
Bola.net - Tottenham kini berada dalam situasi genting setelah performa buruk sepanjang musim membuat mereka terancam degradasi. Klub asal London Utara itu menunjuk Roberto De Zerbi sebagai pelatih anyar untuk membalikkan keadaan dalam waktu singkat.
Penunjukan ini menjadi perjudian besar mengingat sisa musim hanya menyisakan tujuh pertandingan. Spurs harus segera menemukan solusi agar tidak terlempar ke Championship untuk pertama kalinya sejak 1977.
Sepanjang musim, Tottenham dianggap terlalu kuat untuk terdegradasi, tetapi kenyataan di lapangan berkata sebaliknya. Jarak poin yang sempat aman kini menipis drastis hingga hanya tersisa satu poin dari zona merah.
Kini, semua harapan bertumpu pada kemampuan De Zerbi dalam mentransformasikan tim. Pertanyaan besarnya adalah apakah gaya bermainnya bisa diterapkan dengan cepat di tengah tekanan besar.
Gaya Bermain De Zerbi dan Tantangan Adaptasi

Roberto De Zerbi dikenal dengan filosofi permainan berbasis penguasaan bola yang tinggi. Ia menekankan build-up dari belakang dengan operan pendek dan kesabaran dalam mengalirkan bola.
Pendekatan ini sangat berbeda dengan gaya Tottenham musim ini yang lebih langsung dan mengandalkan bola panjang. Perubahan drastis ini menjadi tantangan utama bagi para pemain Spurs.
Dalam situasi normal, adaptasi taktik seperti ini membutuhkan waktu yang cukup panjang. Namun Tottenham tidak memiliki kemewahan waktu karena hasil harus datang secepat mungkin.
Para pemain dipaksa belajar sambil bertanding, sesuatu yang berisiko tinggi dalam situasi tekanan degradasi. Jika gagal beradaptasi cepat, konsekuensinya bisa sangat fatal bagi klub.
Perbandingan dengan Brighton dan Risiko Taktik

Saat menangani Brighton, De Zerbi sukses mengubah tim menjadi salah satu yang paling atraktif di Premier League. Mereka bermain dengan keberanian tinggi, bahkan dari area pertahanan sendiri.
Namun gaya tersebut juga membawa risiko besar karena sering memicu kesalahan di area berbahaya. Brighton kerap kehilangan bola di dekat gawang sendiri akibat pendekatan berisiko tersebut.
Meski begitu, pendekatan De Zerbi terbukti efektif dalam menciptakan peluang dan mencetak gol. Timnya bahkan mencatat rangkaian panjang selalu mencetak gol dalam banyak pertandingan.
Di sisi lain, kelemahan dalam bertahan juga terlihat jelas karena mereka sering kebobolan. Pola ini bisa menjadi pedang bermata dua bagi Tottenham dalam situasi kritis.
Kondisi Tottenham dan Kebutuhan Hasil Instan

Tottenham saat ini jauh dari identitas permainan De Zerbi. Mereka lebih sering bermain defensif dengan penguasaan bola rendah dan mengandalkan bola mati.
Statistik menunjukkan Spurs kesulitan menciptakan peluang dari permainan terbuka. Hal ini membuat perubahan gaya menjadi kebutuhan sekaligus risiko besar.
Selain itu, tim juga kurang efektif dalam membangun serangan dari lini belakang. Minimnya progresi bola menjadi salah satu masalah utama sepanjang musim.
Dengan kondisi ini, De Zerbi harus menemukan keseimbangan antara idealisme dan kebutuhan hasil instan. Fokus utama bukan lagi estetika permainan, melainkan kemenangan.
Peluang Bertahan dan Faktor Penentu

Meski situasi terlihat sulit, Tottenham masih memiliki peluang untuk bertahan di Premier League. Kualitas individu dalam skuad masih cukup untuk bersaing di level tertinggi.
Kembalinya beberapa pemain dari cedera juga bisa menjadi dorongan tambahan. Hal ini memberi De Zerbi opsi lebih luas dalam meracik strategi.
Namun tekanan psikologis akan menjadi faktor penting dalam tujuh laga tersisa. Tim harus mampu menjaga mental di tengah situasi yang tidak menentu.
Jika De Zerbi mampu menggabungkan taktiknya dengan pendekatan pragmatis, peluang bertahan tetap terbuka. Sebaliknya, kegagalan beradaptasi bisa membuat musim ini berakhir dengan bencana.
Sumber: The Analyst
Klasemen Premier League
Advertisement
Berita Terkait
-
Liga Spanyol 24 September 2026 20:29Barcelona Bakal Jual Jules Kounde ke Manchester United?
-
Bulu Tangkis 24 September 2026 20:06Badminton Beregu Putra Menangkan Medali Emas Pertama Indonesia di Asian Games 2026
-
Piala Eropa 24 September 2026 17:49Zinedine Zidane Panggil Pemain MU ini ke Timnas Senior Prancis
-
Olahraga Lain-Lain 24 September 2026 17:18Cabor Menembak Tambah Medali Perak Tim Indonesia di Asian Games 2026
-
Liga Spanyol 24 September 2026 17:07Bintang Timnas Portugal ini Dukung Lamine Yamal Menangkan Ballon d'Or 2026
LATEST UPDATE
-
Liga Italia 25 September 2026 00:17Jalan Juventus Mendapatkan Alisson Becker Makin Lapang
-
Voli 24 September 2026 22:33Target Timnas Voli Putra Indonesia di Asian Games 2026: Medali Perunggu
-
Tim Nasional 24 September 2026 20:48Link Siaran FIFA ASEAN Cup 2026: Timnas Indonesia vs Singapura
BERITA LAINNYA
-
inggris 24 September 2026 16:00Diincar MU, Bintang Crystal Palace Ini Siap untuk Geser ke Old Trafford?
-
inggris 24 September 2026 15:00Kabar Baik MU! Amad Diallo Segera Comeback!
-
inggris 24 September 2026 14:00Saran untuk Carrick: Kembalikan Cunha ke Kiri, Biar Rashford yang Jadi Striker!
-
inggris 23 September 2026 22:28Bukan Pepesan Kosong, MU Mulai Jalin Komunikasi dengan Antonio Conte
-
inggris 23 September 2026 22:03Diminati Juventus, Arsenal Menolak Lepas Noni Madueke
-
inggris 23 September 2026 21:53Sempat Tertunda, MU Segera Mulai Pembangunan 'New Trafford'
SOROT
-
Liputan6 25 September 2026 00:49
Momen Prabowo Beri Selamat Tim Bulu Tangkis Indonesia Raih Emas
-
Liputan6 24 September 2026 20:16Prabowo Bentuk Lembaga Baru untuk Cegah Kebakaran Hutan
-
Liputan6 24 September 2026 19:50Perpres Koperasi Desa Segera Disosialisasikan Setelah Diteken Prabowo
-
Liputan6 24 September 2026 19:39Dugaan Kekerasan Siswa Sekolah Islam di Bekasi, Polisi Turun Tangan
-
Liputan6 24 September 2026 18:17Hotspot di Riau Nol, Menhut Waspadai Lonjakan Kebakaran Hutan di Kalimantan
-
Liputan6 24 September 2026 18:02Ada Simulator Golf, Gym hingga Kolam Renang di Lapas Cibinong
MOST VIEWED
HIGHLIGHT
Chelsea Rebut Morgan Rogers, Ini 5 Pemain yang Bis...
Gagal Dapat Michael Olise? Ini 5 Galactico Alterna...
7 Pemain Manchester United yang Wajib Bersinar di ...
8 Pemain Arsenal yang Berpotensi Dilepas untuk Dan...
5 Alternatif Lebih Murah dari Bradley Barcola yang...
Gagal Dapat Vinicius Junior? Ini 5 Winger yang Bis...
7 Transfer yang Bisa Dituntaskan Manchester United...

















:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9357543/original/088626600_1790255772-IMG_8795.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/6292342/original/077192000_1779166940-1000322202.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4787049/original/045345800_1711578661-penganiayaan.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5590630/original/062506000_1778146743-fd3f2bdd-27fe-4ded-904c-7608f5bd15d8.jpeg.webp)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9357393/original/011247200_1790244798-ChatGPT_Image_Sep_24__2026__04_53_14_PM.jpg)

