Pengakuan Jujur Dimitar Berbatov: Sakit Hati, Hilang Respek, Sampai Tak Sudi Ucapkan Selamat Tinggal pada Sir Alex Ferguson di MU

Bola.net - Mantan striker Manchester United, Dimitar Berbatov, mengenang kembali masa-masa akhir kariernya di Old Trafford. Ia mengaku kehilangan rasa hormat terhadap manajer legendaris, Sir Alex Ferguson.
Striker asal Bulgaria ini pernah menjadi pemain termahal Setan Merah pada 2008. Ia bahkan sukses meraih gelar Sepatu Emas Premier League pada musim 2010/2011.
Namun, perlakuan yang diterimanya pada musim terakhir terasa sangat tidak adil. Momen pencoretan namanya dari skuad final Liga Champions 2011 menjadi puncak kekecewaannya.
Kini, Berbatov pun blak-blakan mengenai hubungannya yang retak dengan Ferguson. Ia juga mengungkap alasan di balik keputusannya hengkang dan perpisahan pahit yang terjadi.
Merasa Tak Dihargai

Dimitar Berbatov merasa tidak pantas menerima perlakuan buruk di Manchester United. Terutama pada musim terakhirnya yang diwarnai minimnya kesempatan bermain.
Ia mengaku sudah berulang kali mencoba meminta kejelasan langsung dari Sir Alex Ferguson. Namun, jawaban yang ia terima selalu berbanding terbalik dengan kenyataan di lapangan.
"Saya rasa saya tidak pantas mendapatkan perlakuan seperti itu di United – tidak bermain di tahun terakhir. Saya lebih dari 10, mungkin 15, kali bertanya kepada pelatih apakah mereka membutuhkan saya," katanya kepada The Guardian pada 2012.
"Dan setiap kali saya diberitahu bahwa saya adalah pemain penting dan tidak boleh pergi, tetapi kemudian saya tidak ada di dalam tim," sambungnya.
Puncak Kekecewaan di Final Liga Champions
Puncak kekecewaan Berbatov terjadi saat final Liga Champions 2011 di Wembley. Namanya secara mengejutkan tidak masuk dalam skuad yang disiapkan untuk melawan Barcelona.
Momen tersebut membuatnya berpikir seharusnya ia angkat kaki lebih cepat. Menurutnya, perlakuan Ferguson saat itu telah melunturkan rasa hormat yang ia miliki.
"Mungkin saya seharusnya pergi ketika dia mencoret saya dari skuad untuk final Liga Champions ," ujar Berbatov.
"Saya tahu dia adalah bosnya, tetapi dia telah kehilangan, sampai batas tertentu, rasa hormat saya karena cara dia memperlakukan saya," tegasnya.
Alasan di Balik Perubahan Taktik
Berbatov mengungkapkan bahwa Ferguson sempat memberinya sebuah penjelasan. Sang manajer berdalih bahwa ia berencana mengubah gaya bermain tim menjadi lebih cepat dan direct.
Namun, penjelasan tersebut sulit diterima oleh Berbatov. Pasalnya, gaya bermain semacam itu sangat bertentangan dengan karakteristiknya sebagai seorang striker.
"Dia mencoba menjelaskan kepada saya bahwa tim akan menggunakan gaya yang lebih direct, dengan lebih banyak kecepatan," jelas Berbatov.
"Tetapi saya tidak pernah termasuk pemain tercepat, saya suka menahan bola, ini gaya saya. Saya merasa sulit untuk menerima keputusannya," kenangnya.
Tetap Pergi dengan Kepala Tegak
Meskipun sulit menerima keputusan tersebut, Berbatov memilih untuk pergi dengan kepala tegak. Ia merasa masih memiliki harga diri dan bangga dengan pencapaiannya.
Baginya, kontribusinya untuk Manchester United tidak bisa dipandang sebelah mata. Deretan gol, dua gelar liga, dan satu gelar top skor menjadi bukti nyata.
"Saya masih memiliki harga diri saya. Saya mencetak banyak gol, saya memenangkan liga dua kali, dan saya adalah pencetak gol terbanyak liga, jadi itu tidak buruk," katanya.
"Saya tidak akan punya masalah bermain melawan United karena ini sudah terjadi dalam karier saya. Tapi tidak ada gunanya melihat ke belakang lagi," imbuhnya.
Perpisahan Tanpa Pamit pada Ferguson
Hubungan yang sudah retak dengan Sir Alex Ferguson mencapai puncaknya saat ia benar-benar hengkang. Berbatov mengambil keputusan tegas ketika meninggalkan pusat latihan klub.
Ia mengaku hanya mengucapkan salam perpisahan kepada orang-orang yang ia anggap pantas mendapatkannya. Nama Sir Alex Ferguson dengan sengaja tidak termasuk di dalamnya.
"Saya mengucapkan selamat tinggal kepada orang-orang yang pantas menerimanya," ungkap Berbatov.
"Saya tidak bisa mengucapkan selamat tinggal kepada Ferguson," pungkasnya.
Setelah meninggalkan Manchester United, Dimitar Berbatov melanjutkan kariernya bersama Fulham. Ia kemudian sempat bermain untuk AS Monaco, PAOK, dan Kerala Blasters sebelum pensiun pada 2018.
Jangan Sampai Ketinggalan ini Bolaneters!
- Start Buruk, Manchester United Belum Bisa Menang di Premier League
- Kenapa Andre Onana Belum Juga Dimainkan?
- Rapor Pemain MU: Bayindir Goyah, Yoro Bercahaya, Tengah Rapuh, Bruno Fernandes Buruk
- Kontroversi Wasit dan VAR: Gol MU ke Gawang Fulham Seharusnya Tak Disahkan?
- Fulham vs Manchester United: Kegagalan Penalti Bruno Fernandes Salah Wasit?
Advertisement
Berita Terkait
-
Liga Inggris 31 Agustus 2026 04:06Catatan Menarik Chelsea vs Brighton: 74,4 Persen Penguasaan Bola Tak Cukup
-
Liga Inggris 31 Agustus 2026 03:42Hasil Lengkap, Klasemen, Jadwal dan Top Skor Premier League 2026/2027
-
Liga Inggris 31 Agustus 2026 01:04Man of the Match Man United vs Ipswich Town: Bruno Fernandes
LATEST UPDATE
-
Liga Italia 31 Agustus 2026 05:49Hasil Lengkap, Klasemen, Jadwal dan Top Skor Serie A 2026/2027
-
Liga Italia 31 Agustus 2026 05:35Man of the Match Cagliari vs Inter Milan: Hakan Calhanoglu
-
Liga Italia 31 Agustus 2026 05:28Hasil Cagliari vs Inter Milan: Calhanoglu Jadi Penentu
-
Liga Spanyol 31 Agustus 2026 05:03Hasil Lengkap, Klasemen, Jadwal dan Top Skor La Liga 2026/2027
-
Liga Inggris 31 Agustus 2026 04:06Catatan Menarik Chelsea vs Brighton: 74,4 Persen Penguasaan Bola Tak Cukup
BERITA LAINNYA
-
inggris 31 Agustus 2026 04:06Catatan Menarik Chelsea vs Brighton: 74,4 Persen Penguasaan Bola Tak Cukup
-
inggris 31 Agustus 2026 03:42Hasil Lengkap, Klasemen, Jadwal dan Top Skor Premier League 2026/2027
-
inggris 31 Agustus 2026 01:04Man of the Match Man United vs Ipswich Town: Bruno Fernandes
-
inggris 31 Agustus 2026 00:27Hasil Man United vs Ipswich Town: Bruno Hattrick, Setan Merah Gilas The Tractor Boys!
-
inggris 30 Agustus 2026 22:34Here We Go! Gabriel Martinelli Mengadu Nasib ke Arab Saudi!
SOROT
-
Liputan6 30 Agustus 2026 18:56Update Gempa NTT: 111 Orang Meninggal, Jumlah Pengungsi Berkurang
-
Liputan6 30 Agustus 2026 11:19Prabowo Bakal Tutup Muktamar ke-35 NU Senin Besok
-
Liputan6 30 Agustus 2026 07:27Prabowo Rapat Bareng Menhan-Panglima TNI, Bahas Syarat Suku Dayak Jadi Prajurit TNI
-
Liputan6 30 Agustus 2026 05:00Cerita Warga NTT Bertahan Hidup di Tengah Gempa Susulan
-
Liputan6 29 Agustus 2026 20:26Pendekar Pagar Nusa Dikerahkan Amankan Muktamar NU
-
Liputan6 29 Agustus 2026 19:54Polisi Gerebek Sarang Narkoba, Ibu Rumah Tangga Diduga Jadi Bandar
MOST VIEWED
HIGHLIGHT
Chelsea Rebut Morgan Rogers, Ini 5 Pemain yang Bis...
Gagal Dapat Michael Olise? Ini 5 Galactico Alterna...
7 Pemain Manchester United yang Wajib Bersinar di ...
8 Pemain Arsenal yang Berpotensi Dilepas untuk Dan...
5 Alternatif Lebih Murah dari Bradley Barcola yang...
Gagal Dapat Vinicius Junior? Ini 5 Winger yang Bis...
7 Transfer yang Bisa Dituntaskan Manchester United...













:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9326200/original/073461400_1786965125-gem2.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9334317/original/045525900_1787830546-IMG_1642.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9335703/original/000734600_1788049643-unnamed__79_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9326201/original/003720900_1786965126-gem3.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9335646/original/011346500_1788009959-IMG-20260829-WA0049.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9335626/original/080018000_1788008067-1000118220.jpg)

