FOLLOW US:


Gabriel Jesus Frustrasi Hanya Jadi Striker Pelapis di Man City

16-04-2019 00:11
Gabriel Jesus Frustrasi Hanya Jadi Striker Pelapis di Man City
Gabriel Jesus © AP Photo

Bola.net - Striker Manchester City, Gabriel Jesus mengakui bahwa dirinya merasa frustrasi hanya berstatus sebagai striker pelapis bagi Sergio Aguero di skuat asuhan Pep Guardiola.

Jesus digaet City dari Palmeiras pada musim panas 2016 silam, dan ia baru bergabung dengan skuat The Citizens mulai Januari 2017 lalu. Namun kehadirannya belum mampu menggoyahkan Aguero dari pos striker utama City.

Meski demikian, Jesus kerap menunjukkan penampilan impresif ketika dipercaya tampil. Catatan gol pemain asal Brasil itu pun bisa dibilang tak terlalu mengecewakan.

1 dari 2

Berpikir Positif

Musim ini Jesus tercatat sudah mencetak 17 gol di semua kompetisi, termasuk satu golnya ke gawang Crystal Palace akhir pekan kemarin. Jesus pun menyatakan bahwa ia selalu mencoba berpikir positif dengan situasinya saat ini.

"Saya ingin bermain, saya selalu ingin bermain. Tentu saja [menjadi pelapis] membuat saya frustrasi tapi dari sisi positif, itu membuat saya ingin berlatih dan bekerja keras," ujar Jesus kepada ESPN.

"Ketika saya bermain, saya ingin membantu tim sebaik yang saya bisa. Saya selalu menegaskan bahwa saya selalu ingin bersama tim," tambahnya.

"Jika saya baru bermain di babak kedua, saya masih cukup senang bisa bermain dan memberikan bantuan. [Melawan Palace] Saya masuk, saya sedikit membantu dan saya sangat senang dengan hal tersebut," ucapnya.

2 dari 2

Gol Penting

Gol Jesus ke gawang Palace sangat penting karena saat itu tuan rumah memiliki momentum untuk menyamakan kedudukan usai sempat memperkecil ketinggalan lewat gol Luka Milivojevic. City pun akhirnya sukses menang 3-1 sekaligus memelihara peluang juara.

"Saya senang bisa masuk dan membantu tum saya dengan mencetak gol. Sayangnya, gol mereka tercipta dari kehilangan bola di lini tengah. Saya senang dengan kemenangan dan performa tim," tutur Jesus.

"Para pemain tampil hebat di lapangan, menghentikan serangan balik mereka. Mereka memiliki para pemain bagus yang sangat cepat. Kami mampu mengontrol bola dan menciptakan peluang," tukasnya.