Dua Pejabat Tinggi MU Mendarat di Barcelona, Tuntaskan Transfer Frenkie De Jong?

Serafin Unus Pasi | 11 Juli 2022 22:43
CEO Manchester United, Richard Arnold (c) MUFC

Bola.net - Manchester United nampaknya tidak mau proses transfer Frenkie De Jong berlarut-larut. Dua petinggi mereka dilaporkan berada di kota Barcelona hari ini untuk menuntaskan transfer tersebut.

Sudah sebulan lebih Manchester United dikaitkan dengan Frenkie De Jong. Namun hingga saat ini usaha mereka itu masih nihil.

Rumor yang beredar belakangan malah menyebut transfer ini berpotensi batal. Karena MU dan Barcelona masih belum kunjung mencapai kata sepakat untuk transfer sang gelandang.

Dilansir Gerard Romero, proses transfer De Jong ini berpotensi lekas kelar. Karena dua petinggi MU sudah mendarat di Barcelona untuk menuntaskan transfer ini.

Simak laporan selengkapnya di bawah ini.

1 dari 4 halaman

Dua Sosok Penting

Romero melaporkan bahwa dua petinggi Manchester United terlihat di kota Barcelona. Mereka adalah sang CEO, Richard Arnold dan Direktur Olahraga mereka, John Murtough.

Selama ini Murtough selalu bergerak sendiri dalam transfer-transfer MU. Namun kehadiran Arnold di Barcelona membawa indikasi baru.

Kehadiran orang nomor satu di manajemen MU itu mengindikasikan bahwa Setan Merah ingin segera menuntaskan transfer Frenkie De Jong secepat mungkin.

2 dari 4 halaman

Pertemuan Penting

Romero melaporkan bahwa Arnold dan Murtough punya jadwal penting di Barcelona hari ini.

Mereka akan bertemu dengan wakil Presiden Barcelona, Rafa Yuste dan penasehat olahraga mereka, Jordi Cruyff. Mereka dikabarkan akan membicarakan transfer De Jong.

Pihak Barcelona dikabarkan cukup antusias dengan kedatangan kedua orang penting MU ini. Mereka berharap bisa mencapai kesepakatan untuk transfer sang gelandang.

3 dari 4 halaman

Mahar Transfer

Menurut gosip yang beredar, MU dan Barcelona sebenarnya sudah menyepakati mahar transfer De Jong. MU sepakat akan membayar 65 juta euro uang pangkal plus 20 juta euro adds on.

Namun adds on ini dikabarkan yang jadi masalah, karena kedua tim sulit menyepakati klausul untuk adds on tersebut.

Berita Terkait

KOMENTAR

BERIKAN KOMENTAR