
Bola.net - Adnan Januzaj, nama yang seharusnya masih sangat diingat oleh fans Manchester United. Sekitar 10 tahun lalu, Januzaj pernah jadi sensasi dalam tim MU. Pemain muda yang sempat menyelamatkan karier David Moyes.
Tahun 2013, MU memasuki era baru setelah ditinggal Sir Alex Ferguson. Kursi pelatih diduduki oleh David Moyes, sosok yang saat itu dipercaya Ferguson untuk meneruskan kerja kerasnya membangun Setan Merah.
Sayangnya, musim 2013/2014 ternyata berjalan sangat sulit bagi Moyes. Banyak rekor yang pecah, tapi bukan rekor bagus. Enam laga awal di musim itu, MU sudah membuat beberapa catatan buruk:
- Hasil 0-0 pertama di kandang setelah 77 pertandingan.
- Awal musim terburuk sejak 1989.
- West Brom bisa menang di Old Trafford setelah 35 tahun.
Intinya, awal musim itu sangat berat bagi Moyes. Situasi sulit, MU tertahan di paruh bawah klasemen, hanya tiga poin di atas zona degradasi.
Saat itu, Robin van Persie tidak berkontribusi sebaik musim sebelumnya. Rekrutan anyar Wilfried Zaha juga lebih banyak dicadangkan. Moyes butuh pemain yang bisa jadi pembeda, Adnan Januzaj jawabannya.
Penyelamat David Moyes

Moyes memilih bertaruh dengan Adnan Januzaj, bocah 18 tahun asal Belgia yang belum benar-benar punya pengalaman. Situasi saat itu memang sulit, Moyes tidak punya banyak pilihan.
Januzaj pertama diturunkan ketika MU dikalahkan West Brom. Dia masuk di babak kedua, hampir mencetak gol, tapi permainannya tidak benar-benar menonjol.
Baru di laga kontra Sunderland, pertandingan hidup-mati bagi Moyes, Januzaj membuktikan kualitasnya. Saat itu MU sudah kebobolan lebih dahulu, skor 0-1 di paruh waktu, Sunderland unggul.
Masuk babak kedua, Januzaj bermain luar biasa. Dia mencetak dua gol cepat di menit ke-55 dan ke-61. Kedua golnya spektakuler, bahkan masih sering terlihat di media sosial hingga sekarang.
Saat itu, sepertinya Moyes telah menemukan penyelamatnya. Januzaj lantas meneken kontrak berdurasi lima tahun di MU. Dia langsung jadi salah satu pemain terpenting untuk skuad Moyes di musim 2013/2014.
Sensasi di musim 2013/2014
Januzaj bermain luar biasa di musim itu. Dia berulang kali menyelamatkan MU. Bocah 18 tahun dengan nomor punggung 44, ketika ada kesempatan main, dia memaksimalkannya.
Januzaj pun hampir membawa MU sampai ke final Capital One Cup di musim tersebut. Lagi-lagi laga kontra Sunderland. Mereka menang 2-1 di kandang, MU wajib menang di Old Trafford untuk melaju.
Winger Belgia itu pun menciptakan assist untuk gol Jonny Evans. MU unggul 1-0 di waktu normal. Agregat 2-2, laga lanjut ke extra time.
Nahas MU kembali kebobolan lebih dahulu, david De Gea membuat kesalahan buruk di menit akhir. Skor 1-1, agregat 2-3 untuk Sunderland, MU sepertinya bakal kalah.
Nah, pada saat itu, Januzaj kembali menyuguhkan momen magis. Dia membuat pergerakan apik dengan Chris Smalling sebelum meladeni Javier Hernandez yang mencetak gol.
Laga dilanjut ke adu penalti, sayangnya tekanan terlalu besar untuk Januzaj. Sepakannya gagal, MU pun tersingkir.
Dilepas Louis van Gaal

Januzaj menunjukkan potensi yang cukup menjanjikan di musim 2013/2014 tersebut. Sayangnya, potensi saja tidak cukup bagi MU yang memang membutuhkan hasil instan.
David Moyes dipecat di bulan April 2014. MU lantas menunjuk Louis van Gaal sebagai pelatih baru. Sayangnya, perubahan pelatih juga berdampak pada nasib Januzaj.
Dia sempat dipinjamkan ke dua tim berbeda, Borussia Dortmund dan Sunderland. Keduanya gagal membuahkan hasil memuaskan. Akhirnya, tahun 2017, MU menjual Adnan Januzaj ke Real Sociedad untuk 8 juta euro.
Di mana Januzaj sekarang?
Sekarang Januzaj sudah berusia 28 tahun. Kariernya memasuki masa-masa keemasan, tapi sayangnya dia belum memenuhi potensi. Seolah-olah permainan gemilang Januzaj di musim 2013/2014 adalah cuplikan film yang sayangnya tidak muncul di adegan utama film tersebut.
Januzaj berstatus sebagai pemain Sevilla sejak tahun 2022 lalu, tapi dia hanya menempuh 3 pertandingan di sana. Sekarang, dia tengah menjalani masa peminjaman ke Istanbul Basaksehir, klub Turki.
28 tahun seharusnya belum jadi akhir. Januzaj masih bisa mengembalikan kariernya ke jalur yang benar. Bahkan, dia mungkin bisa kembali jadi penyelamat MU. Kenapa tidak?
Advertisement
Berita Terkait
-
Liga Inggris 21 Juli 2026 19:00Marcus Rashford Ikut Tur Pramusim Manchester United di Irlandia
-
Liga Inggris 21 Juli 2026 18:183 Cara Xabi Alonso Memaksimalkan Morgan Rogers di Chelsea
LATEST UPDATE
-
Piala Dunia 21 Juli 2026 19:40Piala Dunia 64 Tim Berpotensi Ubah Peta Ekonomi Sepak Bola Global
BERITA LAINNYA
-
inggris 21 Juli 2026 19:00Marcus Rashford Ikut Tur Pramusim Manchester United di Irlandia
SOROT
-
Liputan6 21 Juli 2026 19:43Pesan Megawati untuk Anak Muda
-
Liputan6 21 Juli 2026 19:38Prabowo Beri Tenggat Sebulan, BGN Siap Bongkar Ulang Penerima MBG
-
Liputan6 21 Juli 2026 19:23Keluarga Dokter Icha Minta Jaminan Perlindungan LPSK
-
Liputan6 21 Juli 2026 19:02Istana Beri Sinyal Anggaran MBG Dipangkas
-
Liputan6 21 Juli 2026 18:39Motif dan Cara Sadis Pelaku Aniaya Kekasih di Bekasi
MOST VIEWED
HIGHLIGHT
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barc...
10 Target Transfer Arsenal yang Patut Dipantau di ...
Dari Pele hingga Gilberto Mora, Inilah 10 Pemain T...
3 Pemain Bournemouth yang Bisa Dibawa Andoni Iraol...
4 Bek Top yang Jadi Target Real Madrid pada Bursa ...
Man United atau Fenerbahce? 5 Klub yang Bisa Jadi ...
Arsenal Cari Winger Kiri Baru, Ini 5 Kandidatnya














:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9303488/original/013324200_1784637812-IMG_9431.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9303483/original/026947400_1784637516-IMG_3166.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9303479/original/076653200_1784636631-175941.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9303356/original/032748400_1784627628-IMG_5798.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5550839/original/029409500_1775710216-foto2.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/527394/original/aniaya-ilustrasi-131207b.jpg)

