
Bola.net - Tekanan terhadap Ruben Amorim terus meningkat seiring hasil Manchester United yang belum stabil. Kritik datang bukan hanya dari luar, tetapi juga dari para mantan pemain klub yang kini aktif sebagai pundit.
Nama-nama besar seperti Paul Scholes, Nicky Butt, Gary Neville, hingga Roy Keane kerap mempertanyakan kapasitas Amorim sebagai pelatih. Sorotan itu semakin tajam karena performa tim dinilai belum mencerminkan standar lama Manchester United.
Menanggapi situasi tersebut, Amorim memilih sikap terbuka. Ia mengakui hasil tim belum cukup baik, namun menilai sebagian kritik lahir tanpa memahami sepenuhnya kondisi internal klub.
Amorim Terima Kritik, Tapi Soroti Kurangnya Informasi

Ruben Amorim menegaskan bahwa kritik dari para mantan pemain Manchester United adalah hal yang wajar. Menurutnya, posisi sebagai pelatih klub sebesar United memang tak terlepas dari sorotan publik.
"Saya pikir itu normal," ujar Amorim. "Saya kira itu fakta bahwa saya, sebagai manajer Manchester United, memang belum mencapai target. Kami seharusnya punya lebih banyak poin, terutama musim ini. Jadi saya menerimanya dengan wajar."
Biar begitu, Amorim menilai sebagian penilaian dibuat tanpa gambaran utuh tentang situasi di balik layar Old Trafford. Ia memahami bahwa eks pemain melihat United melalui kacamata masa lalu yang sarat kemenangan.
Rekam Jejak Buruk dan Kritik Taktik
Musim pertama Amorim di Manchester United memang berjalan berat. Sejak ditunjuk pada November 2024, ia hanya mampu meraih 14 kemenangan dari 42 laga Premier League.
Paul Scholes menjadi salah satu sosok yang paling vokal, bahkan menyebut Amorim bukan sosok yang tepat dan tidak memahami klub. Kritik juga diarahkan pada pilihan taktik, termasuk penggunaan tiga bek dan penanganan pemain akademi Kobbie Mainoo.
Meski demikian, Amorim menilai semua kritik itu akan mereda jika tim mulai meraih hasil positif. Baginya, kemenangan adalah penentu utama persepsi publik.
"Terkadang mereka tidak memiliki semua informasi dan mereka melihat Manchester United dengan standar yang mereka jalani dulu, selalu menang," kata Amorim.
"Jadi sulit bagi mereka melihat klub mereka berada dalam situasi seperti ini."
Kemenangan sebagai Akar Segala Masalah
Amorim secara terbuka menyebut kegagalan menang sebagai inti persoalan Manchester United saat ini. Ia menilai aspek taktik dan pendekatan akan selalu dipersoalkan selama hasil belum membaik.
"Saya pikir tidak menang adalah masalahnya," ujar Amorim. "Tentu Anda bisa menunjuk banyak hal dan mereka juga menunjuk banyak hal yang perlu kami perbaiki, tetapi masalah besarnya adalah tidak menang."
Ia bahkan menegaskan bahwa gaya bermain akan selalu diterima jika hasil berpihak. Amorim tidak menghindar dari tanggung jawab atas situasi tersebut.
"Masalahnya adalah saya sebagai manajer belum bekerja dengan cukup baik dan itu juga fakta yang bisa saya terima," katanya. "Bagi mereka, masalahnya adalah Manchester United tidak menang dan tidak berada di posisi yang seharusnya."
Jangan sampai ketinggalan infonya
- Pep Guardiola Ukir Rekor Gila di Liga Inggris, Lewati Sir Alex Ferguson dan Arsene Wenger!
- Soal Masa Depan Joshua Zirkzee di MU, Begini Kata Fabrizio Romano
- Bersama Senne Lammens, MU Diklaim Bakal Kembali Bergelimang Trofi Juara
- Manchester United vs Brighton: 3 Pemain Kunci Setan Merah Berpotensi Absen!
Advertisement
Berita Terkait
-
Liga Inggris 30 Januari 2026 06:01Premier League Diam-Diam Coret Legenda Man United, Ryan Giggs dari Hall of Fame
-
Liga Inggris 29 Januari 2026 23:31Akhir Pekan Ini, Manchester United Bakal Didemo Fansnya Sendiri
-
Liga Inggris 29 Januari 2026 20:35Manchester United Putuskan Tak Kejar Cole Palmer, Fokus Cari Gelandang Bertahan
LATEST UPDATE
-
Liga Eropa UEFA 30 Januari 2026 06:11 -
Liga Inggris 30 Januari 2026 06:01 -
Liga Inggris 30 Januari 2026 05:50 -
Liga Eropa UEFA 30 Januari 2026 05:39 -
Liga Champions 30 Januari 2026 05:21 -
Liga Eropa UEFA 30 Januari 2026 05:02
MOST VIEWED
- Michael Carrick Kembalikan Identitas Man United, Hidupkan Aturan Warisan Sir Alex Ferguson yang Sempat Ditinggalkan Ruben Amorim
- Pelatih 'Arogan' Didikan Carlo Ancelotti Jadi Kunci Kebangkitan Man United Era Michael Carrick
- Man United Gacor, Senne Lammens: Michael Carrick Tak Lakukan Sesuatu yang Istimewa Kok
- Dilemma MU Soal Harry Maguire: Carrick Ingin Dia Bertahan, Tapi Wilcox Tidak!
HIGHLIGHT
- 9 Pemain yang Pernah Bermain untuk Inter Milan dan...
- 5 Pemain Liverpool yang Bisa Ikuti Jurgen Klopp ke...
- 5 Klub Potensial untuk Xabi Alonso Setelah Pergi d...
- 5 Kandidat Pelatih Real Madrid Musim Depan: Zidane...
- 5 Kekalahan Terburuk Real Madrid di Copa del Rey A...
- Prediksi Starting XI Chelsea di Bawah Liam Rosenio...
- 10 Pemain Premier League yang Berpotensi Pindah pa...














:strip_icc()/kly-media-production/medias/5486906/original/085329000_1769641130-Menu_MBG_berjamur.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5459080/original/096710300_1767153029-emery.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5486892/original/056275200_1769635928-gianluca-prestianni-benfica-berebut-bola-jude-bellingham-real-madrid-liga-champions.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5488063/original/082896200_1769702639-Maruarar_Sirait.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/4433617/original/028077500_1684489965-pexels-wasio-kadir-10489236.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5487997/original/093008600_1769691649-Screenshot_20260129_180238_Instagram.jpg)

