
Bola.net - Manchester United bersiap melakukan pembenahan pada Old Trafford pada musim panas mendatang. Fokus utama renovasi kali ini adalah sistem drainase stadion yang selama bertahun-tahun menjadi sorotan akibat kebocoran atap yang kerap terjadi, terutama saat hujan deras.
Selain memperbaiki drainase, manajemen Setan Merah juga merencanakan renovasi lapangan serta peningkatan fasilitas bangku cadangan pemain, baik untuk tim tuan rumah maupun tim tamu.
Pembaruan ini dilakukan agar Old Trafford memenuhi regulasi UEFA, sejalan dengan ambisi klub untuk kembali tampil di kompetisi Eropa.
Manchester United memang menargetkan finis di posisi enam besar Premier League musim ini. Jika tercapai, target tersebut akan mengamankan tiket ke kompetisi Eropa musim depan, sehingga standar stadion pun harus disesuaikan.
Masalah Lama Manchester United

Masalah kebocoran atap Old Trafford sendiri bukan hal baru. Dalam hampir satu dekade terakhir, stadion berusia 115 tahun itu kerap “kebanjiran” saat hujan lebat. Salah satu insiden paling ikonik terjadi jelang derby Manchester pada April 2019, ketika air mengucur deras dari atap Tribun Stretford End bak air terjun.
Situasi serupa kembali terulang pada Mei 2024 saat United kalah 0-1 dari Arsenal. Hujan deras membuat sejumlah area stadion tergenang air. Bahkan, Sir Jim Ratcliffe sempat melontarkan candaan dengan menyebut Old Trafford sebagai “air terjun tertinggi ketiga di Inggris”.
Kebocoran juga sempat terjadi di ruang konferensi pers. Pada Desember lalu, langit-langit ruangan tempat Ruben Amorim memberikan keterangan pascalaga dilaporkan ikut bocor, memperkuat citra Old Trafford sebagai stadion yang membutuhkan peremajaan serius.
Sebelumnya, United telah melakukan penyesuaian kecil, seperti menukar posisi bangku cadangan tuan rumah dan tim tamu pada musim 2022/2023. Langkah itu diambil atas permintaan Erik ten Hag, yang ingin bangku cadangan United lebih dekat dengan Tribun Stretford End.
Proyek Ambisius Manchester United

Meski begitu, setelah insiden melawan Arsenal, pihak klub menegaskan tidak akan melakukan penguatan besar pada atap stadion. Alasannya, Manchester United sudah memiliki rencana jangka panjang untuk membangun stadion baru di lokasi yang sama.
Rencana tersebut bahkan berkembang menjadi proyek ambisius berupa stadion berkapasitas 100 ribu penonton yang digadang-gadang sebagai “Wembley dari utara”. Proyek ini masuk dalam skema regenerasi kawasan Trafford Wharfside dan mendapat dukungan dari Wali Kota Manchester Andy Burnham serta Lord Sebastian Coe.
Manchester United menargetkan stadion baru itu bisa mulai digunakan pada 2030. Namun, realisasi proyek masih menghadapi kendala, terutama karena klub belum sepenuhnya mengamankan seluruh lahan yang dibutuhkan untuk pembangunan.
Sambil menunggu masa depan Old Trafford, pembenahan jangka pendek pun menjadi langkah realistis agar stadion legendaris tersebut tetap layak dan fungsional.
Sumber: The Sun
Advertisement
Berita Terkait
LATEST UPDATE
-
Liga Inggris 27 Maret 2026 04:17 -
Tim Nasional 26 Maret 2026 22:56 -
Tim Nasional 26 Maret 2026 22:41 -
Liga Champions 26 Maret 2026 22:07 -
Piala Dunia 26 Maret 2026 21:50 -
Tim Nasional 26 Maret 2026 21:21
MOST VIEWED
HIGHLIGHT
- Michael Carrick Buka Sinyal Transfer, Ini 8 Winger...
- Rodrygo Masuk Daftar, Ini Starting XI Pemain yang ...
- Chelsea Terancam Jual Superstar, 5 Nama Besar yang...
- 7 Bintang Dunia yang Bisa Gabung MLS di 2026, Term...
- 5 Perebutan Transfer Panas Man Utd vs Man City: Si...
- Juara Bukan Jaminan Aman: 5 Manajer yang Dipecat S...
- 3 Alasan Malick Diouf Layak Jadi Target MU di 2026...
















:strip_icc()/kly-media-production/medias/5538649/original/023349500_1774542102-Warga_bantaran_rel_Senen_sambut_Presiden_Prabowo_Subianto.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5538327/original/042374000_1774511906-658940841_970159978701251_5797866487023127599_n.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/2820891/original/083899400_1559366590-20190601-Satu-Arah-2.jpg)

