FOLLOW US:


Gundogan: Guardiola Tak Paksakan Filosofinya di Man City

22-03-2017 04:02

 | Josep Guardiola

Gundogan: Guardiola Tak Paksakan Filosofinya di Man City
Josep Guardiola © EPL

Bola.net - Membicarakan taktik yang diterapkan Josep Guardiola di Manchester City, Ilkay Gundogan mengungkapkan pelatih asal Spanyol tersebut tak memaksakan pemainnya untuk melaksanakan filosofinya seperti yang pernah diterapkan di Barcelona atau di Bayern Munchen.

Di Barcelona, Guardiola terkenal dengan konsep 'tiki-taka'. Cara tersebut terbukti sukses di liga Spanyol dan ia pernah mengantarkan timnya menjadi juara La Liga tiga kali dan dua kali juara Liga Champions.

Gaya bermain seperti di Barcelona kembali diterapkan ketika melatih Bayern Munchen. Meskipun sedikit berbeda, namun tetap menekankan pada penguasaan bola dengan umpan-umpan pendek untuk menekan lawan.

Di awal musimnya di Manchester City, Guardiola mencoba menerapkan sistem yang sama dengan sebelumnya. Namun penerapan konsep tersebut belum sepenuhnya berjalan, bahkan Guardiola kerap menemui hasil kurang maksimal.

Ilkay Gundogan.

Terkadang Guardiola mendapat kritik karena dinilai terlalu memaksakan filosofinya di Inggris. Lantas, Gundogan membantah jika Guardiola terlalu memaksakan sistemnya tersebut di City. Ia mengungkapkan cara bermain timnya tergantung pada lawan yang dihadapi.

"Tergantung pada situasi dan juga lawan yang dihadapi. Jika kami bertahan dan kehilangan bola, kami hanya perlu kembali pada posisi semula dan bertahan. Itulah yang Anda lakukan dari waktu ke waktu," kata Gundogan pada NBC.

"Jika kami menyerang dan semua pemain maju ke depan, kami melakukan tekanan dan berusaha mendapatkan bola kembali secepat mungkin."

"Lebih baik memenangkan bola di area ini daripada di area sendiri karena membuat lebih mudah mencetak gol," paparnya.

Manchester City sendiri sekarang berada di peringkat tiga klasemen Premier League. Kesempatan City menjadi juara liga masih cukup sulit karena sudah terpaut 12 poin dari Chelsea yang mendominasi peringkat pertama hingga 10 laga tersisa.

Harapan Manchester City juara Liga Champions juga sudah sirna karena telah tersingkir di babak 16 besar setelah kalah dari AS Monaco. Kekalahan ini membuat Guardiola pertama kalinya gagal membawa timnya melaju ke semi final di kompetisi Eropa tersebut.

Satu-satunya harapan juara bagi Man City adalah di kompetisi FA Cup. Pada babak semi final nanti, pasukan The Citizens akan bertemu dengan Arsenal.