Jadi Kasus Hukum di Swiss, Granit Xhaka Mengaku Pakai Sertifikat Vaksin Covid-19 Palsu

Jadi Kasus Hukum di Swiss, Granit Xhaka Mengaku Pakai Sertifikat Vaksin Covid-19 Palsu
Pemain Swiss, Granit Xhaka bertepuk tangan seusai pertandingan melawan Bosnia dan Herzegovina di Piala Dunia 2026, Kamis (18/6/2026). (c) AP Photo/Gregory Bull

Bola.net - Granit Xhaka tengah menghadapi penyelidikan di negara asalnya, Swiss. Gelandang yang kini membela Sunderland tersebut mengakui pernah memperoleh sertifikat vaksinasi Covid-19 palsu.

Xhaka diselidiki Kantor Kejaksaan Kanton Lucerne terkait dugaan perolehan sertifikat vaksinasi secara curang. Sertifikat itu diduga diperoleh dari seorang dokter yang praktiknya digeledah polisi pada 2023.

Dokter tersebut diduga menerbitkan sertifikat vaksinasi palsu bagi sejumlah klien tanpa memberikan vaksin. Xhaka kini telah memberikan penjelasan mengenai keputusannya tersebut.

Ia mengaku saat itu memiliki keraguan dan kekhawatiran serius terhadap vaksin Covid-19. Xhaka juga menyadari bahwa dirinya memilih jalur yang tidak semestinya untuk mengatasi ketakutannya.

Xhaka Akui Dapat Sertifikat Palsu

Xhaka Akui Dapat Sertifikat Palsu

Pemain Sunderland Granit Xhaka (kiri) berebut bola dengan pemain Arsenal Declan Rice dalam pertandingan Premier League, Minggu (13/9/2026). (c) AP Photo/Ian Hodgson

Xhaka menjelaskan bahwa keputusan tersebut diambil ketika dirinya berada dalam kondisi emosional yang kacau. Ia memilih mendapatkan sertifikat vaksinasi daripada mencari jawaban melalui jalur yang semestinya.

"Terkait vaksinasi Covid-19, saat itu saya pribadi merasa sangat ragu dan memiliki kekhawatiran yang serius. Saya merasa sangat tidak percaya pada vaksin tersebut serta diliputi rasa takut dan ketidakpastian," tulis Xhaka di media sosial.

Xhaka kemudian mengakui bahwa tindakannya tersebut bukan cara yang tepat untuk menghadapi keraguannya. Pengakuan itu disampaikan ketika proses penyelidikan terhadap kasus tersebut sedang berlangsung.

"Dalam kondisi emosional yang kacau itu, saya memilih untuk mendapatkan sertifikat vaksinasi alih-alih mencari jawaban atas pertanyaan-pertanyaan saya melalui jalur yang semestinya," sambung Xhaka.

Pertandingan Selanjutnya
Premier League Premier League | 10 Oktober 2026
Sunderland Sunderland
21:00 WIB
Brighton Brighton

Kejaksaan Lucerne Lakukan Penyelidikan

Kejaksaan Lucerne Lakukan Penyelidikan

Pemain Bosnia Ermedin Demirovic (tengah) berebut bola dengan pemain Swiss Granit Xhaka (kanan) saat laga Grup B Piala Dunia 2026 antara Swiss vs Bosnia di Inglewood, Calif., dekat Los Angeles, Kamis, 18 Juni 2026 (c) AP Photo/Gregory Bull

Juru bicara Kantor Kejaksaan Kanton Lucerne, Simon Kopp, membenarkan kepada Blick bahwa Xhaka sedang diselidiki. Otoritas Swiss ingin memastikan apakah terdapat unsur pidana dalam kasus tersebut.

"Tujuannya adalah untuk memastikan apakah terdapat tindakan yang relevan secara hukum pidana terkait dugaan perolehan sertifikat palsu secara curang dan/atau pemalsuan dokumen," ujarnya.

Penyelidikan tersebut juga berkaitan dengan dokter yang diduga menerbitkan sertifikat palsu untuk sejumlah klien. Praktiknya telah digeledah polisi pada 2023.

Xhaka merupakan pemegang rekor penampilan bersama Timnas Swiss dengan 152 laga. Ia juga pernah tujuh tahun memperkuat Arsenal sebelum pindah ke Bayer Leverkusen pada 2023.

Sumber: The Mirror