
Bola.net - - Manajer Liverpool Jurgen Klopp meyakini timnya dipaksa untuk meminta maaf karena tak bisa tampil sebagus dan setajam Manchester City.
Musim ini Liverpool sepertinya tak bisa tampil seaktraktif musim lalu. Bahkan mereka pun jadi tak bisa mencetak gol sesuka hati seperti sebelumnya.
Hal ini sangat disayangkan. Padahal Liverpool telah berhasil membenahi lini belakangnya yang selama ini dianggap sebagai titik lemah tim.
Di sisi lain, City tampil konsisten seperti musim lalu. Permainan mereka mengalir bergitu lancar dan mereka juga bisa mencetak gol dengan mudah.
Dalih Klopp
Klopp mengatakan bahwa Liverpool tak bisa tampil sebagus musim lalu karena tim-tim lain musim ini tentu juga berbenah.
"Semua orang mencari [fluiditas]... tetapi kami di sini untuk mendapatkan hasil. Final Liga Champions terjadi musim lalu dan kami tim yang lebih baik untuk 25 menit pertama. Itu tidak membantu sekarang, tapi itulah kesan yang dimiliki orang-orang," kata Klopp seperti dilansir Goal International.
"Kami harus memulai lagi, dan tim-tim lain tidak menjadi lebih buruk. Sedikit mengeluh tentang situasi itu hebat, tetapi kami benar-benar ambisius dan menginginkan apa pun yang bisa kami dapatkan. Dengan pemain baru, kedengarannya seperti otomatis Anda memenangkan Liga Champions atau Premier League atau apa pun. Tetapi tim lain tidak tidur. Mereka meningkat kualitas timnya, dan kami juga melakukannya," ujarnya.
"Kami memiliki 27 poin. Kami harus tidak puas tetapi melihatnya dengan cara yang benar, menjadi positif. Ini seperti kami memenangkan pertandingan dan kami harus mengatakan maaf karena tidak memenangkannya seperti City atau apa pun. Saya mengerti, kami memiliki ruang untuk perbaikan, tetapi tidak ada alasan untuk pandangan negatif."
Respon Positif
Klopp mengakui bahwa respon positif diperlukan setelah mereka mendapatkan hasil buruk saat melawan Red Star Belgrade.
"Kami tidak ingin kalah dalam pertandingan sepakbola dan jika itu terjadi Anda selalu harus menunjukkan reaksi. Itu jelas," katanya.
"Selasa adalah teguran besar kami, dan sekarang kami harus bereaksi dengan cara yang benar, tidak hanya pada hari Minggu tetapi secara umum," tegas Klopp.
Berita Video
Suporter Timnas Indonesia menyanyikan Indonesia Tanah Air Beta jelang pertandingan menghadapi Singapura di Piala AFF 2018, Jumat (9/11/2018).
Advertisement
Berita Terkait
-
Liga Inggris 11 Februari 2026 22:36Tempat Menonton Sunderland vs Liverpool: Tayang di Mana dan Jam Berapa?
-
Liga Inggris 11 Februari 2026 22:23Tempat Menonton Man City vs Fulham: Tayang di Mana dan Jam Berapa?
-
Liga Inggris 11 Februari 2026 21:57Thomas Frank Dipecat, Tottenham Bisa Rugi hingga 700 Miliar Rupiah
LATEST UPDATE
-
Liga Inggris 11 Februari 2026 22:44 -
Liga Inggris 11 Februari 2026 22:36 -
Liga Inggris 11 Februari 2026 22:23 -
Asia 11 Februari 2026 22:15 -
Liga Inggris 11 Februari 2026 21:57 -
Liga Inggris 11 Februari 2026 21:45
MOST VIEWED
- Manchester United Sudah Ambil Sikap Tegas soal Kepulangan Cristiano Ronaldo
- Rahasia di Balik Banyaknya Gol Bola Mati MU: Peran Sunyi Jonny Evans dan Kaita Hasegawa
- Jadwal Liga Inggris Pekan Ini Live di SCTV dan Vidio, 7-8 Februari 2026
- Diberi Debut oleh Michael Carrick, Putra Legenda MU ini Girang Bukan Kepalang!
HIGHLIGHT
- 10 Transfer Termahal Januari 2026
- 10 Pemain Bebas Transfer yang Masih Bisa Direkrut ...
- 8 Kandidat Klub Baru Cristiano Ronaldo Jika Berpis...
- 5 Kandidat Pelatih Real Madrid Musim Depan: Zidane...
- 5 Kekalahan Terburuk Real Madrid di Copa del Rey A...
- Prediksi Starting XI Chelsea di Bawah Liam Rosenio...
- 10 Pemain Premier League yang Berpotensi Pindah pa...












:strip_icc()/kly-media-production/medias/5500188/original/074279500_1770821384-IMG-20260211-WA0033.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5385413/original/076707400_1760930652-IMG-20251020-WA0003.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5500102/original/034437400_1770813332-Untitled.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5500098/original/024385800_1770813203-Korban_Keracunan_Massal_di_Sidikalang.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5500066/original/068585900_1770809825-e5f4fb99-c3ba-47b8-8b34-74c8fbd0f540.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5500083/original/023917400_1770811181-korban_penganiayaan_gara-gara_tegur_tetangga_main_drum.jpg)

