Chelsea Krisis Performa: Ini 4 Hal yang Harus Diperbaiki Mumpung Jeda Internasional

Chelsea Krisis Performa: Ini 4 Hal yang Harus Diperbaiki Mumpung Jeda Internasional
Alejandro Garnacho berdebat dengan wasit dalam laga Everton vs Chelsea di Premier League 2025/2026, Minggu (22/3/2026). (c) AP Photo/Jon Super

Bola.net - Chelsea memasuki jeda internasional Maret dengan catatan buruk setelah menelan empat kekalahan beruntun. Situasi ini membuat tekanan meningkat di dalam tim dan memunculkan banyak pertanyaan terkait performa mereka.

Dalam empat laga terakhir, Chelsea kebobolan 12 gol dan tersingkir dari Liga Champions. Penurunan ini juga berdampak pada posisi mereka dalam perburuan tiket kompetisi Eropa musim depan.

Manajer Liam Rosenior kini berada dalam tekanan besar untuk segera melakukan perubahan. Jadwal menghadapi Manchester City dan Manchester United di bulan April membuat waktu pembenahan semakin sempit.

Kepercayaan Diri Robert Sanchez Harus Dipulihkan

Kepercayaan Diri Robert Sanchez Harus Dipulihkan

Robert Sanchez dibayangi Ousmane Dembele dalam laga Chelsea vs PSG di leg kedua 16 besar Liga Champions 2025/2026, Rabu (18/3/2026). (c) AP Photo/Kin Cheung

Penurunan performa Robert Sanchez menjadi salah satu masalah utama di Chelsea. Kiper asal Spanyol itu kerap melakukan kesalahan yang berdampak langsung pada hasil pertandingan.

Keputusan mencadangkannya sempat menjadi perdebatan, terutama setelah penggantinya, Filip Jorgensen, juga tampil kurang meyakinkan. Kini, Sanchez kembali mendapat kesempatan, tetapi kepercayaan dirinya terlihat belum pulih.

Pendekatan taktik juga perlu dievaluasi untuk membantu Sanchez. Pada era Enzo Maresca, kelemahan sang kiper mampu ditutupi dengan sistem permainan yang lebih terstruktur.

Adaptasi Lini Belakang yang Dilanda Cedera

Adaptasi Lini Belakang yang Dilanda Cedera

Liam Rosenior memberi instruksi pada Reece James dalam laga PSG vs Chelsea di leg pertama 16 besar Liga Champions 2025/2026, Kamis (12/3/2026). (c) AP Photo/Michel Euler

Masalah di lini pertahanan Chelsea semakin kompleks akibat badai cedera. Koordinasi antar pemain terlihat buruk dan sering kehilangan posisi saat bertahan.

Cedera yang dialami Reece James dan Trevoh Chalobah membuat opsi di lini belakang semakin terbatas. Hal ini memaksa rotasi yang belum tentu memberikan stabilitas.

Beberapa nama seperti Wesley Fofana dan Benoit Badiashile belum menunjukkan performa konsisten. Situasi ini membuat lini belakang Chelsea sulit menemukan bentuk terbaiknya.

Mencari Peran Ideal Estevao

Mencari Peran Ideal Estevao

Pelatih Chelsea Liam Rosenior berjabat tangan dengan pemain Chelsea Estevao saat diganti pada laga FA Cup/Piala FA putaran keempat antara Hull City vs Chelsea, 13 Februari 2026 (c) AP Photo/Jon Super

Kembalinya Estevao Willian menjadi kabar baik bagi lini serang Chelsea. Pemain muda asal Brasil itu memiliki kreativitas yang sangat dibutuhkan tim saat ini.

Namun, posisi terbaiknya berada di sisi kanan yang sudah ditempati Cole Palmer. Perubahan posisi bisa dilakukan, tetapi berpotensi mengganggu keseimbangan tim.

Chelsea membutuhkan solusi agar Estevao bisa dimainkan tanpa mengorbankan performa pemain lain. Perannya bisa menjadi kunci untuk meningkatkan daya serang yang saat ini terlihat tumpul.

Menemukan Kombinasi Gelandang Terbaik

Menemukan Kombinasi Gelandang Terbaik

Pemain Chelsea, Enzo Fernandez (tengah), berbicara dengan wasit Peter Banks dalam pertandingan Liga Inggris kontra Fulham, Kamis (8/1/2026). (c) AP Photo/Dave Shopland

Performa lini tengah juga belum stabil sepanjang beberapa pertandingan terakhir. Enzo Fernandez belum mampu tampil optimal dalam peran yang diberikan.

Penempatan posisi yang berubah-ubah membuat Moises Caicedo juga kesulitan menjaga konsistensi permainan. Kombinasi gelandang yang tidak tetap berdampak pada keseimbangan tim secara keseluruhan.

Beberapa opsi seperti Romeo Lavia dan Andrey Santos telah dicoba. Namun, Chelsea masih belum menemukan formula yang tepat untuk menjaga stabilitas permainan di lini tengah.

Sumber: Sports Illustrated

Klasemen