
Bola.net - Arsenal semakin dekat dengan impian meraih gelar Premier League 2025/2026. Di tengah persaingan sengit, Mikel Arteta justru menunjukkan pendekatan yang mengingatkan banyak orang pada gaya pelatih Atletico Madrid, Diego Simeone.
Sebelum keduanya saling berhadapan di Liga Champions musim ini, Arteta bahkan mengakui bahwa dirinya sangat mengagumi Simeone.
Namun kini, kekaguman itu tampak berkembang lebih jauh karena gaya kepelatihannya perlahan memiliki kemiripan dengan pelatih asal Argentina tersebut.
Terinspirasi Pelatih Kelas Dunia

Simeone dikenal sebagai salah satu pelatih paling dihormati di Eropa. Selama lebih dari satu dekade menukangi Atletico Madrid, ia berhasil mengubah klub tersebut menjadi kekuatan besar yang mampu menyaingi raksasa seperti Barcelona dan Real Madrid.
Di bawah kepemimpinannya selama 14 tahun, Atletico meraih dua gelar La Liga, dua trofi Liga Europa, serta dua Piala Super Eropa. Mereka juga dua kali mencapai final Liga Champions.
Namun di balik kesuksesan itu, Simeone juga terkenal dengan pendekatan pragmatis: permainan keras, taktik mengulur waktu, serta pelanggaran taktis demi menjaga kemenangan.
Gaya tersebut kerap disebut sebagai “dark arts” dalam sepak bola. Meski demikian, strategi itu terbukti efektif dalam menghadapi tim-tim dengan kekuatan finansial dan kualitas pemain yang lebih besar.
Arsenal Menemukan Cara Sendiri

Situasi yang dihadapi Arteta di Arsenal memiliki kemiripan. Dalam enam tahun terakhir, ia berhasil mengubah The Gunners dari tim yang biasa-biasa saja menjadi penantang serius gelar.
Kini Arsenal mampu bersaing dengan klub-klub besar seperti Manchester City dan Liverpool. Meski klub London itu telah mengeluarkan dana besar untuk belanja pemain, mengejar dominasi City asuhan Pep Guardiola tetap bukan perkara mudah.
Karena itu, Arsenal mulai mengembangkan cara mereka sendiri untuk memenangkan pertandingan, termasuk ketika permainan tidak berjalan indah.
Kemenangan susah payah atas Brighton pada tengah pekan lalu menjadi contoh jelas. Setelah laga tersebut, sebagian kritik muncul dengan menilai Arsenal terlalu banyak mengandalkan bola mati dan mengulur waktu.
Namun label “anti-football” jelas tidak sepenuhnya adil.
Sepanjang musim ini Arsenal juga menunjukkan permainan menyerang yang luar biasa. Salah satu buktinya adalah kemenangan telak 4-0 atas Atletico Madrid di Emirates pada Oktober lalu. Selain itu, mereka juga tampil impresif saat menghadapi Bayern Munich, dua kali menang 4-1 atas Tottenham, serta menghancurkan Aston Villa setelah Natal.
Tanda-Tanda Kelelahan

Meski demikian, dalam beberapa pekan terakhir performa Arsenal terlihat sedikit menurun. Jadwal padat membuat para pemain tampak kelelahan karena harus bersaing di empat kompetisi sekaligus: Premier League, Liga Champions, Piala FA, dan Carabao Cup.
Situasi tersebut membuat Arsenal lebih sering bermain pragmatis. Alih-alih tampil mengalir, mereka lebih fokus bertarung, bertahan, dan memastikan tiga poin tetap diraih.
Data statistik dari Opta setelah kemenangan atas Brighton menggambarkan hal itu. Total waktu restart Arsenal mencapai 30 menit 51 detik, tertinggi bagi mereka di Premier League musim ini.
Sementara bola hanya aktif dimainkan selama 53 menit 58 detik dari total pertandingan yang berlangsung lebih dari 100 menit.
Meski demikian, Arsenal bukan tim yang paling sering melakukan hal tersebut. Beberapa klub seperti Sunderland, Brentford, Crystal Palace, Newcastle, dan Leeds justru memiliki rata-rata waktu restart yang lebih lama.
Gelar Semakin Dekat

Terlepas dari gaya permainan yang diperdebatkan, hasilnya tetap berbicara. Arsenal kini unggul tujuh poin di puncak klasemen.
Dalam tiga pekan pertandingan berikutnya, mereka akan bermain lebih dulu dibanding Manchester City. Jika mampu mengalahkan Everton di Emirates Stadium, meski bukan laga mudah, Arsenal berpotensi unggul hingga 10 poin, meski dengan jumlah pertandingan lebih banyak.
Situasi itu bisa memberikan tekanan besar kepada City yang harus bertandang ke markas West Ham, tim yang tengah berjuang keluar dari zona berbahaya.
Dengan kondisi tersebut, peluang Arsenal untuk mengangkat trofi semakin terbuka.
Menunggu Akhir Penantian

Terakhir kali Arsenal menjadi juara Premier League adalah pada musim legendaris 2003/2004 saat mereka meraih gelar tanpa terkalahkan, dikenal sebagai era “Invincibles”.
Saat itu Arsenal memikat dunia dengan permainan indah. Namun dalam sepak bola, kemenangan tidak selalu datang dengan cara yang sama.
Kini, setelah tiga musim berturut-turut hanya menjadi runner-up, Arsenal tampaknya tidak ingin kembali gagal.
Arteta pernah dicap sebagai pelatih yang mudah “gugup” dalam perebutan gelar. Kritik pun terus berdatangan setiap kali timnya tersandung.
Namun jika pendekatan pragmatis ini berhasil membawa Arsenal meraih trofi liga setelah penantian 22 tahun, maka semua cara yang ditempuh tentu akan terasa layak.
Pada akhirnya, Arteta mungkin baru benar-benar “menang” ketika ia berhasil membawa pulang gelar tersebut ke Emirates Stadium.
Sumber: Mirror
Advertisement
Berita Terkait
-
Liga Champions 8 September 2026 18:20Prediksi Liverpool vs Atletico Madrid 10 September 2026
-
Liga Champions 8 September 2026 18:09Prediksi Napoli vs Arsenal 10 September 2026
-
Liga Italia 8 September 2026 17:56Manuel Locatelli Terancam Absen 3 Bulan, Juventus Hadapi Krisis Lini Tengah
-
Liga Inggris 8 September 2026 17:21Ezri Konsa Nikmati Debut Penuh Bersama Arsenal saat Tekuk Chelsea
LATEST UPDATE
-
Liga Champions 8 September 2026 18:30Prediksi Sporting CP vs Galatasaray 10 September 2026
-
Liga Champions 8 September 2026 18:20Prediksi Liverpool vs Atletico Madrid 10 September 2026
-
Bola Indonesia 8 September 2026 18:20Shin Tae-yong Pede Persija Tampil Lebih Baik saat Hadapi Persib
-
Liga Champions 8 September 2026 18:19Porto vs Man City: Fakta dan Statistik Jelang Laga Matchday 1 Liga Champions
-
Liga Champions 8 September 2026 18:09Prediksi Napoli vs Arsenal 10 September 2026
-
Liga Italia 8 September 2026 17:56Manuel Locatelli Terancam Absen 3 Bulan, Juventus Hadapi Krisis Lini Tengah
BERITA LAINNYA
-
inggris 8 September 2026 17:21Ezri Konsa Nikmati Debut Penuh Bersama Arsenal saat Tekuk Chelsea
-
inggris 8 September 2026 17:00Prediksi Chelsea vs Leeds, 10 September 2026
-
inggris 8 September 2026 13:40Michael Carrick Janjikan MU yang Berbeda Saat Lawan Sabah dan Manchester City
-
inggris 8 September 2026 13:20Michael Carrick Diminta Tidak Pelit untuk Mainkan Ayden Heaven dan Leny Yoro
-
inggris 8 September 2026 13:01Kian Tokcer di MU, Michael Carrick Berharap Tuah Marcus Rashford di MU
SOROT
-
Liputan6 8 September 2026 16:51Ancol Perluas Proyek Reklamasi 65 Hektare, Bakal Dibangun Hotel hingga RS
-
Liputan6 8 September 2026 15:58Anggota DPR Eva Stevany Buka Suara Namanya Masuk Desil 4 Rentan Miskin
-
Liputan6 8 September 2026 15:39Reaksi KPK saat Silmy Karim Ajukan Praperadilan Terkait Penyitaan
-
Liputan6 8 September 2026 15:02BPA Kejagung Setor Rp 26,04 Triliun Hasil Lelang Rampasan
-
Liputan6 8 September 2026 14:57DPRD DKI Soroti Banyak Parkir Liar di Jakarta: Pemprov Harus Tindak Tegas
-
Liputan6 8 September 2026 14:52Isu Demo Black September, Ini Perintah Wakapolri ke Polisi
MOST VIEWED
HIGHLIGHT
Chelsea Rebut Morgan Rogers, Ini 5 Pemain yang Bis...
Gagal Dapat Michael Olise? Ini 5 Galactico Alterna...
7 Pemain Manchester United yang Wajib Bersinar di ...
8 Pemain Arsenal yang Berpotensi Dilepas untuk Dan...
5 Alternatif Lebih Murah dari Bradley Barcola yang...
Gagal Dapat Vinicius Junior? Ini 5 Winger yang Bis...
7 Transfer yang Bisa Dituntaskan Manchester United...

















:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3174084/original/046107600_1594210826-20200708-Melihat-Lebih-Dekat-Proyek-Reklamasi-Ancol-5.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9343469/original/069775000_1788858272-Screenshot_2026-09-08_160152.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8069662/original/009527200_1780914673-5.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9343387/original/079056500_1788854518-IMG_9230.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5209819/original/057974400_1746445247-20250505-Juru_Parkir_Liar-ANG_4.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9343378/original/088751600_1788854194-96304.jpg)

