
Bola.net - Manchester City kembali memuncaki klasemen Liga Inggris untuk pertama kalinya sejak pekan pembuka musim ini. Situasi ini terjadi setelah berbulan-bulan narasi menempatkan Arsenal sebagai kandidat kuat juara.
Kemenangan tipis 1-0 atas Burnley membawa City unggul secara produktivitas gol, meski selisih gol mereka masih sejajar dengan Arsenal. Persaingan belum selesai, tetapi momentum kini mulai berpihak pada tim asuhan Pep Guardiola.
Dengan peluang meraih tiga trofi domestik, perjalanan City musim ini berubah dari keraguan menjadi ancaman serius. Lalu, bagaimana mereka bisa sampai di titik ini?
Awal Musim yang Tidak Meyakinkan

Perjalanan Manchester City musim ini tidak dimulai dengan mulus. Meski sempat menang 4-0 atas Wolverhampton di pekan pembuka, performa mereka segera menurun dalam beberapa laga berikutnya.
City sempat kesulitan menghadapi Tottenham dan tidak mampu mengimbangi tekanan Brighton. Bahkan, pendekatan taktik Guardiola mulai dipertanyakan, terutama ketika timnya terlihat kehilangan kontrol permainan.
Guardiola sendiri mengakui bahwa timnya membutuhkan waktu untuk menemukan ritme terbaik. Ia menegaskan bahwa pelatih bukanlah “pesulap” dan perlu menyesuaikan sistem dengan karakter pemain yang ada.
Eksperimen Taktik dan Risiko yang Muncul

Seiring berjalannya musim, City mulai terlihat mengubah pendekatan. Mereka tidak lagi dominan dalam penguasaan bola seperti biasanya, dan lebih sering mengandalkan serangan balik cepat.
Pendekatan ini sempat membuahkan hasil, termasuk kemenangan atas Bournemouth, Dortmund, dan Liverpool. Erling Haaland menjadi sosok kunci, mencetak sebagian besar gol tim dengan memanfaatkan ruang yang terbuka.
Meski begitu, gaya bermain tersebut juga membawa risiko. City kehilangan konsistensi, seperti saat kalah dari Newcastle atau hampir kehilangan keunggulan besar melawan Fulham. Permainan mereka menjadi lebih atraktif, tetapi kurang stabil.
Periode Sulit dan Kehilangan Momentum

Masalah City mencapai puncaknya setelah kemenangan atas Nottingham Forest. Mereka gagal menang dalam beberapa pertandingan beruntun dan tertinggal dari Arsenal dalam perburuan gelar.
Salah satu isu utama adalah performa babak kedua. City kerap kehilangan kendali setelah jeda, membiarkan lawan mendominasi permainan. Bahkan, mereka sempat tidak mencetak gol di babak kedua dalam beberapa laga berturut-turut.
Meski demikian, situasi di papan atas tetap terbuka. Arsenal juga mulai kehilangan konsistensi, memberi ruang bagi City untuk tetap berada dalam perburuan gelar.
Kembali ke Identitas Guardiola

Memasuki paruh kedua musim, Guardiola mulai mengembalikan identitas permainan timnya. Pendekatan berbasis kontrol dan penguasaan bola kembali diterapkan secara lebih konsisten.
Bernardo Silva menegaskan bahwa filosofi Guardiola tidak pernah benar-benar berubah. Sang pelatih tetap berpegang pada prinsip yang telah membawa kesuksesan sebelumnya.
Perubahan ini mulai menunjukkan hasil. City tampil lebih solid, meski masih menyisakan beberapa kelemahan, terutama dalam menjaga konsistensi sepanjang pertandingan.
Peran Kunci Cherki dan Momentum Akhir Musim
Salah satu faktor penting dalam kebangkitan City adalah kontribusi Rayan Cherki. Pemain muda asal Prancis itu tampil impresif dan menjadi pusat kreativitas tim dalam beberapa laga krusial.
Performanya, termasuk gol penting melawan Arsenal, menambah dimensi baru dalam permainan City. Meski gaya bermainnya sempat dianggap bertolak belakang dengan filosofi Guardiola, kontribusinya kini sulit diabaikan.
Di sisi lain, ketajaman Haaland juga kembali. Setelah sempat mengalami penurunan performa, ia kini kembali produktif, membantu City menjaga momentum di fase akhir musim.
Dengan jadwal yang lebih ringan dibanding pesaingnya, City memiliki keuntungan signifikan. Jika mereka mampu mempertahankan performa ini, peluang meraih treble domestik bukan lagi sekadar wacana, melainkan target yang realistis.
Advertisement
Berita Terkait
-
Liga Inggris 31 Oktober 2026 07:36Chelsea Bisa Percepat Pemecatan Michael Carrick di Man Utd
-
Liga Inggris 31 Oktober 2026 07:01Jadwal Lengkap Premier League 2026/2027
-
Liga Inggris 30 Oktober 2026 22:57Dominic Calvert-Lewin Diincar MU, Leeds: Maaf, Gak Dulu!
-
Liga Inggris 30 Oktober 2026 22:07Youri Tielemans Lega Michael Carrick Selamat dari Pemecatan di MU
-
Liga Inggris 30 Oktober 2026 21:46Tidak Takut, Michael Carrick Justru Tidak Sabar MU Hadapi Chelsea
LATEST UPDATE
-
Liga Italia 31 Oktober 2026 07:50AC Milan vs Inter Milan: 10 Fakta Menarik Jelang Derby della Madonnina
-
Liga Inggris 31 Oktober 2026 07:36Chelsea Bisa Percepat Pemecatan Michael Carrick di Man Utd
-
Liga Spanyol 31 Oktober 2026 07:273 Hal yang Patut Diperhatikan Jelang Barcelona vs Alaves
-
Liga Spanyol 31 Oktober 2026 07:23Kylian Mbappe Kini Memahami Kekecewaan Vinicius Junior di Ballon d'Or
BERITA LAINNYA
-
inggris 31 Oktober 2026 07:36Chelsea Bisa Percepat Pemecatan Michael Carrick di Man Utd
-
inggris 31 Oktober 2026 07:01Jadwal Lengkap Premier League 2026/2027
-
inggris 30 Oktober 2026 22:57Dominic Calvert-Lewin Diincar MU, Leeds: Maaf, Gak Dulu!
-
inggris 30 Oktober 2026 22:07Youri Tielemans Lega Michael Carrick Selamat dari Pemecatan di MU
-
inggris 30 Oktober 2026 21:46Tidak Takut, Michael Carrick Justru Tidak Sabar MU Hadapi Chelsea
-
inggris 30 Oktober 2026 17:54Legenda Liverpool Dukung MU Pekerjakan Unai Emery: Dia Pelatih yang Luar Biasa!
SOROT
-
Liputan6 31 Oktober 2026 00:27Prabowo Ingatkan Generasi Muda Jangan Malas Belajar Sejarah
-
Liputan6 30 Oktober 2026 23:40Naik Whoosh dari Cimahi, Prabowo Sapa Warga di Stasiun Halim
-
Liputan6 30 Oktober 2026 22:56Hadiah Istimewa Pramono untuk 10 Lurah Finalis Benyamin S Award
-
Liputan6 30 Oktober 2026 21:45Menteri Wihaji: Perbaiki Negara Dimulai dari Keluarga
-
Liputan6 30 Oktober 2026 20:48SMA Taruna Nusantara Kini Gratis, Prabowo Perluas Jadi 6 Kampus
-
Liputan6 30 Oktober 2026 19:47KPK Geledah Bea Cukai Semarang, Sita Dokumen dan Uang
MOST VIEWED
HIGHLIGHT
Chelsea Rebut Morgan Rogers, Ini 5 Pemain yang Bis...
Gagal Dapat Michael Olise? Ini 5 Galactico Alterna...
7 Pemain Manchester United yang Wajib Bersinar di ...
8 Pemain Arsenal yang Berpotensi Dilepas untuk Dan...
5 Alternatif Lebih Murah dari Bradley Barcola yang...
Gagal Dapat Vinicius Junior? Ini 5 Winger yang Bis...
7 Transfer yang Bisa Dituntaskan Manchester United...
















:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9382832/original/057071200_1793012315-Prabowo_Subianto_1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9386841/original/019767400_1793378421-presidenri.go.id-30102026232744-6ae4c580aa9360.38613246-e1793377727603.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9386830/original/012264700_1793375966-IMG_1430.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9386812/original/083859800_1793371732-IMG_1252.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9386790/original/076408100_1793368092-28f33103-de2e-4df7-828d-659c9aef0269.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4065432/original/001612500_1656325087-WhatsApp_Image_2022-06-27_at_5.08.03_PM.jpeg)
