
Bola.net - Pembelian Samuel Eto'o oleh Chelsea di bursa transfer musim panas lalu sempat dicibir oleh fans sebagai sebuah upaya panic buying. Pemain 32 tahun tersebut didatangkan menjelang deadline secara mendadak setelah klub pemilik sebelumnya, Anzhi Makhachkala, mengumumkan kebijakan cuci gudang dengan melepas para pemain mahalnya.
Kritik terhadap pemain asal Kamerun tersebut semakin kencang saat ia tampil buruk di laga-laga awalnya bersama The Blues. Ia baru memecahkan telurnya dengan mencetak gol perdana ke gawang Cardiff City, hampir tujuh pekan sejak kedatangannya di London.
Namun perlahan tapi pasti Eto'o akhirnya mampu beradaptasi dengan atmosfer sepakbola di Inggris dan mencatatkan tiga gol hanya dalam lima laga di bulan November. Cepatnya proses adaptasi yang dilakukan Eto'o menuai pujian dari eks striker Afrika Selatan, Benni McCarthy.
Pemain yang baru saja pensiun musim panas lalu tersebut memuji kemampuan Eto'o untuk bisa bangkit lagi setelah karirnya sempat 'terkubur' di Rusia.
"Banyak kenalan saya yang mengatakan bahwa jika anda bermain di Rusia, karir anda tak lama kemudian akan mati. Dalam beberapa aspek hal tersebut benar karena tempo permainan di sana tak setinggi kompetisi besar Eropa lainnya," ungkap pria 35 tahun tersebut.
"Saat Eto'o kembali ke Inggris, ia kembali harus menyesuaikan diri dengan tempo cepat khas sepakbola Eropa, karena itulah ia sempat kesulitan. Namun kini ia telah menemukan kembali performa terbaiknya, lihat saja permainannya dalam laga melawan West Ham."
Meski telah berhasil menemukan kembali permainan terbaiknya, namun Eto'o dihinggapi nasib buruk saat harus keluar lapangan akibat mengalami cedera dalam laga lawan Basel semalam (26/11). Belum dipastikan seberapa lama ia harus absen, sampai saat ini tim medis Chelsea masih melakukan pemeriksaan intensif untuk mengetahui secara detail mengenai cedera Eto'o.[initial]
Kritik terhadap pemain asal Kamerun tersebut semakin kencang saat ia tampil buruk di laga-laga awalnya bersama The Blues. Ia baru memecahkan telurnya dengan mencetak gol perdana ke gawang Cardiff City, hampir tujuh pekan sejak kedatangannya di London.
Namun perlahan tapi pasti Eto'o akhirnya mampu beradaptasi dengan atmosfer sepakbola di Inggris dan mencatatkan tiga gol hanya dalam lima laga di bulan November. Cepatnya proses adaptasi yang dilakukan Eto'o menuai pujian dari eks striker Afrika Selatan, Benni McCarthy.
Pemain yang baru saja pensiun musim panas lalu tersebut memuji kemampuan Eto'o untuk bisa bangkit lagi setelah karirnya sempat 'terkubur' di Rusia.
"Banyak kenalan saya yang mengatakan bahwa jika anda bermain di Rusia, karir anda tak lama kemudian akan mati. Dalam beberapa aspek hal tersebut benar karena tempo permainan di sana tak setinggi kompetisi besar Eropa lainnya," ungkap pria 35 tahun tersebut.
"Saat Eto'o kembali ke Inggris, ia kembali harus menyesuaikan diri dengan tempo cepat khas sepakbola Eropa, karena itulah ia sempat kesulitan. Namun kini ia telah menemukan kembali performa terbaiknya, lihat saja permainannya dalam laga melawan West Ham."
Meski telah berhasil menemukan kembali permainan terbaiknya, namun Eto'o dihinggapi nasib buruk saat harus keluar lapangan akibat mengalami cedera dalam laga lawan Basel semalam (26/11). Belum dipastikan seberapa lama ia harus absen, sampai saat ini tim medis Chelsea masih melakukan pemeriksaan intensif untuk mengetahui secara detail mengenai cedera Eto'o.[initial]
(sdn/mri)
Advertisement
Berita Terkait
-
Liga Inggris 20 Januari 2026 10:40Bersama Michael Carrick, MU Diyakino Sanggup Tembus Liga Champions
-
Liga Inggris 20 Januari 2026 10:21Gelandang Barcelona Ini Bakal Jadi Suksesor Casemiro di Manchester United?
LATEST UPDATE
-
Liga Champions 20 Januari 2026 12:11 -
Liga Inggris 20 Januari 2026 12:09 -
Liga Champions 20 Januari 2026 12:06 -
Liga Champions 20 Januari 2026 11:57 -
Bulu Tangkis 20 Januari 2026 11:57 -
Otomotif 20 Januari 2026 11:31
MOST VIEWED
- Hasil Lengkap, Klasemen, Jadwal dan Top Skor Premier League 2025/2026
- Michael Carrick Lakukan Hal yang Gagal Diberikan Ruben Amorim di Manchester United
- 4 Kesalahan Besar Ruben Amorim di Manchester United yang Sukses Diperbaiki Michael Carrick: Hasilnya Langsung Terlihat Nyata
- Manifestasi Nyata 'DNA Manchester United': Bagaimana Michael Carrick Menjinakkan Pep Guardiola di Old Trafford
HIGHLIGHT
- 8 Mantan Anak Buah Ole Gunnar Solskjaer yang Masih...
- 8 Pemain Strasbourg yang Wajib Dipertimbangkan Che...
- Peringkat 9 Manajer Manchester United Setelah Sir ...
- 4 Mantan Bintang Man United yang Pernah Jadi Pelat...
- 4 Pemain Gratis yang Bisa Direkrut Manchester Unit...
- Prediksi Starting XI Chelsea di Bawah Liam Rosenio...
- 10 Pemain Premier League yang Berpotensi Pindah pa...
















:strip_icc()/kly-media-production/medias/4061092/original/058359700_1655899340-000_VX36W.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5477761/original/063430600_1768881855-Bupati_Sudewo_Ditangkap_KPK.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5477579/original/019190600_1768874094-000_33XE89E.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5477532/original/063564500_1768839718-2.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5477583/original/075647800_1768874796-IMG_5918.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5477549/original/015844900_1768861847-IMG-20260120-WA0007.jpg)

