
Bola.net - Eks wakil Kapten Liverpool, Jamie Carragher, mengaku gagal paham dengan maksud Brendan Rodgers yang ngotot memainkan pola 4-3-3 di laga kontra Manchester United.
Rodgers memang memainkan skema 4-3-3 di laga yang dilangsungkan di Old Trafford, Sabtu (12/09) kemarin itu. Hasilnya ternyata jauh dari harapan. Liverpool ditekuk dengan skor 3-1.
Carragher pun ikut dalam gelombang protes yang ditujukan pada manajer asal Irlandia Utara tersebut. Ia menyoroti pemilihan taktik yang digunakan oleh Rodgers. Ia heran mengapa sang manajer tetap ngotot memainkan pola tersebut, padahal klubnya sedang minim amunisi di sektor winger.
"Anda berpikir tentang berapa banyak striker yang dimiliki oleh Liverpool saat ini dan mereka tak memiliki pemain sayap. Mereka hanya memiliki Jordon Ibe. Roberto Firmino bukan seorang pemain sayap dan Philippe Coutinho bermain di sisi itu pekan lalu dan ia bukan seorang pemain sayap," ketus Carragher pada Sky Sports.
"Saya tak paham dengan obsesi untuk bermain dengan pola 4-3-3 ini. Rodgers datang ke klub ini dan ingin memainkan pola 4-3-3 dan hal itu tak berhasil. Musim luar biasa (2013-2014) yang mereka jalani sebelumnya didapat dengan memainkan dua striker dan bagaimana mereka bisa sampai bermain di dalam tim tergantung pada manajer. Mereka memiliki banyak striker, tanpa ada pemain sayap, dan ia terus bermain dengan formasi 4-3-3," keluhnya. [initial]
(sky/dim)
Rodgers memang memainkan skema 4-3-3 di laga yang dilangsungkan di Old Trafford, Sabtu (12/09) kemarin itu. Hasilnya ternyata jauh dari harapan. Liverpool ditekuk dengan skor 3-1.
Carragher pun ikut dalam gelombang protes yang ditujukan pada manajer asal Irlandia Utara tersebut. Ia menyoroti pemilihan taktik yang digunakan oleh Rodgers. Ia heran mengapa sang manajer tetap ngotot memainkan pola tersebut, padahal klubnya sedang minim amunisi di sektor winger.
"Anda berpikir tentang berapa banyak striker yang dimiliki oleh Liverpool saat ini dan mereka tak memiliki pemain sayap. Mereka hanya memiliki Jordon Ibe. Roberto Firmino bukan seorang pemain sayap dan Philippe Coutinho bermain di sisi itu pekan lalu dan ia bukan seorang pemain sayap," ketus Carragher pada Sky Sports.
"Saya tak paham dengan obsesi untuk bermain dengan pola 4-3-3 ini. Rodgers datang ke klub ini dan ingin memainkan pola 4-3-3 dan hal itu tak berhasil. Musim luar biasa (2013-2014) yang mereka jalani sebelumnya didapat dengan memainkan dua striker dan bagaimana mereka bisa sampai bermain di dalam tim tergantung pada manajer. Mereka memiliki banyak striker, tanpa ada pemain sayap, dan ia terus bermain dengan formasi 4-3-3," keluhnya. [initial]
Baca Juga:
- MU Hajar Liverpool, Neville Kerjai Carragher
- Young Sebut Gol Debut Martial karena Sedikit Keberuntungan
- Video Parodi Pertarungan Gol Benteke Lawan Martial
- Usai Cetak Gol ke Liverpool, Blind Naik Lumba-Lumba
- Gerrard Sebut Rafael Benitez Pelatih Tak Berperasaan
- Roy Hodgson Berhasrat Jordon Ibe Masuk Timnas Inggris
- Ander Herrera: Saya Tak Akan Mengambil Tendangan Penalti
- Mengharukan, Inilah Surat Jose Mourinho untuk Steven Gerrard
- Rodgers Salah Mainkan Ings dan Firmino
- Daley Blind: Kami Berlatih Untuk Gol Itu
- MU Lagi-lagi Tumpas Liverpool, Herrera Girang Bukan Main
- 'Klub Fantastis', Ejekan Van Gaal untuk Liverpool
- Van Gaal: Gol Pertama MU Hasil Latihan
- Hasil Pertandingan Manchester United vs Liverpool: Skor 3-1
- Lawro: Ini Cara Agar Liverpool Bangkitkan Benteke
Advertisement
Berita Terkait
-
Liga Inggris 7 Maret 2026 22:59
LATEST UPDATE
-
Liga Inggris 8 Maret 2026 01:41 -
Liga Inggris 8 Maret 2026 01:37 -
Liga Inggris 8 Maret 2026 01:27 -
Liga Eropa Lain 8 Maret 2026 00:30 -
Liga Spanyol 8 Maret 2026 00:00 -
Liga Inggris 7 Maret 2026 23:55
MOST VIEWED
- 4 Kesalahan Fatal Michael Carrick Saat Man Utd Tumbang dari Newcastle
- Malangnya Nasib Harry Maguire: Dijatuhi Hukuman Percobaan 15 Bulan Saat Gacor di Man United
- 5 Pelajaran dari Kekalahan Mengejutkan Manchester United dari 10 Pemain Newcastle
- Jadwal Liga Inggris Pekan Ini Live di Vidio, 4-6 Maret 2026
HIGHLIGHT
- 6 Pemain Arsenal yang Kontraknya Habis pada 2027, ...
- 5 Klub MLS yang Paling Mungkin Mendatangkan Casemi...
- 10 Kiper Terhebat dalam Sejarah Premier League Men...
- 6 Calon Pengganti Casemiro di Manchester United: S...
- 5 Kekalahan Terburuk Real Madrid di Copa del Rey A...
- Prediksi Starting XI Chelsea di Bawah Liam Rosenio...
- 10 Pemain Premier League yang Berpotensi Pindah pa...













:strip_icc()/kly-media-production/medias/5524166/original/052134800_1772905097-WhatsApp_Image_2026-03-08_at_00.08.49.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5456394/original/065148700_1766853723-ryan-gravenberch-liverpool-1.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/3301784/original/052407700_1605844535-20201120-Apel-gelar-pasukan-wilayah-Kodam-jaya-IMAM-1.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5524127/original/019643400_1772893551-000_A2CE73W.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5524105/original/094063400_1772892527-___Spa_day____sebelum_terima_rapot_bulan_depan._____________-Cukup_anxious_dengan_immunotherapy_bulan_ini_.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5251070/original/032715900_1749782838-ClipDown.App_505430092_18506754997022238_8252221408962488816_n.jpg)

