Man City vs Arsenal: Mengapa Gabriel Magalhaes Tak Dikartu Merah Usai Headbutt Erling Haaland?

Man City vs Arsenal: Mengapa Gabriel Magalhaes Tak Dikartu Merah Usai Headbutt Erling Haaland?
Erling Haaland berseteru dengan Gabriel Magalhaes dalam laga Manchester City Arsenal, Minggu (19/4/2026). (c) PA via AP Photo/Martin Rickett

Bola.net - Otoritas Premier League akhirnya buka suara terkait kontroversi yang melibatkan bek Gabriel Magalhaes dan striker Erling Haaland dalam laga krusial antara Manchester City vs Arsenal.

Insiden panas tersebut terjadi di Stadion Etihad saat kedua tim bertarung dalam laga yang berpotensi menentukan arah perebutan gelar. Gabriel yang ditugaskan mengawal ketat Haaland terlibat duel fisik intens sepanjang pertandingan.

Ketegangan memuncak sekitar tujuh menit jelang waktu normal berakhir. Dalam satu momen, Gabriel menjatuhkan Haaland di tengah lapangan. Penyerang asal Norwegia itu langsung bereaksi dengan mendorong sang bek, memicu konfrontasi yang membuat keduanya saling berhadapan.

Situasi semakin panas ketika Gabriel tampak melakukan dorongan menggunakan kepala ke arah Haaland. Para pemain City pun melayangkan protes keras dan menuntut kartu merah, menilai aksi tersebut sebagai “headbutt”.

Namun, wasit di lapangan bersama VAR memilih untuk tidak mengusir Gabriel. Keduanya justru hanya diganjar kartu kuning atas keterlibatan dalam kericuhan tersebut.

Penjelasan Premier League

Melalui pernyataan resmi di media sosial, pihak Premier League menjelaskan bahwa keputusan tersebut sudah melalui peninjauan VAR. Mereka menilai tindakan Gabriel tidak memenuhi kriteria pelanggaran berat.

“Keputusan wasit untuk tidak memberikan kartu merah telah diperiksa dan dikonfirmasi oleh VAR. Aksi Gabriel dinilai tidak cukup agresif atau bersifat kekerasan berlebihan,” demikian pernyataan resmi liga.

Mantan wasit ternama, Mark Halsey, turut mendukung keputusan tersebut. Meski begitu, ia menilai Haaland secara tidak langsung “membantu” Gabriel tetap berada di lapangan karena tidak terjatuh saat insiden terjadi.

Haaland sendiri mengisyaratkan hal serupa. Ia mengaku enggan menjatuhkan diri meski mendapat kontak keras.

“Saya rasa kalau saya jatuh, mungkin itu bisa jadi kartu merah. Tapi saya tidak akan jatuh kecuali benar-benar diserang,” ujarnya.

Momen Panas Haaland dan Gabriel

Momen Panas Haaland dan Gabriel

Pemain Manchester City, Erling Haaland, merayakan gol kedua timnya dalam pertandingan Premier League melawan Arsenal, Minggu (19/4/2026) malam WIB. (c) AP Photo/Dave Thompson

Menariknya, insiden tersebut bukan satu-satunya momen panas antara keduanya. Sebelumnya, Haaland juga terlihat kesal setelah lengannya robek akibat tarikan Gabriel saat duel di dekat kotak penalti Arsenal. Bahkan, lengan kanan dari jersey yang dikenakannya sampai sobek total.

Eks pemain Borussia Dortmund itu kemudian memberikan jersey tersebut kepada seorang suporter di tribun, sebelum mendapatkan pengganti dari bangku cadangan City.

Di tengah drama tersebut, City akhirnya keluar sebagai pemenang dengan skor 2-1. Haaland menjadi penentu kemenangan setelah gol pembuka dari Rayan Cherki sempat disamakan oleh Kai Havertz yang memanfaatkan kesalahan kiper Gianluigi Donnarumma.

Kemenangan ini membuat pasukan Pep Guardiola kini hanya terpaut tiga poin dari Arsenal dan masih memiliki satu laga lebih banyak, membuka peluang besar untuk kembali mengangkat trofi juara musim ini.