
Manchester United menjadi tim pertama Inggris yang menjadi juara turnamen FIFA tersebut, setelah kekalahan Liverpool di tahun 2005, saat mereka dikalahkan 0-1 oleh tim Brasil, Sao Paulo.
Juara Eropa tersebut mampu mengatasi saat-saat menyedihkan setelah pemain belakang, Nemanja Vidic, dikeluarkan dari lapangan pertandingan empat menit setelah babak kedua berlangsung, karena menyikut wajah pemain penyerang LDU, Claudio Bieler.
Pemberian kartu merah kepada pemain asal Serbia itu mencetuskan kebangkitan Manchester United dan Rooney mencetak gol menentukan kemenangan timnya di Yokohama setelah mendapat umpan sontekan matang dari Cristiano Ronaldo.
"Kami merupakan tim terbaik di dunia," kata Rooney, yang dinyatakan sebagai Pemain terbaik turnamen tersebut, setelah mencetak dua gol saat Manchester United menang 5-3 atas tim Jepang, Gamba Osaka, di semifinal.
"Ini merupakan prestasi yang hebat bagi tim dan sesuatu yang membuat kami semua merasa bangga. Pertandingan tersebut merupakan pertandingan yang keras, khususnya setelah bermain dengan 10 orang," katanya.
Pemain penyerang Inggris itu menambahkan, " Ini merupakan perjalanan panjang. Mencetak gol kemenangan rasanya sangat hebat. Saya yakin para pendukung kami akan benar-benar merasa senang untuk mendukung tim terbaik di dunia," katanya.
Perlakuan kasar
Ronaldo, yang menjadi korban perlakuan kasar terus-menerus dari juara Libertadores Cup, LDU (Liga de Quito), terus menjadi ancaman saat Manchester United mendominasi suatu pertandingan yang disaksikan hampir 69.000 penonton.
Rooney, Park Ji-sung, Carlos Tevez, yang digantikan pemain belakang, Jonny Evans setelah Vidic dikeluarkan dari lapangan pertandingan, semuanya melancarkan serangan secara gencar di babak pertama yang berjalan berat sebelah.
Manchester United harus berjuang keras untuk mempertahankan diri dari tekanan LDU di akhir-akhir pertandingan, dengan penjaga gawang Edwin van der Sar berhasil menyelamatkan gawangnya dari kebobolan dengan cara mentip bola hasil tendangan keras Alejandro Manso di menit ke-89.
Tim asuhan Alex Ferguson menjuarai turnamen cikal-bakal Piala Dunia Antar Klub, yakni suatu pertandingan antara juara Eropa melawan juara Amerika Selatan, dengan kemenangan 1-0 atas tim Brasil, Palmeiras, di tahun 1999.
"Kami tahu mereka akan menimbulkan masalah, bila kami membiarkan mereka," kata kapten Manchester United, Rio Ferdinand. "Tetapi, kami terus menekan mereka dengan tidak memberikan kesempatan kepada mereka, dan mereka hanya bisa melakukan tembakan-tembakan jarak jauh.
"Saya kira kami menciptakan kesempatan-kesempatan sangat baik dan di lain kesempatan kami akan bisa mencetak tiga atau empat gol," katanya. (kpl/cax)
Advertisement
Berita Terkait
LATEST UPDATE
-
Voli 4 April 2026 08:37 -
Asia 4 April 2026 08:30 -
Bola Indonesia 4 April 2026 06:16 -
Bola Indonesia 4 April 2026 05:08 -
Piala Dunia 4 April 2026 04:59 -
Liga Inggris 4 April 2026 04:43
MOST VIEWED
HIGHLIGHT
- 6 Pencetak Gol Termuda Premier League: Dari Magis ...
- 5 Wonderkid Italia yang Bisa Selamatkan Azzurri da...
- 10 Rekor Liga Champions yang Mungkin Tak Akan Pern...
- 5 Pemain Gratis yang Bisa Direkrut Manchester Unit...
- 5 Pemain yang Pernah Membela Galatasaray dan Liver...
- 4 Pemain yang Pernah Membela Arsenal dan Bayer Lev...
- 3 Alasan Malick Diouf Layak Jadi Target MU di 2026...











:strip_icc()/kly-media-production/medias/5545984/original/058171300_1775255774-BMKG_Bandung.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5545937/original/068205400_1775223417-Mark14-1.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5545914/original/022255900_1775220174-Mark-5.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5536824/original/003447700_1774344317-Oppo_Find_X9_Ultra_02.jpg)
:strip_icc():watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/liputan6/watermark-color-landscape-new.png,573,20,0)/kly-media-production/medias/5545840/original/073829300_1775213487-IWN_3513.jpg.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/8586/original/siram-air-keras-iluts-131006c.jpg)