Bruno Fernandes Tiba-tiba Minta Maaf ke Legenda Liverpool, Ada Masalah Apa?

Bruno Fernandes Tiba-tiba Minta Maaf ke Legenda Liverpool, Ada Masalah Apa?
Kapten Manchester United, Bruno Fernandes usai laga melawan Brighton di Piala FA, 11 Januari 2026. (c) AP Photo/Jon Super

Bola.net - Kapten Manchester United, Bruno Fernandes, melontarkan permintaan maaf secara terbuka kepada Jamie Carragher setelah menyinggung kegagalan penalti sang legenda Inggris di Piala Dunia 2006.

Momen tersebut terjadi saat Fernandes menjadi tamu dalam acara yang dipandu Wayne Rooney. Dalam perbincangan santai itu, gelandang asal Portugal tersebut mengaku pernah merayakan kegagalan Carragher ketika masih kecil.

Ia mengingat kembali adu penalti antara Inggris dan Portugal di babak perempat final, ketika Carragher harus mengulang eksekusi penalti karena dianggap terlalu cepat mengambil tendangan. Pada percobaan kedua, bola yang ia lepaskan berhasil ditepis kiper Portugal, Ricardo, yang tampil gemilang di laga tersebut.

“Semua orang pasti ingat 2006, terutama karena momen antara Cristiano dan Wayne,” ujar Fernandes, merujuk pada insiden panas antara Cristiano Ronaldo dan Rooney dalam pertandingan tersebut.

Reaksi Rooney

Rooney kemudian menambahkan dengan nada bercanda, “Saya harus mengatakan ini, maaf, Jamie,” sambil menatap kamera. “Saya harus sedikit membalas Anda. Anda sering mengkritik saya, jadi saya bisa membalas lewat penalti itu. Jadi kalau saya gagal penalti, tolong jangan komentar apa pun.”

Seperti diketahui, laga tersebut juga diwarnai kartu merah untuk Rooney usai insiden dengan Ricardo Carvalho. Sementara itu, Ronaldo sempat menjadi sorotan karena gestur ‘kedipan mata’ yang memicu kontroversi di kalangan publik Inggris.

Portugal akhirnya melaju ke semifinal setelah menyingkirkan Inggris lewat drama adu penalti, meski langkah mereka terhenti di tangan Prancis pada fase berikutnya.

Kenangan Carragher

Di sisi lain, Carragher sendiri pernah mengenang pahitnya momen tersebut. Dalam tulisannya beberapa tahun lalu, ia mengungkap bahwa dirinya sebenarnya sangat percaya diri saat ditunjuk sebagai eksekutor penalti oleh pelatih Inggris saat itu, Sven-Goran Eriksson.

Namun, keputusan wasit Horacio Marcelo Elizondo yang meminta penalti diulang justru mengubah segalanya.

Carragher mengaku mencoba mengubah arah tendangan pada kesempatan kedua, tetapi justru gagal menaklukkan Ricardo yang membaca arah bola dengan tepat.