
Bola.net - Jose Mourinho mengaku masih sulit mempercayai keputusan Tottenham Hotspur yang memecatnya hanya enam hari sebelum final Piala Liga Inggris 2021. Pelatih asal Portugal itu menilai keputusan tersebut sangat mengejutkan mengingat tim sedang bersiap menghadapi laga perebutan trofi.
Mourinho ditunjuk sebagai pelatih Tottenham pada November 2019 menggantikan Mauricio Pochettino. Saat itu, ia diharapkan mampu mengakhiri puasa gelar yang telah berlangsung sejak Piala Liga Inggris 2008.
Selama menangani Tottenham, Mourinho mencatatkan 44 kemenangan dari 86 pertandingan. Timnya juga mencetak 166 gol dan kebobolan 103 gol sepanjang masa kepemimpinannya.
Namun, kebersamaan itu berakhir secara mendadak menjelang final melawan Manchester City. Tottenham kemudian menunjuk Ryan Mason sebagai pelatih sementara, tetapi akhirnya kalah 0-1 di Wembley.
Mourinho Mengaku Sangat Terkejut dengan Pemecatannya

Mourinho mengatakan dirinya benar-benar tidak menyangka akan diberhentikan tepat sebelum pertandingan final. Menurutnya, seluruh fokus saat itu sudah diarahkan untuk membawa Tottenham meraih trofi.
Ia juga mengingat situasi final yang digelar saat pandemi Covid-19 sehingga stadion tidak dipenuhi penonton. Meski begitu, baginya pertandingan tersebut tetap memiliki arti yang sangat besar.
"Saya benar-benar tidak percaya. Saya tahu final itu dimainkan di Wembley yang hampir kosong . Manchester City hanya memiliki beberapa ribu suporter, begitu juga Tottenham," ujar Mourinho di siniar Beast Mode On.
"Memang Wembley saat itu tidak menghadirkan atmosfer seperti biasanya. Namun, bagaimanapun juga itu tetap sebuah pertandingan final," kata Mourinho.
Final Sangat Berarti bagi Mourinho dan Para Pemain

Mourinho menilai kesempatan tampil di final sangat penting bagi Tottenham yang saat itu belum meraih trofi selama bertahun-tahun. Ia juga menyinggung sejumlah pemain yang belum pernah merasakan gelar bersama Spurs.
Pelatih berusia 63 tahun itu mengaku telah memusatkan seluruh perhatian pada laga final. Karena itu, keputusan pemecatan menjadi pukulan yang sangat besar baginya.
"Itu adalah final pada saat Tottenham belum memiliki trofi. Saat itu Harry Kane belum memiliki gelar bersama Tottenham, Son Heung-min juga belum, begitu pula Hugo Lloris," ujar Mourinho.
"Saya benar-benar siap memimpin Tottenham di final. Saya masih ingat kami seharusnya menghadapi Southampton sebelum final dan seluruh fokus saya hanya tertuju pada laga itu. Karena itulah keputusan tersebut menjadi sebuah kejutan besar," ungkap Mourinho.
Mourinho Nilai Prioritas Klub Berbeda

Mourinho merasa terdapat perbedaan pandangan antara dirinya dengan pihak klub mengenai pentingnya pertandingan final. Ia menilai trofi memiliki arti yang jauh lebih besar bagi dirinya dan para pemain.
Menurut Mourinho, Tottenham lebih mementingkan target lain dibandingkan kesempatan mengakhiri puasa gelar. Hal itulah yang diyakininya menjadi salah satu alasan di balik pemecatan tersebut.
"Saya pikir ada semacam kontradiksi karena bagi mereka, pertandingan final itu tidak terlalu penting," ujar Mourinho.
"Namun bagi saya dan para pemain, final itu berarti segalanya," tegas Mourinho.
Sumber: FotMob
Klasemen Premier League
Advertisement
Berita Terkait
-
Tim Nasional 7 Agustus 2026 23:02Timnas Indonesia Tersingkir dari Piala AFF 2026, Rizky Ridho Minta Maaf
-
Bola Indonesia 7 Agustus 2026 22:18Polemik Kartu Kuning Kedua Song Ui-Young: Timnas Indonesia Dirugikan?
LATEST UPDATE
-
Tim Nasional 7 Agustus 2026 23:02Timnas Indonesia Tersingkir dari Piala AFF 2026, Rizky Ridho Minta Maaf
-
Bola Indonesia 7 Agustus 2026 22:18Polemik Kartu Kuning Kedua Song Ui-Young: Timnas Indonesia Dirugikan?
-
Liga Spanyol 7 Agustus 2026 21:13Yan Diomande Ungkap Alasan Pilih Real Madrid, Wujudkan Mimpi Sejak Kecil
BERITA LAINNYA
-
inggris 7 Agustus 2026 20:30Rodri Cabut, Manchester City Kejar Gelandang Chelsea Ini
-
inggris 7 Agustus 2026 20:00Manchester United Jadi Rekrut Manu Koke Gak Sih?
-
inggris 7 Agustus 2026 19:30Kabar Terbaru Malo Gusto: Jadi Pindah ke Manchester City?
-
inggris 7 Agustus 2026 19:00Gabriel Jesus Bakal Tinggalkan Arsenal untuk Berkarir di Italia?
-
inggris 7 Agustus 2026 18:30Diincar MU, Bournemouth Naikkan Harga Tyler Adams
SOROT
-
Liputan6 8 Agustus 2026 00:57Polri Pastikan Pemeriksaan Kapolresta Banda Aceh Berjalan Transparan
-
Liputan6 7 Agustus 2026 23:30Prabowo Puji Bahlil: Bisa Bikin Jokowi Tertawa
-
Liputan6 7 Agustus 2026 22:00Prabowo Ungkap Rumus Bernegara: Cintai Rakyat dan Gunakan Akal Sehat
-
Liputan6 7 Agustus 2026 21:20Respons Bahlil Usai Diberi Nilai Memuaskan oleh Prabowo: Terus Buktikan Prestasi
-
Liputan6 7 Agustus 2026 20:50Prabowo Beri Nilai Memuaskan untuk Kinerja Menteri ESDM Bahlil Lahadalia
-
Liputan6 7 Agustus 2026 20:38BGN Segera Coret Sekolah Swasta Elite dari Daftar Penerima MBG
MOST VIEWED
HIGHLIGHT
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barc...
10 Target Transfer Arsenal yang Patut Dipantau di ...
Dari Pele hingga Gilberto Mora, Inilah 10 Pemain T...
3 Pemain Bournemouth yang Bisa Dibawa Andoni Iraol...
4 Bek Top yang Jadi Target Real Madrid pada Bursa ...
Man United atau Fenerbahce? 5 Klub yang Bisa Jadi ...
Arsenal Cari Winger Kiri Baru, Ini 5 Kandidatnya

















:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9318671/original/099649800_1786125467-WhatsApp_Image_2026-08-07_at_22.18.54.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9318598/original/018414500_1786108747-IMG_2793.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9318594/original/039256900_1786108387-IMG_2800.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9318611/original/009621000_1786111984-IMG_2814.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9318605/original/004120900_1786110281-IMG_2807.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9295136/original/006741400_1783915651-mbg2.jpg)

