
Bola.net - Chelsea meraih hasil buruk pada laga melawan Everton, Sabtu (7/12/2019) malam WIB di Goodison Park. Chelsea kalah dengan skor 3-1 di mana gol ketiga terjadi karena blunder yang dilakukan Kepa Arrizabalaga.
Chelsea sudah dikejutkan Everton saat laga berjalan lima menit. Gawang The Blues dibobol Richarlison. Gol cepat yang membuat Everton menemukan rasa percaya dirinya. Namun, tidak ada gol tambahan di babak pertama.
Everton kembali menggebrak di awal babak kedua. Menit 49, Dominic Calvert-Lewin. Selang tiga menit, Chelsea mendapat momen bangkit. Matteo Kovacic mencetak gol dari sepakan jarak jauhnya.
Namun, usaha Chelsea meraih poin sirna pada menit 84. Calvert-Lewin mencetak gol ketiga Everton. Gol pemain berusia 22 tahun sekaligus membuat Chelsea tidak lagi berdaya pada sisa waktu. Chelsea pun kalah dengan kelima kalinya di Premier League.
Blunder Konyol Kepa
Gol ketiga Chelsea pantas mendapat sorotan. Sebab, gol ini terjadi dari situasi blunder. Penjaga gawang Kepa hendak memberi umpan kepada Kurt Zouma. Namun, bola terlalu jauh dan justru diserobot pemain Everton. Momen ini berujung pada gol kedua Calvert-Lewin.
"Semua gol yang terjadi berantakan. Gol pertama adalah sesuatu yang kami sadari, Richarlison dalam duel udara di dalam kotak, dan kemudian dua lainnya hanya benar-benar buruk dari pemain bertahan kami," ucap manajer Chelsea, Frank Lampard di situs resmi klub.
"Kami tampak ingin kembali bermain 2-1 dan kami tidak bisa memberikan gol seperti yang ketiga, itu konyol," tambah Lampard.
Someone said "Kepa has confidence of Neuer but the goalkeeping ability of Karius" 😂😂 pic.twitter.com/WG0X4T4C4c
— TERTIARY💛 (@tertiary_kay) December 7, 2019
Gol Kepa memang menjadi momen yang sangat menentukan. Sebelum gol itu, pemain Chelsea sempat menekan lini pertahanan Everton. Namun, kordinasi buruk di pertahanan membuyarkan harapan untuk mendapat poin dari Goodison Park.
Kalah Dalam Duel Fisik

Everton bermain sangat agresif di laga melawan Chelsea. Pasukan Duncan Ferguson mengandalkan duel-duel fisik untuk merebut bola. Everton total melepas 37 tekel sepanjang laga. Hal ini diakui Lampard tidak direspon dengan baik oleh pemain Chelsea.
"Saya pikir, dalam level kerja secara umum kita bagus tetapi pada saat-saat kontak fisik, mereka agresif, itu dapat dimengerti, dan kita harus menghadapinya. Kami tidak cukup baik untuk mengatasinya," kata Lampard.
Dua bek sayap Everton tercatat paling sering melepas tekel yakni Djibril Sidibe dan Lucas Digne. Keduanya membuat tujuh tekel. Permainan agresif kedua pemain akhirnya membuat Willian dan Christian Pulisic tidak mampu melakukan banyak manuver berbahaya.
Sumber: Chelsea
Baca Ini Juga:
- Dengan Guardiola Ataupun Klopp Sekalipun, Arsenal Dianggap Takkan Bisa Bangkit
- Manchester City Dianggap Mustahil Juara Kalau Terpeleset Lagi
- Chelsea Dibantai Everton, Kepa Banjir Olok-olok dan Sindiran
- Kunci Kemenangan Everton Lawan Chelsea: Tekel!
- Statistik Laga Everton vs Chelsea: Gawang the Blues Rawan Kebobolan
Advertisement
Berita Terkait
-
Liga Inggris 30 November 2025 08:00Chelsea vs Arsenal: 7 Alasan Mengapa The Gunners Layak Difavoritkan Menang
-
Liga Inggris 30 November 2025 06:43 -
Liga Inggris 30 November 2025 05:52Hasil Lengkap, Klasemen, Jadwal dan Top Skor Premier League 2025/2026
-
Liga Inggris 30 November 2025 03:35Haaland dan Guardiola Terlibat Perdebatan Usai Kemenangan Tipis Manchester City
-
Liga Inggris 30 November 2025 00:55
LATEST UPDATE
-
Liga Inggris 30 November 2025 08:00 -
Bola Indonesia 30 November 2025 07:57 -
Bola Indonesia 30 November 2025 07:51 -
Liga Spanyol 30 November 2025 07:00 -
Liga Inggris 30 November 2025 06:43 -
Liga Spanyol 30 November 2025 06:42
MOST VIEWED
HIGHLIGHT
- 7 Pemain dengan Jumlah Assist Terbanyak Sepanjang ...
- 10 Pemain Termuda Sepanjang Sejarah Liga Champions...
- 4 Calon Pengganti Benjamin Sesko di Manchester Uni...
- 8 Penendang Penalti Terbaik Sepanjang Masa di Prem...
- Nasib Penggawa Inter Milan Peraih Treble 2010: Dar...
- 3 Pemain Terbaik Versi Zlatan Ibrahimovic: Messi N...
- Terancam Gagal ke Piala Dunia, 6 Pemain Inggris In...















:strip_icc()/kly-media-production/medias/5427888/original/097857800_1764436105-Tim_SAR_menyeberangi_sungai_pakai_tali_untuk_selamatkan_korban_banjir.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5427859/original/058430600_1764432394-Gajah_mati_diterjang_banjir_di_Aceh.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5426787/original/071024400_1764317616-4.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5427847/original/090463000_1764428630-Warga_di_Tapteng_jarah_minimarket__2_.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5427835/original/050060200_1764426419-Warga_di_Tapteng_jarah_minimarket.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5427833/original/038316600_1764425826-Pelaku_pembunuhan_janda_di_Lampung.jpg)

