
Bola.net - Awal musim Premier League sempat memberi harapan besar bagi Liverpool. Kemenangan 4-2 atas Bournemouth pada laga pembuka disertai janji jelas dari pelatih Arne Slot tentang identitas permainan timnya.
Syangnya, beberapa bulan berselang, suasana di Anfield berubah. Hasil imbang tanpa gol melawan Leeds United pada Hari Tahun Baru menjadi simbol dari kekecewaan yang kian terasa di tribun.
Bagi sebagian pendukung, persoalannya bukan sekadar hasil. Cara Liverpool bermain kini dianggap bertolak belakang dengan janji Slot di awal musim, dan itulah yang mulai menggerus kepercayaan.
Janji Awal dan Filosofi yang Dipertanyakan

Usai kemenangan atas Bournemouth, Slot menegaskan bahwa gaya bermain menyerang adalah identitas Liverpool.
Pernyataan itu ia sampaikan langsung kepada Jamie Carragher, yang kala itu mengaku khawatir dengan keberanian berlebihan timnya.
Carragher secara terbuka menyampaikan kegelisahannya soal banyaknya pemain yang naik menyerang. Ia menilai pendekatan tersebut berisiko besar terhadap serangan balik lawan.
Slot menanggapi kekhawatiran itu dengan keyakinan penuh. “Kami perlu menemukan keseimbangan dalam mengambil risiko," buka Slot.
"Namun, inilah siapa kami dan siapa kami sekarang, dan itulah mengapa Anda melihat pertandingan yang enak ditonton saat menonton Liverpool. Kami tidak akan bertahan dengan rendah. Saya lebih suka melihat gaya menyerang ini,” ujar Slot.
Pelatih asal Belanda itu pun menambahkan bahwa ia ingin timnya tetap bermain sepak bola atraktif seperti PSG musim lalu.
Adaptasi yang Terlalu Jauh

Beberapa bulan kemudian, janji tersebut terasa memudar. Liverpool justru dinilai terlalu berhati-hati dan kehilangan daya tarik, terutama setelah hasil imbang tanpa gol melawan Leeds United di Anfield.
Sejak kemenangan 5-1 atas Eintracht Frankfurt pada 22 Oktober, Liverpool hanya mencetak 19 gol dalam 15 pertandingan di semua kompetisi. Di kandang sendiri, mereka belum pernah mencetak lebih dari dua gol dalam satu laga liga atau piala sejak kemenangan atas Bournemouth.
Secara total, Liverpool mengoleksi 30 gol di paruh musim Premier League. Angka itu menurun drastis dibandingkan 45 gol pada tahap yang sama musim lalu, menandakan penurunan tajam di sektor ofensif.
Masalah di Lini Depan dan Hilangnya Intensitas
Meski catatan defensif membaik sejak kekalahan telak dari PSV pada 26 November, tanda-tanda rencana jangka panjang di lini serang masih minim. Banyak gol Liverpool datang dari kualitas individu, bukan dari pola permainan yang konsisten.
Hanya segelintir pemain yang tampil menonjol dalam sistem Slot, meski skuad diisi pemain-pemain berlevel elite. Sulit mengingat kapan terakhir Liverpool menampilkan performa 90 menit yang benar-benar meyakinkan.
Absennya Mohamed Salah semakin menyoroti masalah tersebut. Tanpa Salah, pressing Liverpool tetap tidak membaik, seperti terlihat dari cuplikan viral lemahnya tekanan dari lini depan saat melawan Leeds, pertandingan yang juga membuat Anfield terasa sunyi.
Kepercayaan Suporter Mulai Menipis
Perubahan gaya bermain sebenarnya dianggap perlu. Setelah sembilan kekalahan dari 12 laga dan kebobolan 24 gol, Liverpool memang harus memperbaiki pertahanan, dan kini mereka tak terkalahkan dalam delapan pertandingan.
Biar begitu, kontrasnya terlihat di Anfield. Liverpool hanya meraih dua poin dari kemungkinan sembilan saat menghadapi Leeds, Sunderland, dan Nottingham Forest, dua tim promosi dan satu tim yang berada di papan bawah.
Permainan ofensif kini dinilai terlalu lambat dan kurang berani. Dukungan suporter masih terdengar lewat nyanyian nama Arne Slot, tetapi atmosfer Anfield yang hening melawan Leeds menjadi sinyal peringatan.
Slot sudah memperbaiki pertahanan, dan kini tuntutan berikutnya jelas, yaitu menghidupkan kembali lini serang agar kepercayaan publik tidak benar-benar hilang.
Jangan sampai ketinggalan infonya
- 5 Pelajaran Duel Fulham vs Liverpool: Apresiasi untuk Gakpo, Mantan Menyengat, Konsekuensi Perubahan Arne Slot
- Rapor Pemain Liverpool vs Fulham: Gakpo Nyaris Jadi Pahlawan, Pertahanan Berlubang
- Daftar Transfer Resmi Premier League Januari 2026
- Hasil Lengkap, Klasemen, Jadwal dan Top Skor Premier League 2025/2026
- Man of the Match Fulham vs Liverpool: Harry Wilson
Advertisement
Berita Terkait
-
Liga Inggris 31 Oktober 2026 07:36Chelsea Bisa Percepat Pemecatan Michael Carrick di Man Utd
-
Liga Inggris 31 Oktober 2026 07:01Jadwal Lengkap Premier League 2026/2027
-
Liga Inggris 30 Oktober 2026 22:57Dominic Calvert-Lewin Diincar MU, Leeds: Maaf, Gak Dulu!
-
Liga Inggris 30 Oktober 2026 22:07Youri Tielemans Lega Michael Carrick Selamat dari Pemecatan di MU
-
Liga Inggris 30 Oktober 2026 21:46Tidak Takut, Michael Carrick Justru Tidak Sabar MU Hadapi Chelsea
LATEST UPDATE
-
Liga Italia 31 Oktober 2026 07:50AC Milan vs Inter Milan: 10 Fakta Menarik Jelang Derby della Madonnina
-
Liga Inggris 31 Oktober 2026 07:36Chelsea Bisa Percepat Pemecatan Michael Carrick di Man Utd
-
Liga Spanyol 31 Oktober 2026 07:273 Hal yang Patut Diperhatikan Jelang Barcelona vs Alaves
-
Liga Spanyol 31 Oktober 2026 07:23Kylian Mbappe Kini Memahami Kekecewaan Vinicius Junior di Ballon d'Or
BERITA LAINNYA
-
inggris 31 Oktober 2026 07:36Chelsea Bisa Percepat Pemecatan Michael Carrick di Man Utd
-
inggris 31 Oktober 2026 07:01Jadwal Lengkap Premier League 2026/2027
-
inggris 30 Oktober 2026 22:57Dominic Calvert-Lewin Diincar MU, Leeds: Maaf, Gak Dulu!
-
inggris 30 Oktober 2026 22:07Youri Tielemans Lega Michael Carrick Selamat dari Pemecatan di MU
-
inggris 30 Oktober 2026 21:46Tidak Takut, Michael Carrick Justru Tidak Sabar MU Hadapi Chelsea
-
inggris 30 Oktober 2026 17:54Legenda Liverpool Dukung MU Pekerjakan Unai Emery: Dia Pelatih yang Luar Biasa!
SOROT
-
Liputan6 31 Oktober 2026 00:27Prabowo Ingatkan Generasi Muda Jangan Malas Belajar Sejarah
-
Liputan6 30 Oktober 2026 23:40Naik Whoosh dari Cimahi, Prabowo Sapa Warga di Stasiun Halim
-
Liputan6 30 Oktober 2026 22:56Hadiah Istimewa Pramono untuk 10 Lurah Finalis Benyamin S Award
-
Liputan6 30 Oktober 2026 21:45Menteri Wihaji: Perbaiki Negara Dimulai dari Keluarga
-
Liputan6 30 Oktober 2026 20:48SMA Taruna Nusantara Kini Gratis, Prabowo Perluas Jadi 6 Kampus
-
Liputan6 30 Oktober 2026 19:47KPK Geledah Bea Cukai Semarang, Sita Dokumen dan Uang
MOST VIEWED
HIGHLIGHT
Chelsea Rebut Morgan Rogers, Ini 5 Pemain yang Bis...
Gagal Dapat Michael Olise? Ini 5 Galactico Alterna...
7 Pemain Manchester United yang Wajib Bersinar di ...
8 Pemain Arsenal yang Berpotensi Dilepas untuk Dan...
5 Alternatif Lebih Murah dari Bradley Barcola yang...
Gagal Dapat Vinicius Junior? Ini 5 Winger yang Bis...
7 Transfer yang Bisa Dituntaskan Manchester United...
















:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9382832/original/057071200_1793012315-Prabowo_Subianto_1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9386841/original/019767400_1793378421-presidenri.go.id-30102026232744-6ae4c580aa9360.38613246-e1793377727603.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9386830/original/012264700_1793375966-IMG_1430.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9386812/original/083859800_1793371732-IMG_1252.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9386790/original/076408100_1793368092-28f33103-de2e-4df7-828d-659c9aef0269.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4065432/original/001612500_1656325087-WhatsApp_Image_2022-06-27_at_5.08.03_PM.jpeg)
