
Bola.net - - Legenda Manchester United, Nicky Butt meminta para pemain muda Manchester United untuk bersabar menunggu kesempatan mereka di tim senior MU. Butt percaya bahwa pihaknya tidak boleh gegabah memainkan pemain muda terlalu terburu-buru di tim senior Setan Merah.
Manchester United merupakan salah satu tim di Inggris yang memiliki tradisi untuk mengorbitkan pemain muda mereka di setiap musim. Tradisi ini sudah mereka jalankan sejak lama, sejak era manajer legendaris mereka Sir Matt Busby.
Musim ini Manchester United kembali melanjutkan tradisi mereka untuk mengorbitkan pemain muda mereka di tim senior. Nama Mason Greenwood menjadi nama terakhir yang debut di tim senior MU, setelah sebelumnya Angel Gomes, Tahith Chong dan James Garner mendapatkan kesempatan itu.
Meski masih sedikit mendapatkan jam bermain, Butt meminta para pemain muda ini untuk bersabar menunggu giliran mereka di tim senior MU. "Jika anda melihat para pemain akademi kami, anda bisa melihat kami punya stok pemain yang bagus untuk Manchester United di 10-15 tahun ke depan," buka Butt kepada Inside United.
Scroll berita ini ke bawah untuk membaca komentar kepala akademi MU tersebut.
Lanjutkan Tradisi
Butt percaya bahwa mengorbitkan pemain muda merupakan tradisi Manchester United dan ia menegaskan bahwa timnya masih akan mempertahankan filosofi tersebut di masa depan.
"Kami selalu ingin mengembangkan pemain kami sendiri dan kami ingin pemain-pemain muda kami tumbuh dan bertahan di klub dan menjadi pemimpin di klub ini. Kami ingin pemain muda kami siap menerima tongkat estafet dari para senior mereka. Itulah cara kerja kami."
"Jika kami terburu-buru memberikan mereka kesempatan, di mana kami memaksa mereka bermain di tim utama kami meski mereka belum siap, maka itu bisa menghancurkan mereka untuk waktu yang lama."
Matangkan Kondisi
Butt menilai ia dan rekan-rekannya di akademi Manchester United akan berusaha sekuat tenaga membenahi aspek-aspek permainan para pemain muda MU agar mereka siap mentas di level senior.
"Terkadang memaksa pemain muda untuk langsung bermain di tim senior bisa sukses seperti contohnya Marcus Rashford. Ia berhasil masuk ke tim utama dan tidak pernah kembali ke tim junior lagi. Namun fenomena itu menjadi bahan pelajaran bagi kami di staff pelatih."
"Beberapa pemain kami sudah siap secara aspek fisik, taktik, dan teknik namun mereka belum siap secara mental. Jika mereka masih berusia 16,17 atau 18, maka mereka akan mengalami situasi yang luar biasa ketika bermain di 75.000 fans kami di Old Trafford. Jika mereka membuat kesalahan, maka itu akan menjadi beban bagi mereka, sehingga kami harus memberikan waktu yang tepat bagi mereka." tandas sang legenda.
Advertisement
Berita Terkait
-
Liga Inggris 6 Juni 2026 19:25Federico Chiesa Buka Peluang Tinggalkan Liverpool
-
Liga Inggris 6 Juni 2026 19:02Transfer Ederson ke Manchester United 100 Persen Selesai
LATEST UPDATE
-
Liga Inggris 6 Juni 2026 19:25Federico Chiesa Buka Peluang Tinggalkan Liverpool
-
Liga Inggris 6 Juni 2026 19:02Transfer Ederson ke Manchester United 100 Persen Selesai
BERITA LAINNYA
-
inggris 6 Juni 2026 19:25Federico Chiesa Buka Peluang Tinggalkan Liverpool
-
inggris 6 Juni 2026 19:02Transfer Ederson ke Manchester United 100 Persen Selesai
-
inggris 5 Juni 2026 20:28RESMI: Andy Robertson Kini Berseragam Tottenham
SOROT
-
Liputan6 6 Juni 2026 16:47DPO Anak Punk yang Tusuk Pedagang di Lampung Akhirnya Ditangkap
-
Liputan6 6 Juni 2026 15:31Kementerian ATR/BPN Kejar Sertifikasi 100 Persen Tanah Wakaf di 2028
-
Liputan6 6 Juni 2026 14:53Saat Otoritas Ekonomi Bergerak di Tengah Gejolak Rupiah
MOST VIEWED
HIGHLIGHT
Chelsea Era Baru: 5 Bintang yang Bisa Bersinar di ...
Masa Depan Marcus Rashford Menggantung! 5 Klub Ini...
5 Destinasi Potensial Dani Carvajal Setelah Tingga...
Ke Mana Pep Guardiola Setelah Man City? Ini 7 Kand...
Darurat Lini Depan Liverpool: 4 Opsi Pengganti Hug...
Daftar Manajer Termuda Juara Premier League, Mikel...
4 Pelatih yang Bisa Gantikan Pep Guardiola di Manc...















![[Kolom Pakar] Prof Tjandra Yoga Aditama: Gunakan Momentum untuk Penilaian Dampak Kesehatan MBG [Kolom Pakar] Prof Tjandra Yoga Aditama: Gunakan Momentum untuk Penilaian Dampak Kesehatan MBG](https://cdn0-production-images-kly.akamaized.net/tITdedV3H-UtIN8YQVCvyxd8MBc=/673x379/smart/filters:quality(75):strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5084734/original/085391600_1736341642-20250108-Tjandra_Yoga_Aditama-ANG_6.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/826784/original/062893300_1426130957-illustration111.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7908606/original/011431000_1780739237-1001334760.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7906760/original/020408400_1780737353-Tenda_jemaah_haji_di_dekat_Jamarat__Mina__Makkah__Arab_Saudi.__Asnida_Riani_Liputan6.com_Media_Center_Haji_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5185504/original/083767400_1744433482-WhatsApp_Image_2025-04-12_at_09.58.00.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7902225/original/067643200_1780732416-IMG_2963.jpg)

