
Bola.net - Patrice Evra paham betul seperti apa rivalitas Manchester United dan Liverpool. Sebab, Patrice Evra menjadi sosok yang sangat dibenci fans Liverpool setelah insiden yang melibatkan dia dan Luis Suarez.
Evra memenangkan 15 trofi selama sembilan musim di Manchester United. Tetapi, reputasinya dibangun di atas sesuatu yang lebih penting daripada kesuksesan, yakni menjadi pemain yang paling dibenci oleh suporter rival.
Selama beberapa tahun, Evra menanggung kebencian yang paling kuat. Itu terjadi beberapa kali dalam satu musim.
Evra mungkin sudah akrab dengan nyinyiran suporter Liverpool. Yang paling menohok adalah chant pendukung The Reds untuk Suarez. Evra bahkan digambarkan sebagai "pembohong sialan" dalam chant tersebut.
Oh ooooooh Luis Suarez, Oh ooooooh Luis Suarez..
His first name is Patrice, is Patrice, is Patrice, His second name is Evra, is Evra, is Evra, And he's a f*cking liar, a liar, a liar, Thats why we hate him we hate him we hate him..
Oh ooooooh Luis Suarez, Oh ooooooh Luis Suarez..
Alkisah...

Perseteruan Evra dengan Suarez terjadi pada 15 Oktober 2011. Suarez diduga berkata rasis kepada Evra, yang berujung sanksi absen dalam 8 laga dan denda.
Fans Liverpool pun tak terima. Evra bahkan mengaku mendapat ancaman pembunuhan dari seorang napi yang notabene penggemar Liverpool.
Pada 2018 ketika memperkuat West Ham, Evra kembali mendapat cibiran. Dia disebut sebagai bajingan pembohong.
Pelecehan itu mungkin menyakitkan, terutama karena mengetahui akar penyebab ejekan tersebut. Tapi, menjadi penerima cemoohan yang tulus dari fans lawan, Evra mungkin bisa mengklaim semacam kepuasan.
Liverpool Belum Pantas Dilabeli Tim Hebat

Patrice Evra pernah mengatakan, Liverpool belum pantas dilabeli tim hebat. Menurutnya, The Reds baru pantas disebut klub hebat jika sudah memenangi gelar Premier League tiga kali beruntun.
Liverpool memenangi Liga Champions pada 2019 dan finis kedua di Premier League pada musim yang sama, dengan koleksi 97 poin.
The Reds kemudian menjuarai gelar liga pertama dalam 30 tahun pada musim 2019/2020. Tim besutan Jurgen Klopp sangat dominan, dengan mengantongi keunggulan 18 poin atas peringkat kedua, Manchester City.
Pada saat skandal Evra-Suarez 2011-12, Evra telah memenangkan empat gelar Liga Premier, tiga Piala Liga dan Liga Champions. Keberhasilan dalam skala itu memiliki pengaruh yang sama banyaknya pada haters.
Apakah kebencian fans di Merseyside hanya karena insiden Suarez? Hampir pasti tidak. Andai saja pelecehan tersebut dilaporkan oleh hakim garis, dia tidak akan menjadi subjek chant negatif bertahun-tahun kemudian.
Di sisi lain, dapat diasumsikan bahwa penggemar Manchester United tidak memiliki repertoar lagu tentang Fabio Aurelio atau Jose Enrique.
Seperti pemain yang benar-benar dibenci, Evra mendapatkan status penjahatnya dengan sukses dan sangat bagus.
Cara Menjadi Legenda
Dalam pertandingan keduanya di Inggris, Evra bermain selama 90 menit ketika Manchester United menang dramatis 1-0 atas Liverpool di Old Trafford. Selain clean sheet, Evra juga belajar sesuatu yang penting selama pertandingan.
Ini adalah pertandingan ketika Rio Ferdinand membobol gawang Liverpool dengan sebuah sundulan pada menit ke-90. Gary Neville berlari di sepanjang lapangan untuk merayakannya di depan para pendukung Liverpool.
“Agar adil, Liverpool telah menyanyikan lagu-lagu tentang saya sepanjang pertandingan,” kata Neville. “Jadi saya pikir 'mereka perlu mendapatkan sedikit balasan, bukan?'”
Evra enam tahun lebih muda dari Neville. Gol Ferdinand menjadi satu di antara momen paling berkesan menurut Evra. Itu adalah pelajaran untuk menjadi seorang legenda klub.
"Saya mengoleksi banyak DVD, tentang bencana Munich dan Busby Babes, tentang Bobby Charlton, George Best dan Denis Law, tentang Cantona. Seluruh cerita klub," kata Evra.
“Anda bertemu orang-orang ini di sekitar klub dan saya ingin tahu siapa mereka. Apa yang telah mereka lakukan untuk klub karena rasa hormat."
Evra melakukan pekerjaan rumahnya dan para penggemar menyadari betapa dia telah memberikan segalanya untuk klub. Tapi, terkadang legenda juga dikenang melalui hal-hal negatif
Episode Kedua dengan Suarez
Pada 11 Februari 2012, Manchester United menjamu Liverpool di Liga Inggris. Itu adalah start pertama Suarez setelah menjalani larangan delapan pertandingan.
Suarez menolak untuk menjabat tangan Evra sebelum pertandingan. Sesuatu yang lain terjadi hari itu. Hari itu adalah sekitar enam tahun setelah Gary Neville berlari sepanjang lapangan untuk merayakannya di depan pendukung Liverpool dan sekitar satu tahun setelah Neville pensiun dari sepak bola.
Saat peluit akhir dibunyikan, United menang 2-1 berkat dua gol Wayne Rooney. Evra memulai konfrontasi.
Sang bek berlari sambil melompat, menunjukkan kegembiraan di wajahnya, mengacungkan kedua tangan ke udara, fans menyambutnya dengan teriakan dalam lompatan dan gerakan.
Saat para pemain berjalan ke terowongan Old Trafford, Evra memprovokasi Suarez. Ofisial sampai ikut turun tangan karena Evra tampak sengaja berselebrasi di depan Suarez. Martin Skrtel berusaha mendoronga Evra agar menjauh. Untungnya, Suarez tak terpancing dan perkelahian pun tidak terjadi.
Sumber: Planet Football
Disadur dari Bola.com (Penulis: Wiwig Prayugi/18 Januari 2021)
Baca Ini Juga:
- Hanya 1 Gol dari 4 Laga Premier League, Ada Apa Liverpool?
- Mengenang Kata-kata Sir Alex Ferguson Soal Liverpool Ketika Masih di MU
- Roy Keane Kritik Performa Marcus Rashford dan Bruno Fernandes
- Liverpool vs Manchester United: Jurgen Klopp Memarahi Alexander-Arnold 2 Kali
- 6 Pelajaran dari Manchester City vs Crystal Palace: Awas, Si Biru Langit Sudah Bangkit
Advertisement
Berita Terkait
-
Liga Inggris 5 September 2026 00:20Gabriel Martinelli Pergi, Mikel Arteta Tetap Puas dengan Opsi Serangan Arsenal
-
Liga Inggris 4 September 2026 23:10Link Live Streaming Ipswich vs Liverpool, 5 September 2026
-
Liga Inggris 4 September 2026 22:35Xabi Alonso Minta Chelsea Move On dari Enzo Fernandez
-
Liga Inggris 4 September 2026 22:00Michael Carrick Yakin Joshua Zirkzee Masih Penting untuk Manchester United
-
Liga Inggris 4 September 2026 20:50Chelsea Siapkan 100 Juta Euro untuk Pengganti Enzo Fernandez
LATEST UPDATE
-
Liga Spanyol 4 September 2026 23:45Link Live Streaming Betis vs Madrid, 5 September 2026
-
Liga Inggris 4 September 2026 23:10Link Live Streaming Ipswich vs Liverpool, 5 September 2026
-
Liga Inggris 4 September 2026 22:35Xabi Alonso Minta Chelsea Move On dari Enzo Fernandez
-
Liga Inggris 4 September 2026 22:00Michael Carrick Yakin Joshua Zirkzee Masih Penting untuk Manchester United
-
Bola Indonesia 4 September 2026 21:19Hasil BRI Super League: Bali United Bungkam PSS Sleman, Dua Gol Dianulir
BERITA LAINNYA
-
inggris 5 September 2026 00:20Gabriel Martinelli Pergi, Mikel Arteta Tetap Puas dengan Opsi Serangan Arsenal
-
inggris 4 September 2026 23:10Link Live Streaming Ipswich vs Liverpool, 5 September 2026
-
inggris 4 September 2026 22:35Xabi Alonso Minta Chelsea Move On dari Enzo Fernandez
-
inggris 4 September 2026 22:00Michael Carrick Yakin Joshua Zirkzee Masih Penting untuk Manchester United
-
inggris 4 September 2026 20:50Chelsea Siapkan 100 Juta Euro untuk Pengganti Enzo Fernandez
-
inggris 4 September 2026 20:15Alasan Manchester United Tak Merekrut Mamadou Sangare meski Sempat Memantaunya
SOROT
-
Liputan6 4 September 2026 23:46Deras Cimandiri dan Perjuangan Pelajar Leuwidingding Menuju Sekolah
-
Liputan6 4 September 2026 23:42Penjelasan Polisi Tak Blokade Demo PBRI Dekat Bundaran HI
-
Liputan6 4 September 2026 22:307 Catatan Kubu Andrie Yunus Usai 2 TNI Dihukum Ringan dan Tak Dipecat
-
Liputan6 4 September 2026 21:14Transjakarta 'Jalur Langit' Hanya Sampai Halte JORR Imbas Truk Mogok
-
Liputan6 4 September 2026 20:36Siswa SMP di Nabire Pembunuh Mantan Pacar Dihukum 10 Tahun
-
Liputan6 4 September 2026 19:57Cerita Kepanikan Penghuni Dapat Kabar Apartemen Pavilion Kebakaran
MOST VIEWED
Daftar Lengkap Transfer Premier League Musim Panas 2026/2027
Pemenang dan Pecundang di Bursa Transfer Premier League 2026/2027: Arsenal Cerdas, Aston Villa Kehilangan Banyak Pilar
Hasil Lengkap, Klasemen, Jadwal dan Top Skor Premier League 2026/2027
Enzo Fernandez ke Manchester City: Mengapa Chelsea Rela Melepas Kaptennya?
HIGHLIGHT
Chelsea Rebut Morgan Rogers, Ini 5 Pemain yang Bis...
Gagal Dapat Michael Olise? Ini 5 Galactico Alterna...
7 Pemain Manchester United yang Wajib Bersinar di ...
8 Pemain Arsenal yang Berpotensi Dilepas untuk Dan...
5 Alternatif Lebih Murah dari Bradley Barcola yang...
Gagal Dapat Vinicius Junior? Ini 5 Winger yang Bis...
7 Transfer yang Bisa Dituntaskan Manchester United...













:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9340958/original/004739600_1788540378-446747.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9340956/original/056974400_1788540157-Demo_PBRI_dekat_Bundaran_Hotel_Indonesia.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8062367/original/095492200_1780906692-1001350335.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9340916/original/029246600_1788531271-93396.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9340895/original/092729500_1788529017-WhatsApp-Image-2026-09-04-at-20.58.05.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9340875/original/044738600_1788526653-93357.jpg)

