Bisa Nggak Liverpool Kejar Man City di Pucuk Klasemen EPL?

Dimas Ardi Prasetya | 15 Februari 2022 22:15
Skuad Manchester City merayakan gol Riyad Mahrez di laga versus Brentford, Kamis (10/2/2022) (c) AP Photo

Bola.net - Legenda Manchester United Rio Ferdinand merasa Liverpool tak akan bisa mengejar Manchester City di pucuk klasemen Premier League.

Manchester City dan Liverpool merupakan kandidat juara Liga Inggris pada musim ini. Demikian juga dengan Chelsea.

Namun sekarang Man City disebut jadi kandidat terkuat untuk meraih gelar juara liga 2021-22. Pasukan Josep Guardiola kini mengoleksi 63 poin dari 25 pertandingan.

Mereka unggul cukup lebar dari Liverpool yang ada di posisi kedua. The Reds saat ini mengoleksi 54 angka dari 24 pertandingan.

1 dari 3 halaman

Liverpool tak Akan Bisa Kejar Man City

Jika Liverpool bisa memenangkan satu tabungan laga yang mereka miliki, selisih poin mereka dengan Manchester City akan menjadi hanya enam angka saja. Rio Ferdinand mengatakan secara teori, The Reds masih akan bisa mengejar City.

Akan tetapi kenyataanya, Ferdinand yakin Liverpool tak akan bisa menyusul Man City di pucuk klasemen. Sebab The Citizen sekarang ini sulit untuk ditumbangkan oleh lawan-lawannya.

“Dari segi poin, ini belum berakhir, tetapi saya hanya percaya bahwa City terlihat terlalu nyaman dalam permainan mereka,” katanya dalam episode terbaru Rio Ferdinand Presents FIVE.

“City terlihat seperti mereka dalam kendali penuh sepanjang waktu," sambung Ferdinand.

"Tidak ada permainan yang kacau balau atau saat-saat di mana Anda berkata 'ya Tuhan mereka kesulitan mereka akan kalah di sini'. Mereka berada dalam kendali jelajah," klaimnya.

2 dari 3 halaman

Guardiola dan Jari Tengahnya

Rio Ferdinand kemudian membuat klaim yang sensasional. Ia mengatakan Josep Guardiola sekarang ini sedang mengejek para rivalnya di Premier League.

Sebab ia membuat Man City tampil perkasa meski tanpa mengandalkan striker di timnya. The Citizen memang tak mendatangkan bomber baru sepeninggal Sregio Aguero.

"Omong-omong, Pep Guardiola melakukan ini tanpa striker di timnya," seru Ferdinand.

"Ia pada dasarnya mengacungkan jari tengahnya ke seluruh liga dan semua media yang meragukannya di awal musim dan berkata 'dengarkan, dapatkan itu dan kami akan memenangkan liga dengan melakukannya juga'," tandas Ferdinand.

Berita Terkait

KOMENTAR

BERIKAN KOMENTAR