Mikel Sebut Chelsea Bodoh: Pecat Maresca Itu Langkah Mundur 10 Kali Lipat!

Mikel Sebut Chelsea Bodoh: Pecat Maresca Itu Langkah Mundur 10 Kali Lipat!
Enzo Maresca saat berdiri di pinggir lapangan di laga Chelsea melawan Bournemouth di Liga Inggris, 31 Desember 2025 lalu. (c) AP Photo/Kin Cheung

Bola.net - John Obi Mikel melontarkan kritik keras terhadap keputusan manajemen Chelsea yang mendepak Enzo Maresca dari kursi manajer. Mantan gelandang The Blues itu mengeklaim klub kesayangannya telah melakukan kesalahan fatal dengan membuang pelatih yang sudah mulai membentuk identitas juara.

Menurut Mikel, pemecatan ini bukan sekadar pergantian taktik, melainkan penghancuran fondasi yang sedang dibangun. Ia merasa Chelsea justru kehilangan arah tepat saat mereka mulai mencicipi kesuksesan lewat trofi UEFA Conference League dan gelar Piala Dunia Antarklub FIFA.

Konteks pemecatan Maresca memang terbilang pelik karena terjadi tepat di hari Tahun Baru. Meski performa tim sempat merosot dengan hanya satu kemenangan dari tujuh laga, masalah utamanya dikabarkan adalah keretakan hubungan dengan petinggi klub soal protokol medis pemain.

Perselisihan memuncak saat Maresca menolak merotasi pemain yang rentan cedera seperti Cole Palmer. Hal ini memicu kekhawatiran hierarki klub hingga mereka harus menempatkan direktur performa di bangku cadangan untuk "memaksa" adanya pergantian pemain selama pertandingan berlangsung.

Prediksi Gelar yang Sirna

Prediksi Gelar yang Sirna

Skuad Chelsea usai kekalahan melawan Everton di Premier League 2025/2026, Minggu (22/3/2026). (c) AP Photo/Jon Super

Mikel berbicara blak-blakan dalam siniar Obi One miliknya. Ia sangat menyayangkan keputusan klub yang dianggapnya terlalu terburu-buru, mengingat Maresca baru saja memberikan trofi pertama bagi Chelsea dalam tiga tahun terakhir.

"Mereka telah melakukannya pada Enzo Maresca. Saat ini, jika Anda memberi Enzo Maresca waktu beberapa tahun lagi dengan tim ini, saya bisa melihat kita memenangkan Premier League," tegas Mikel.

Baginya, transisi kepemimpinan yang terjadi saat ini justru merusak momentum yang sudah ada. Ia menilai Chelsea sedang berjalan di tempat, bahkan cenderung mundur ke belakang.

"Tapi sekarang, dengan perubahan yang telah kita buat, kita telah mengambil satu langkah maju dan sekarang kita mundur 10 langkah ke belakang," imbuhnya dengan nada kecewa.

Pertandingan Selanjutnya
Premier League Premier League | 12 April 2026
Chelsea Chelsea
22:30 WIB
Man City Man City

Pemain Merasa Kehilangan

Pemain Merasa Kehilangan

Bek Chelsea, Marc Cucurella melakukan pemanasan jelang laga melawan Everton, 22 Maret 2026 lalu. (c) AP Photo/Jon Super

Suara ketidakpuasan ternyata tidak hanya datang dari luar. Bek sayap Marc Cucurella juga mengungkapkan betapa beratnya bagi ruang ganti saat harus berpisah dengan Maresca, terutama setelah ikatan kuat yang terbentuk pasca meraih gelar juara.

Cucurella merasa memenangkan gelar seperti Piala Dunia Antarklub telah memperkuat hubungan antara pemain dan manajer. Perasaan "berani mati" untuk pelatih sudah mulai tumbuh di skuat London Barat tersebut sebelum akhirnya diputus paksa.

"Kami tahu apa yang diinginkan Maresca dari kami. Memenangi titel juara seperti Piala Dunia Antarklub juga membantu kami, menguatkan ikatan kami. Saat pelatih memberi anda kepercayaan diri dan menawarkan tempat untuk berjuang menjadi juara, anda akan memberikan segalanya," ujar Cucurella.

"Saat Maresca pergi, dampaknya besar bagi kami. Ini keputusan yang diambil klub. Jika Anda bertanya kepada saya, saya tidak akan mengambil keputusan ini," ungkapnya.

Pemain asal Spanyol itu juga menyarankan agar manajemen lebih bijak dalam menentukan waktu pergantian pelatih. Menurutnya, perubahan besar seperti itu seharusnya menunggu hingga akhir musim agar pelatih baru dan pemain memiliki waktu persiapan yang cukup di masa pramusim.

Kini, Chelsea harus kembali beradaptasi di bawah arahan Liam Rosenior. Namun, bayang-bayang kesuksesan singkat Maresca nampaknya masih menghantui Stamford Bridge dan para pendukung setianya.