Noni Madueke yang Berbeda, Kreativitasnya Kian Terasah

Noni Madueke yang Berbeda, Kreativitasnya Kian Terasah
Pemain Arsenal Noni Madueke melepaskan tembakan dalam laga Premier League antara Arsenal vs Hull City di London, Sabtu, 7 November 2026 (c) AP Photo/Alastair Grant

Bola.net - Noni Madueke mulai menunjukkan level permainan berbeda bersama Arsenal pada musim 2026-27. Perkembangan sang winger terlihat dari kreativitas dan efektivitasnya dalam membantu The Gunners membangun serangan, termasuk saat menghadapi Hull City.

Arsenal mempertahankan posisi di puncak klasemen Premier League setelah menang 1-0 atas Hull City di Emirates Stadium, Sabtu (7/11/2026) malam WIB. Martin Odegaard mencetak gol penentu pada menit ke-72 dalam pertandingan yang berlangsung sulit bagi tuan rumah.

Meski gagal memaksimalkan sejumlah peluang, Madueke menjadi salah satu pemain paling berbahaya di lapangan. Perannya semakin penting setelah Bukayo Saka mengalami cedera dan membuatnya harus mengambil tanggung jawab lebih besar di sektor sayap.

Madueke Menjadi Motor Serangan Arsenal

Madueke memperlihatkan kontribusi besar meski Arsenal tidak tampil dalam performa menyerang terbaik. Tembakannya memaksa Konstantinos Tzolakis melakukan penyelamatan sebelum bola muntah diselesaikan Odegaard menjadi gol kemenangan.

Winger berusia 24 tahun itu mencatatkan 13 sentuhan di kotak penalti lawan, terbanyak di antara pemain Arsenal dalam satu pertandingan Premier League musim ini. Ia juga membukukan total delapan tembakan dan peluang tercipta, serta lima dribel sukses.

Kontribusinya tidak hanya terlihat melalui statistik. Madueke mampu menciptakan ancaman dari kedua sisi lapangan, mulai dari umpan silang menggunakan kaki kiri hingga umpan tarik dengan kaki kanan.

Perubahan Sikap Membawa Madueke ke Level Baru

Mikel Arteta menilai perkembangan Madueke tidak terlepas dari responsnya ketika kesempatan bermain sempat terbatas. Setelah hanya menjadi starter dalam dua dari tujuh pertandingan awal Arsenal musim ini, sang winger memutuskan menjalani latihan tambahan secara mandiri pada jeda internasional.

Arteta menilai keputusan tersebut memperlihatkan tekad Madueke untuk berkembang. Sang pemain kembali dengan pendekatan berbeda dan sejak itu menunjukkan peningkatan yang signifikan.

"Dia ingin melakukan lebih banyak. Dia pergi, mulai berlatih, dan menjadi Noni yang berbeda. Dia tidak mau menerima situasi tersebut begitu saja. Dia benar-benar serius. Sejak saat itu, dia tampil luar biasa," ujar Arteta.

Madueke juga tetap menunjukkan profesionalisme setelah tidak masuk skuad Timnas Inggris pilihan Thomas Tuchel. Alih-alih kehilangan motivasi, ia justru terus berusaha meningkatkan performanya bersama Arsenal.

Kreativitas dan Efektivitas Madueke Meningkat

Perkembangan Madueke terlihat jelas dari kemampuannya menciptakan peluang. Rata-rata peluang yang ia hasilkan meningkat lebih dari dua kali lipat dibandingkan musim lalu, mencapai 3,57 per 90 menit. Catatan tersebut menjadi yang tertinggi di antara seluruh pemain Premier League.

Dalam statistik expected assists, Madueke membukukan angka 0,32 per 90 menit. Ia hanya berada di belakang Phil Foden dan Jeremy Doku di antara pemain Manchester City, memperlihatkan kualitas peluang yang mampu diciptakannya.

Efektivitasnya juga meningkat dalam penguasaan bola. Persentase keberhasilan dribelnya naik dari 50 menjadi 55 persen, sedangkan akurasi operan meningkat dari 78 menjadi 87 persen.

Ia juga semakin baik dalam mengirimkan bola ke depan. Persentase keberhasilan umpan silang dari situasi permainan terbuka meningkat dari 14 menjadi 33 persen dibandingkan musim lalu.

Arteta Masih Menuntut Perkembangan Lebih Jauh

Madueke kini terlihat lebih matang dalam menentukan keputusan di sepertiga akhir lapangan. Ia tetap memiliki kemampuan menggiring bola untuk melewati lawan, tetapi tidak lagi terlalu sering mengambil risiko yang berujung pada hilangnya penguasaan bola.

Arteta tetap melihat sejumlah aspek yang perlu diperbaiki, terutama ketepatan dalam mengambil keputusan dan efektivitas penyelesaian akhir. Menurutnya, Madueke masih memiliki ruang untuk berkembang lebih jauh.

Pertandingan melawan Hull juga menjadi penampilan ke-100 Madueke di Premier League, dengan 67 di antaranya bersama Arsenal. Setelah sempat dipertanyakan karena memilih bergabung dengan klub yang memiliki Saka di posisi serupa, ia kini membuktikan bahwa dirinya mampu memberikan kontribusi penting.

Arteta berharap Madueke dapat mempertahankan level tersebut sekaligus terus meningkat. Perkembangannya menjadi tambahan kekuatan bagi Arsenal dalam persaingan Premier League musim ini.

Sumber: Sky Sports

Klasemen