bahasa ini bagus, tentu memudahkan pekerjaan Arteta. Namun, keragaman bahasa ini pun bisa jadi masalah jika dibiarkan.

Potensi bahaya ini pun disampaikan oleh Martin Keown, mantan pemain Arsenal, yang mengingat kembali bagaimana cara kerja Arsene Wenger dahulu.

Baca selengkapnya di bawah ini ya, Bolaneters!

1 dari 2

Terlalu banyak bahasa

Menurut Keown, bagus Arteta bisa bicara banyak bahasa, tapi ada risiko yang tidak bisa diremehkan. Keown tahu bahwa akan ada pemain-pemain yang merasa terpinggirkan karena tidak mengerti bahasa yang dipakai Arteta.

"Arteta bicara dalam empat sampai lima bahasa berbeda. Itu membuat saya cemas," buka Keown kepada BT Sport.

"Sebab saya ingin mendengar sebagian instruksi itu dalam bahasa Inggris jika saya adalah pemain asli Inggris."

"[Arsene] Wenger pernah berkata: 'satu bahasa, bahasa umum'," sambungnya.

2 dari 2

Harus ada bukti

Meski begitu, Keown mengakui bahwa Arteta adalah pelatih yang pandai bicara Skuad Arsenal mudah memahami instruksi Arteta, yang terbukti di lapangan.

Tak hanya itu, Arteta pun tegas bicara di depan publik perihal targetnya. Tentu dia harus membuktikannya dengan torehan di lapangan.

"Meski begitu, dia adalah komunikator fantastis dan dia pasti bisa menyampaikan pesan dengan baik," lanjut Keown.

"Dan ketika Anda banyak bicara, seperti saya sekarang, Anda harus mendapatkan hasil apik. Sebab orang-orang akan mulai berhenti mendengarkan," tutupnya.

Sumber: BT Sport