Paul Scholes Klarifikasi Sindiran ke Michael Carrick: Bukan Serangan, Ini Maksud Sebenarnya

Paul Scholes Klarifikasi Sindiran ke Michael Carrick: Bukan Serangan, Ini Maksud Sebenarnya
Manajer Manchester United, Michael Carrick, memberi isyarat dari tepi lapangan saat laga Premier League kontra Arsenal, Minggu (25/1/2026). (c) AP Photo/Kirsty Wigglesworth

Bola.net - Legenda Manchester United, Paul Scholes akhirnya memberikan klarifikasi setelah komentarnya di media sosial memicu kontroversi. Postingan singkat yang ia tulis usai kekalahan Setan Merah dari Newcastle langsung memancing reaksi keras dari fans dan sejumlah mantan pemain.

Komentar tersebut awalnya dianggap sebagai sindiran terhadap pelatih kepala Manchester United saat ini, Michael Carrick. Padahal Carrick justru mendapat banyak pujian sejak mengambil alih kursi pelatih dari Ruben Amorim pada awal tahun ini.

Situasi ini membuat Scholes merasa perlu menjelaskan maksud sebenarnya dari unggahan tersebut. Ia menegaskan bahwa komentarnya tidak dimaksudkan sebagai kritik pribadi terhadap mantan rekan setimnya itu.

Scholes Tegaskan Tidak Pernah Berniat Menyerang Carrick

Scholes Tegaskan Tidak Pernah Berniat Menyerang Carrick

Skuad Manchester United merayakan gol Benjamin Sesko ke gawang Crystal Palace, Minggu (1/3/2026) (c) AP Photo/Dave Thompson

Kontroversi bermula setelah Scholes mengunggah komentar di Instagram story yang menyinggung performa Manchester United dalam beberapa pertandingan terakhir.

Bahwa MU bermain biasa-biasa saja dalam empat laga terakhir, tapi tetap bisa menang. Kalimat tersebut kemudian ditafsirkan sebagai kritik langsung kepada Carrick.

Reaksi keras pun muncul, termasuk dari mantan pemain United lainnya seperti Patrice Evra. Banyak pihak menilai komentar itu tidak perlu dilontarkan di tengah periode positif yang sedang dijalani Carrick sebagai pelatih.

Terbaru, berbicara dalam podcast The Good, The Bad and The Football, Scholes menegaskan bahwa tidak ada niat buruk di balik komentarnya.

"Ini sama sekali tidak dimaksudkan untuk menyinggung Michael. Michael adalah salah satu orang paling baik dalam sepak bola, dia orang terakhir yang ingin saya sakiti," ujar Scholes.

Ia juga mengungkapkan bahwa dirinya langsung menghubungi Carrick secara pribadi untuk menjelaskan situasi tersebut.

"Saya mengirim pesan kepada Michael. Saya langsung berkata kepadanya, 'Saya tidak punya niat untuk membuat Anda kesal'. Bahkan sebenarnya saya merasa tidak perlu mengatakan itu, dan dia sendiri bilang kepada saya bahwa dia tidak tersinggung."

Komentar Sebenarnya Soal Performa Tim

Komentar Sebenarnya Soal Performa Tim

Pelatih Manchester United, Michael Carrick, memantau jalannya pertandingan dari sisi lapangan saat menghadapi Crystal Palace, Minggu (1/3/2026). (c) AP Photo/Dave Thompson

Menurut Scholes, reaksi publik terhadap unggahannya terlalu berlebihan karena banyak orang salah memahami maksud yang ingin ia sampaikan. Ia menilai komentarnya lebih berkaitan dengan performa tim secara keseluruhan.

"Saya rasa orang-orang hanya menafsirkannya berbeda dari yang saya maksud," imbuh Scholes. "Satu-satunya yang saya katakan adalah saya tidak merasa mereka bermain terlalu baik dalam empat pertandingan terakhir, tetapi dia masih mampu mendapatkan hasil."

Scholes menjelaskan bahwa sebenarnya ia justru ingin menyoroti kemampuan Carrick dalam tetap meraih hasil positif meski tim tidak selalu tampil maksimal.

"Kami pernah memiliki manajer terbaik di dunia dan dia selalu mengatakan bahwa terkadang Anda membutuhkan sedikit keberuntungan," lanjut Scholes.

"Dengan kartu merah dan berbagai hal yang terjadi dalam pertandingan, kadang Anda memang membutuhkan sedikit keberuntungan. Itu saja yang ingin saya katakan."

Carrick Akui United Tampil Tidak Maksimal

Di sisi lain, kekalahan 2-1 dari Newcastle di St. James' Park menjadi salah satu momen yang mengecewakan bagi Manchester United di bawah kepemimpinan Carrick. Hasil itu mengakhiri rangkaian positif yang sebelumnya diraih tim.

Meski Newcastle bermain dengan 10 pemain, Manchester United gagal memanfaatkan situasi tersebut. Carrick pun tidak mencari alasan atas performa timnya dalam laga tersebut.

"Kami tidak senang dengan cara kami memainkan pertandingan ini. Jika melihat bagaimana jalannya laga, sebenarnya situasinya banyak berada di tangan kami, tetapi kredit untuk Newcastle," ungkap Carrick.

Kekalahan ini tetap menjadi satu-satunya hasil negatif besar dalam masa kepelatihan Carrick sejak menggantikan Ruben Amorim pada pertengahan Januari. Kini fokus Manchester United kembali tertuju pada upaya memperbaiki posisi mereka di klasemen Premier League.