
Bola.net - Southampton menciptakan kejutan besar di babak perempat final Piala FA usai menyingkirkan Arsenal lewat penampilan penuh semangat di St Mary’s, Minggu (5/4/2026) dini hari WIB. Tim berjuluk The Saints itu seperti mengulang aura kejayaan 1976, sekaligus memutus catatan impresif Arsenal yang tak terkalahkan dalam 14 laga tandang di semua ajang.
Hasil ini memastikan Southampton melangkah ke semifinal dan mengamankan tiket ke Wembley. Eckert pun mencatatkan rekor sebagai pelatih ketiga yang mampu memenangi empat laga awalnya di Piala FA bersama Southampton, menyamai pencapaian George Goss (1925) dan Alan Pardew (2009/10).
Di sisi lain, Arsenal harus kembali menelan pil pahit. Dalam waktu singkat, peluang meraih trofi kembali sirna, sekaligus menambah tekanan bagi Arteta dan skuadnya dalam menghadapi sisa musim.
Babak Pertama Southampton vs Arsenal

Bagi Mikel Arteta, pertandingan ini menjadi ajang pembuktian setelah hampir dua pekan mengevaluasi kekalahan di final Carabao Cup dari Manchester City. The Gunners mengalihkan fokus ke kompetisi yang pernah memberinya trofi besar di era kepelatihannya. Dengan ambisi meraih tiga gelar, Arsenal langsung tampil agresif sejak menit awal.
Sejumlah peluang tercipta lewat Max Dowman dan Gabriel Martinelli. Namun, usaha Martinelli berhasil dihentikan blok penting Taylor Harwood-Bellis. Di sisi lain, Southampton juga memberikan ancaman. Léo Scienza sempat berada dalam posisi satu lawan satu, tetapi gagal menaklukkan Cristhian Mosquera.
Tekanan Arsenal semakin meningkat. Martin Odegaard memaksa Daniel Peretz melakukan penyelamatan krusial, sebelum kembali melewatkan peluang emas dari jarak dekat. Namun, dominasi tersebut justru menjadi bumerang.
Southampton berhasil memecah kebuntuan melalui skema serangan balik cepat. Umpan panjang James Bree sukses melewati Ben White dan disambut penyelesaian tenang Ross Stewart yang membawa tuan rumah unggul.
Babak Kedua Southampton vs Arsenal

Arsenal mencoba bangkit di babak kedua. Dowman kembali menciptakan peluang, tetapi digagalkan Ryan Manning. Kesalahan di lini belakang hampir memperburuk keadaan ketika Gabriel Magalhães kehilangan bola yang dimanfaatkan Tom Fellows, meski eksekusinya melenceng.
Southampton nyaris menambah keunggulan lewat aksi individu Scienza yang membentur mistar gawang. Situasi itu justru menjadi momentum kebangkitan Arsenal.
Masuk dari bangku cadangan, Viktor Gyökeres langsung memberikan pengaruh. Ia mencetak gol penyeimbang setelah memanfaatkan umpan tarik Kai Havertz yang diawali terobosan dari Gabriel.
Usai gol tersebut, Arsenal tampak semakin percaya diri. Dowman kembali mengancam melalui tembakan keras yang mampu ditepis Peretz, sementara Martinelli belum mampu memaksimalkan peluang dari situasi bola mati.
Namun, efektivitas Southampton kembali menjadi pembeda. Serangan cepat yang dibangun Fellows diakhiri dengan umpan matang kepada pemain pengganti Shea Charles, yang dengan tenang menaklukkan Kepa Arrizabalaga lewat sepakan yang sempat mengenai tiang sebelum masuk ke gawang.
Enam menit waktu tambahan berlangsung menegangkan bagi tuan rumah. Meski terus ditekan, pasukan Tonda Eckert mampu menjaga keunggulan hingga peluit panjang dibunyikan.
Statistik Southampton vs Arsenal

Goals: 2-1
Total Shots: 8-23
Shots on Target: 4-7
Posession: 36%-64%
Fouls: 9-11
Offsides: 0-0
Susunan Pemain Southampton vs Arsenal

Southampton: Daniel Peretz; James Bree, Nathan Wood, Taylor Harwood-Bellis, Ryan Manning; Caspar Jander, Cameron Bragg; Leo Scienza, Finn Azaz, Tom Fellows; Ross Stewart.
Pelatih: Tonda Eckert.
Arsenal: Kepa Arrizabalaga; Ben White, Cristhian Mosquera, Gabriel, Myles Lewis-Skelly; Christian Norgaard, Martin Odegaard, Kai Havertz; Max Dowman, Gabriel Jesus, Gabriel Martinelli.
Pelatih: Mikel Arteta.
Advertisement
Berita Terkait
LATEST UPDATE
-
Otomotif 5 April 2026 09:29 -
Bola Dunia Lainnya 5 April 2026 09:22 -
Otomotif 5 April 2026 09:20 -
Liga Spanyol 5 April 2026 09:15 -
Voli 5 April 2026 08:56 -
Voli 5 April 2026 08:46
MOST VIEWED
- Chelsea Resmi Coret Enzo Fernandez Jelang Lawan Port Vale, Imbas Pernyataan Kontroversial soal Real Madrid
- Kepingan Puzzle Carrick: Denzel Dumfries Jadi Kunci Rotasi Sayap Manchester United?
- Manchester United Kini Punya Calon Kiper Terbaik Dunia, Namanya Senne Lammens
- Tonali dan Anderson Kemahalan, MU Lirik Gelandang Asal Brasil Ini?
HIGHLIGHT
- 6 Pencetak Gol Termuda Premier League: Dari Magis ...
- 5 Wonderkid Italia yang Bisa Selamatkan Azzurri da...
- 10 Rekor Liga Champions yang Mungkin Tak Akan Pern...
- 5 Pemain Gratis yang Bisa Direkrut Manchester Unit...
- 5 Pemain yang Pernah Membela Galatasaray dan Liver...
- 4 Pemain yang Pernah Membela Arsenal dan Bayer Lev...
- 3 Alasan Malick Diouf Layak Jadi Target MU di 2026...
















:strip_icc()/kly-media-production/medias/3017478/original/046853000_1578564285-20200109-Waspadai-Gelombang-Tinggi-dan-Banjir-Rob-IMAM-5.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5538673/original/073262100_1774572336-MPL_ID_S17_02.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5546504/original/053466800_1775310466-7.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/4019602/original/055672200_1652264923-polri_3.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5546445/original/031542400_1775302089-WhatsApp_Image_2026-04-04_at_18.23.24.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/4706409/original/091051700_1704368320-20240104-Cuaca_Ekstrim-ANG_5.jpg)
