
Bola.net - Manchester City adalah tim terkuat di Premier League, tidak bisa dibantah. Mereka baru saja mengamankan trofi musim 2023/2024, sekaligus mencetak rekor baru dengan menjadi juara dalam empat musim beruntun.
Minggu, 19 Mei 2024 kemarin, juara Premier League ditentukan di pekan terakhir, yaitu pekan ke-38. Ada dua tim yang bersaing, yaitu Manchester City dan Arsenal.
Semua pertandingan dimainkan serempak pada jam 22.00 WIB. Man City menghadapi tantangan West Ham, sementara Arsenal harus meladeni Everton. Laga inilah yang jadi laga penentu. Man City di puncak klasemen dengan 88 poin, Arsenal di peringkat dua dengan 86 poin.
Di laga sepenting ini, Man City menunjukkan mentalitas juara. Mereka mengalahkan West Ham dengan skor meyakinkan 3-1, membungkus 91 poin, da akhirnya resmi jadi juara.
Man City raja Liga Inggris

Keberhasilan menjuarai Premier League musim ini jelas layak dirayakan. Man City sekali lagi membuktikan kualitas dan mentalitas mereka. Meski sudah bertahun-tahun mendominasi, Man City masih punya ambisi.
Betapa tidak, Manchester City adalah tim pertama dalam sejarah kasta tertinggi Inggris yang memenangkan gelar dalam empat musim berturut-turut. Mereka memenangkan liga pada 2020-21, 2021-22, 2022-23, dan 2023-24.
Pep Guardiola telah meraih gelar keenamnya di Premier League bersama Manchester City. Ia menjadi manajer keempat yang setidaknya memenangkan enam gelar liga Inggris, bersama dengan Sir Alex Ferguson (13), George Ramsay (6) dan Bob Paisley (6).
Manchester City kini telah menjalani 35 pertandingan tak terkalahkan di semua kompetisi (M29 S6). Itu rekor terpanjang yang pernah dilakukan tim Premier League.
Bagaimana kabar 115 kasus FFP?
Man City boleh juara, ketangguhan skuad mereka juga tidak perlu diragukan lagi. Masalahnya, masih menggantung pertanyaan soal 115 kasus FFP yang dituduhkan terhadap Man City dan hingga kini belum ada kejelasan.
Kasus ini mulai mencuat pada Februari 2023 lalu. Saat itu, pihak Premier League membeberkan sejumlah dakwaan terhadap Man City terkait pelanggaran aturan FFP sekitar 10 tahun di era modern.
Menurut pernyataan resmi Premier League, pelanggaran yang dilakukan Man City itu sudah dimulai pada musim 2009/2010 hingga musim ini.
Pelanggaran yang dibuat Manchester City mencakup beberapa aspek. Mulai dari aspek finansial klub, renumerasi nilai kontrak, rekayasa laporan keuangan, dan pelanggaran aturan FFP lainnya.
Tentang 115 kasus pelanggaran FFP Man City

Berdasarkan laporan tersebut, Man City diduga telah melakukan pelanggaran finansial yang serius selama bertahun-tahun. Pelanggaran tersebut meliputi:
- Gagal memberikan informasi keuangan yang akurat dan terkini (54 tuduhan).
- Gagal memberikan laporan keuangan yang akurat terkait gaji pemain dan manajer (14 tuduhan).
- Melanggar peraturan UEFA terkait Financial Fair Play (5 tuduhan).
- Melanggar peraturan profitabilitas dan keberlanjutan Premier League (7 tuduhan).
- Gagal bekerja sama dengan investigasi Premier League (35 tuduhan).
Jika terbukti bersalah, Man City bisa menghadapi sanksi yang berat, termasuk sanksi finansial dan sanksi olahraga.
Masih proses kasus
Masalahnya, sampai saat ini belum ada informasi terbaru soal kasus pelanggaran finansial Man City tersebut. Saat ini kasusnya sedang diurus oleh pihak ketiga, Man City bahkan sudah menyewa puluhan pengacara level top.
Hingga kini kasus Man City masih belum mencapai kesimpulan. Namun, ingat bahwa klub-klub lain dengan pelanggaran lebih kecil saja harus menghadapi sanksi pengurangan poin, lantas bagaimana dengan Man City?
Advertisement
Berita Terkait
-
Liga Inggris 29 Juni 2026 22:47Akankah Marcus Rashford Balik ke Manchester United?
LATEST UPDATE
-
Piala Dunia 1 Juli 2026 06:49Kylian Mbappe, Lionel Messi, 6 Gol
-
Piala Dunia 1 Juli 2026 06:35Kylian Mbappe Memburu Lionel Messi
-
Piala Dunia 1 Juli 2026 06:24Man of the Match Prancis vs Swedia: Kylian Mbappe
BERITA LAINNYA
-
inggris 29 Juni 2026 22:47Akankah Marcus Rashford Balik ke Manchester United?
-
inggris 29 Juni 2026 21:48Manchester United Belum Siap Bersaing Meraih Gelar Juara Liga Inggris
-
inggris 29 Juni 2026 17:13Update Kondisi Terkini Matthijs De Ligt: Kapan Bisa Comeback di MU?
SOROT
-
Liputan6 1 Juli 2026 07:36Paramotor Warnai Langit Cikeas Jelang Upacara HUT Bhayangkara
-
Liputan6 1 Juli 2026 07:11Jokowi Akan Hadiri HUT ke-80 Bhayangkara di Cikeas
-
Liputan6 1 Juli 2026 05:28'The Last Dance' Nadiem Makarim: Vonis Hukum dan Pembelaan
-
Liputan6 1 Juli 2026 05:22Dito Ariotedjo Buka Suara Usai Diperiksa KPK
MOST VIEWED
HIGHLIGHT
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barc...
10 Target Transfer Arsenal yang Patut Dipantau di ...
Dari Pele hingga Gilberto Mora, Inilah 10 Pemain T...
3 Pemain Bournemouth yang Bisa Dibawa Andoni Iraol...
4 Bek Top yang Jadi Target Real Madrid pada Bursa ...
Man United atau Fenerbahce? 5 Klub yang Bisa Jadi ...
Arsenal Cari Winger Kiri Baru, Ini 5 Kandidatnya

















:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8776183/original/091291300_1782866188-46630.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8776177/original/094540800_1782864812-IMG_4921.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8776169/original/032497900_1782861578-378670.jpg)
:strip_icc():format(webp):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/liputan6/watermark-gray-landscape-new.png,573,20,0)/kly-media-production/medias/8711984/original/008457000_1782793296-WhatsApp_Image_2026-06-30_at_11.05.07__1_.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8711216/original/047718700_1782791865-WhatsApp_Image_2026-06-30_at_10.49.58.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8776135/original/014006000_1782843284-063_2284049459.jpg)

